Monday, January 24, 2022

Review

Home Review Page 3

Menyusuri Uniknya Kampung Ornamen Celaket

Tampak depan gang yang bertuliskan jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 1 itu biasa saja. Nggak ada yang istimewa. Gang yang bersanding tepat dengan SMAK Cor Jesu Malang itu malah terkesan nggak terawat. Motor lalu lalang, beberapa becak ngetem nggak jauh dari mulut gang. Lalu ada warung kopi di dekat situ.

Tapi, saat saya menyusuri gang jauh agak ke dalam, ada yang berbeda. Sepanjang jalan di sisi kanan dan kiri dinding-dinding rumah warga terlukis ornamen batik yang berbeda-beda coraknya. Kampung ornamen Celaket, begitu sebutan oleh warga.  “Motif batiknya macam-macam, ada batik dari Kalimantan, Papua, ada juga asli sini (Malang),” kata Junaedi warga asli Kampung Celaket.

Pemandangan tersebut sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. Kampung yang dulunya ‘mati suri’ itu kini telah ramai oleh turis-turis lokal yang ingin mengabadikan momen di kampung tersebut. Bahkan, telah menjadi salah satu kampung percontohan wisata dan kerap dikunjungi pihak dinas kebudayaan dan pariwisata.

Waktu saya mbolang ke sana kebetulan ada kegiatan dari pihak Disbudpar Yogyakarta. Mereka membawa rombongan siswa-siswa untuk menggali potensi kampung tersebut.

Kemunculannya tentu nggak tiba-tiba. Ternyata ada ‘dalang’ di balik tenarnya kampung ornamen Celaket. Adalah Erton atau yang akrab disapa Mbah Tong, penggagas kampung ornamen Celaket. “Kampung Celaket ini lokasinya di tengah kota tapi nggak kedengaran gaungnya. Makanya saya harus berbuat sesuatu,” ujar pria kelahiran asli Malang itu.

Mbah Tong yang seorang seniman itu tergerak hatinya untuk menghidupkan kampung kelahirannya. Sepulang dari perantauan (lupa saya dari mana hehe) dia mengumpulkan teman-temannya untuk mempercantik kampung tersebut.

Sebelumnya Mbah Tong dan rekan-rekannya meminta izin ketua RT setempat dan para warga. Tentu nggak berjalan mulus-mulus saja. Mbah Tong mengaku mendapat beberapa penolakan dari warga. “Nggak gampang sih awalnya. akhirnya kami mengawali menggambar di tembok rumah teman kami,” ujarnya.

salah satu rumah warga

Lukisan pertama bercorak batik keris mendapat beberapa apresiasi. Warga mulai melihat hal itu menjadi sesuatu yang unik dan menarik. Beberapa warga akhirnya meminta dilukiskan dinding rumah mereka. “Akhirnya pada rebutan rumahnya minta dilukis batik,” kata Mbah Tong.

Namun, kendala dana menjadikan project tersebut menjadi tersendat. Sehingga belum semua dinding dilukis batik. Mbah Tong mengaku biaya untuk mengecat dan tetek bengek lainnya didapat dari iuran komunitas seniman kampung ornamen Celaket.

Dia mengaku membutuhkan dana yang besar untuk melukis semua dinding di kampungnya. Namun, Mbah Tong dan teman-temannya hingga kini masih bersikeras untuk tidak meminta dana dari pihak mana pun. “Supaya idealisme kami terjaga. Biar mandirilah,” tuturnya.

corak batik tulis Malangan. Identik dengan simbol Singa

Sejak saat itu kampung tersebut lebih ‘hidup’. Beberapa event digelar agar semakin menarik minat warga luar kampung Celaket. Misalnya, International Cross Culture Festival, Festival Padang Bulan, Festival Kampung Celaket dan lain-lain. Warga pun menjadi kecipratan rejeki. Warung-warung mereka jadi laris, ibu-ibu yang dulunya hanya ngerumpi kini ikut bersama membatik tulis.

Oya, ada lagi satu yang menarik minat saya. Di kampung ini juga terdapat butik batik tulis Celaket. Kita bisa belajar membuat batik langsung dari para pengrajin yang merupakan warga asli Celaket. Nah, kalau mau belajar batik ada biayanya. dipatok harga Rp 50 ribu dan boleh membawa pulang hasil karya kita.

Butik ini juga menjual beraneka ragam motif batik tulis. Mulai batika Yogyakarta, Malangan, Kalimantan, bahkan Madura. Baik yang masih berupa kain maupun yang sudah jadi pakaian. Harganya pun beragam. Untuk kain utuh dibanderol mulai Rp 150-450 ribu. sementara yang sudah jadi pakain berkisar Rp 250-800 ribu. Pas saya ke sini lagi nggak bawa duit banyak, jadi ya nggak beli haha. Lihat-lihat saja sudah senang 😀

Selain kain batik, ada pula beberapa pernak-pernik dan aksesoris yang bernuansa batik tulis. Misalnya, sepatu kain, tas kain dan bahan-bahan perawatan kain batik tulis seperti lerak.

Oya jika berkunjung ke sini jangan terlalu siang, ya panasnya nggak nahaaaan hehe. Apalagi saya ke sini pas bawa bayi, duh nggak nyaman kalau terlalu siang. Lebih baik berkisar jam 8 sampai jam 10. Atau sore setelah ashar.

mulai bete diajak emaknya foto-foto terus 😀

Tertarik berkunjung kemari? Wisata murah meriah, lho. Kecuali kalau beli batik tulisnya hehe.

 

Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Buku Rabbit Hole

Jangan nangis dong!  Anak laki nggak boleh cengeng!

Pasti nggak asing kan dengan ungkapan tersebut. Saya yang punya anak laki aja kadang masih suka bilang begini. Eh tapi ternyata nggak baik lho mengatakan hal itu kepada anak laki. Menurut para psikolog, sikap melarang emosi negatif, termasuk menangis bisa berdampak buruk pada kesehatan mental anak di masa kelak.

Anak yang nggak bisa mengungkapkan emosinya dan memroses perasaan mereka bisa berujung pada masalah depresi dan kecemasan. Mungkin mengapa banyak lelaki yang kerap kali bersikap kasar dan acuh pada pasangan yang berujung pertengkaran. Ya (mungkin) salah satunya karena nggak terbiasa mengungkapkan emosi atau perasaan mereka. That’s why pentingnya mengenalkan emosi sejak dini.

Salah satu cara efektif (menurut saya) mengenalkan emosi sejak dini adalah lewat story telling. Misalnya, lewat buku dari Rabbit Hole yang berjudul “Hmmm…”

(Baca juga: Membentuk Karakter Anak Lewat Mendongeng)

Hmmm…serius amat bos 😆

Saya mengetahui buku ini sejak hamil. Buku ini sering banget bersliweran di timeline Instagram saya. Penasaran, akhirnya saya follow dan baca-baca reviewnya dari beberapa blogger. Ternyata ini buku produk lokal dan ditulis oleh seorang psikolog Indonesia, Devi Raissa. Ah, makin penasaran, yaudah akhirnya beli aja deh. Hehe.

Tentang Apakah?

Buku “Hmmm” diawali dengan cerita seorang anak laki-laki yang sedang mengungkapkan perasaan terkejut. Sebab, ayahnya memberikan kejutan berupa hadiah bola baru padanya. Menariknya, untuk mengekspresikan kata “surprised” (karena saya memilih buku yang berbahasa Inggris) digambarkan dengan hati berwarna merah yang berbahan kain beludru. Anak bisa menyentuh gambar tersebut sambil mendengarkan cerita kita.

Selain ekspresi “surprised” untuk terkejut ada lima jenis emosi lain yang digambarkan dalam buku ini. Diantaranya, “disgusted” untuk jijik, “scared” untuk takut, “angry” untuk marah, “sad” untuk sedih, dan ditutup dengan emosi “happy” senang.

Setiap emosi diceritakan dalam rangkaian peristiwa yang dialami oleh si anak. Misalnya, saat si anak melewati selokan yang kotor dan dikelilingi oleh beberapa tikus, maka digambarkan ekspresi jijik. Ekspresi tersebut diiringi dengan gambar jeruk beserta kulitnya yang berbahan seperti spon berongga (eh gimana sih ya jelasinnya haha).

Ada lagi saat merasa sedih, pada buku ini diekspresikan dengan wajah bercucuran air mata dan ada gambar awan yang berbahan kain flanel berwarna abu-abu. Seolah ingin mewakili perasaan sedih itu. Lalu, di bagian terakhir yakni perasaan senang. Pada bagian ini diungkapkan dengan gambar anak sedang tersenyum dan dikelilingi dengan gambar bunga-bunga yang timbul. Si akmal paling suka bagian ini, dia ikutan senyum-senyum bahkan terkadang tertawa sambil menyentuh bunga-bunganya. Mungkin karena bentuknya yang paling menonjol dari yang lain.

Setiap membacakan buku ini, Akmal selalu tampak antusias. Dia paling suka menyentuh simbol-simbol yang digambarkan dengan bahan-bahan timbul begitu. Meski belum memahami setiap ekspresi dari buku emosi. Misalnya, saat tiba di halaman sedih dan saya membacakannya sambil berekspresi sedih eeehh dia malah tertawa (dikira bundanya lebay haha). Atau saat membuka halaman perasaan marah, dia malah melongo melihat bundanya menunjukkan ekspresi serupa.

Makanya buku ini memang perlu pendampingan apalagi untuk usia bayi. Sebab, menurut saya ada beberapa hal yang agak susah dicerna oleh anak-anak. Misalnya, untuk pemilihan ungkapan kalimat pada setiap perasaan. Misalnya, perasaan terkejut dijelaskan dengan kalimat

“Surprised! It’s like if there was a drum beating on my heart”.

atau perasaan marah dengan kalimat “Like there was a red hot stone wanting to get out of my chest”. 

atau perasaan senang “My heart felt like a garden filled with colorful flowers”.

Pemilihan kata yang puitis. Hehe. Jadi mikir nanti kalau Akmal agak besar lalu bertanya saat membacakan buku ini, Kok bisa ya bunda ada drum di dalam hati kita? Memangnya batu bisa ya bunda nyangkut di dada kita? Bunga-bunganya ada di hati kita? 

Gimana njelasinnya dah tuh! Hahaha. Sungguh boleh abaikan imajinasi yang nggak jelas ini 😀

(Baca juga: Fun Learning English in Class)

Tapi dari buku ini saya jadi belajar bahwa emosi itu memang harus dikelola dengan baik. Seringkali salah mengekpresikan emosi malah jadi sebal sendiri. Ini masih kejadian sama saya hehe. Sebab, emosi itu sifatnya abstrak, nah lewat buku ini memudahkan kita sebagai orang tua untuk mengenalkan emosi-emosi dasar manusia. Selain itu bahannya dari boardbook jadi tebal dan aman (digigit dan diemut haha). Setidaknya lebih awet. Intinya, saya suka buku anak buatan Indonesia ini.

Buibu pernah bacain buku ini ke anak? Ada rekomendasi buku anak buatan lokal yang lain? Sharing yuk! 🙂

 

Kebaikan Probiotik Mengatasi Sembelit Pada Bayi

Salah satu hal yang paling bikin saya sedih dan merana itu pas Akmal mengalami sembelit. Tahu sendiri kan kita yang dewasa aja kalau nggak bisa BAB sakitnya kayak apa. Perut mules banget tapi susah keluar. Nah, apalagi ini dialami sama seorang bayi yang notabene belum bisa bicara. Kalau udah pasang muka menahan BAB lalu nangis jejeritan, nggak saya doang yang panik, tapi ya seisi rumah juga. Hiks.

Saat di awal-awal mulai MPASi sebenarnya belum ada masalah soal sembelit ini. Mungkin karena pengenalan jenis makanan yang belum beragam, ya. Di awal MPASi saya hanya mengenalkan buah-buahan dan makanan puree sejenis yang belum dicampur-campur.

sumber : FB Interlac Probiotics

Penyebab Sembelit

Menginjak usia 10 bulan ke atas Akmal mulai saya kenalkan makanan bertekstur kasar. Makanan tidak lagi dilumat hingga halus melainkan dicincang kasar. Bahkan sesekali saya berikan dia finger food untuk jenis makanan yang mudah lumer di mulut, seperti kentang kukus, atau pisang. Hingga suatu hari Akmal mengalami sembelit.

Saat itu Akmal habis makan puding yang saya beli di gerai makanan bayi. Penjualnya sih bilang puding tersebut berbahan alami dari buah-buahan. Namun entah mengapa efeknya malah kurang bagus di Akmal, belakangan saya jadi menyesali beli puding di luaran hiks. Saat itu ia berusaha mengejan keras namun tidak keluar feses sekalipun. Nangis jejeritan sih nggak usah ditanya, saya sama suami berasa panik sendiri. Lalu saya mencoba memijat perutnya dengan metode ILU (boleh dibrowsing ya buuu hehe). Dan sesekali memberikannya air mineral.

Apakah berhasil? Tentu nggak langsung pada saat itu juga. Karena kelelahan nangis dia jadi ketiduran. Setelah bangun saya berikan dia buah naga. Alhamdulillah keesokannya berangsur membaik. Dia jadi lebih mudah BAB dan tekstur fesesnya lebih melunak.

Oya masalah gangguan pencernaan termasuk sembelit ini salah satunya juga disebabkan oleh proses saat melahirkan. Kata dokter Intan Diana Sari saat talkshow soal “Mengenal Fakta dan Cara Penanganan Sembelit pada Bayi” beberapa hari lalu, bayi yang lahir melalui proses operasi caesar lebih rentan mengidap berbagai penyakit di antaranya diare, sembelit, asma dan alergi.

Lho kok bisa? Kenapa begitu?

Menurut penjelasan dokter Intan, bayi yang lahir melalui proses caesar membutuhkan waktu lebih lama yakni sekitar enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan bayi lahir normal. Pada bayi yang melalui persalinan normal, saluran cernanya nyaris dalam kondisi steril atau bebas kuman. Sebab ia memperoleh banyak bakteri baik dan diserap tubuh untuk sistem kekebalan imun melalui kontak dengan jalan lahir. Alhasil, bayi melakukan kontak secara alami dengan bakteri baik yang ada di dalam vagina ibu melalui jalan lahir dan berkembang di ususnya.

dari kiri ke kanan: Mohamad Nur Hadi (Brand Manager Interlac), dr Intan

Sementara pada bayi dengan proses caesar, proses persalinan dilakukan di ruangan steril. Bayi diambil langsung dari rahim ibu tanpa kontak dengan area rektum dan vagina ibu, sehingga tidak ada kesempatan kontak dengan bakteri baik di jalan lahir. Karena tidak terjadi kontak dengan jalan lahir, yang sebenarnya jadi modal awal sebagai kekebalan tubuh, bayi yang lahir dengan caesar berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan alergi.

Mengatasi Sembelit

Kejadian sembelit pada Akmal ini berlangsung beberapa kali. Meski nggak berturut-turut namun cukup membuat khawatir. Setelah saya perhatikan, setiap kali Akmal sembelit penyebabnya dikarenakan kurang air mineral, makanan terlalu padat misalnya pada daging dan juga kurang makan buah. Untuk mencegah dan mengatasi sembelit pada Akmal ada beberapa hal yang saya coba:

  1. Hampir setiap hari saya beri buah. Soalnya kalau skip sehari aja nggak makan buah bisa dipastikan dia agak susah BAB. Biasanya buah yang manjur di Akmal itu alpukat, buah naga, jambu biji, dan buah pear. Seringnya sih dibikin jus karena dia kurang suka dimakan langsung. Untuk variasi sesekali saya buatkan puding buah.
  2. Memperbanyak asupan air mineral. Alhamdulillah ini juga lumayan mencegah sembelit. Kalau pun anaknya nggak minta minum, saya tetap menawarkannya agar proses BABnya lebih lancar.
  3. Memberikan pijatan di perut. Biasanya setelah mandi saya melakukan pijatan diperut dengan minyak telon atau baby oil dari arah kanan bawah ke kanan atas. Intinya pijatan tersebut harus searah jarum jam untuk merangsang gerakan usus besar.
sumber: FB Interlac

Eh tapi ternyata nggak cukup dengan cara-cara di atas lho. Agar pencernaan makin lancar dan sehat, perlu juga mengonsumi probiotik. Kalau menurut dokter Intan Diana Sari saat talkshow soal “Mengenal Fakta dan Cara Penanganan Sembelit pada Bayi” beberapa hari lalu, probiotik bagus untuk mengatasi masalah pencernaan. Nggak hanya sembelit aja tetapi juga dapat mengatasi diare dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Apa Itu Probiotik?

Tidak perlu khawatir ya buibuu sebab probiotik bukanlah obat, melainkan mikroorganisme atau bakteri baik yang dapat hidup di saluran cerna. Ada dua bakteri baik yang memberi keuntungan kesehatan bagi manusia yakni Bifidobacteria dan Lactobacillus. 

Nah, probiotik ini rupanya banyak banget lho manfaatnya, diantaranya:

  • Mengurangi durasi diare selama satu hari pada anak dan bayi yang mengalami diare akibat virus
  • Mencegah diare yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik
  • Mencegah necrotizing enterocolitis atau kematian jaringan usus pada bayi dengan berat lahir lebih dari seribu gram
  • Membantu mengatasi penyakit radang usus, irritable bowel syndrome (IBS), penyakit Crohn
  • Mengurangi risiko munculnya alergi dan eksim pada bayi jika diberikan saat ibu hamil dan menyusui
  • Mengurangi gejala dan mencegah kolik pada bayi
  • Memperbaiki gejala akibat intoleransi laktosa
  • Mengurangi kejadian dan durasi infeksi saluran pernapasan atas (sumber : klikdokter.com)

Contohnya probiotik bisa kita temui di beberapa makanan seperti yoghurt, kefir dan tempe. Selain itu kini sudah beredar suplemen tambahan yang mengandung probiotik.

Berkenalan dengan Interlac

Salah satu suplemen tambahan yang mengandung probiotik adalah Interlac. Saya kenalan sama Interlac saat menghadiri talkshownya dokter Intan mengenai masalah sembelit di pameran Mother Baby Fair Surabaya bulan lalu. Ternyata Interlac ini satu-satunya probiotik di Indonesia yang mengandung Lactobacillus reuteri protectis lho. Dan insyaallah keamanannya dijamin karena sudah mendapatkan predikat GRAS (Generally as Safe) dari US FDA, yakni merupakan sertifikasi keamanan tertinggi untuk suplemen makanan.

Interlac ini juga aman dikonsumsi bayi sejak usia 0-3 tahun bahkan hingga dewasa. Untuk bayi yang baru lahir terbukti aman dan efektif meningkatkan imunitas bayi terhadap alergi.

Selain itu ada banyak lho jenis produknya. Nih, saya jabarin satu-satu ya:

  • Drops

Jenis ini cocok untuk bayi usia 0-1 tahun. Selain itu mudah banget penggunaannya tinggal ditetesin aja ke bayi. Namun kata dokter Intan sebaiknya dianjurkan untuk menggunakan sendok, agar bakteri yang menempel di bibir drops tidak menyebar terlalu banyak. Selain itu rasanya netral (plain), jadi nggak khawatir dilepeh lagi deh hehe.

  • Sachet

Kalau jenis ini tinggal dilarutkan dalam sedikit air. Bisa juga dicampur ke dalam makanan. Rasanya pun netral sama dengan yang jenis drops

  • Tablet kunyah

Naah kalau yang ini buat anak-anak yang sudah bisa mengunyah yaa buu. Selain itu ada dua varian rasa yakni rasa lemon dan strawberry.

Setelah Dua Minggu Pemakaian Interlac…

Karena Akmal nggak mesti setiap hari BAB, kadang dua hari sekali kadang ya tiap hari sih, alhamdulillah nggak sampe seminggu sekali (naudzubillah min dzalik deh ya), makanya saya segera memberikannya Interlac ini. Dan probiotik ini insyallah aman dikonsumsi setiap hari. Asal tetap memerhatikan dosisnya ya.

Akmal belum sempurna giginya, maka saya memberikannya yang bentuk drops dan kadang-kadang sachet. Pertama kali saya cobain ke dia Interlac yang drops butuh perjuangan banget lho. Maklum anaknya udah gesit lari-larian ke sana ke mari haha. Siapa di sini yang anaknya samaan susah kalau mau diminumin obat atau vitamin? 😀

Yaudah saya akalin aja pake sendok. Lalu saya ajak dia terlibat buat minumin vitaminnya langsung. Sebelumnya saya tetesin Interlac drops sebanyak lima tetes (ini dosis per hari ya) ke sendok. Nanti biarkan Akmal yang nyuapin Interlacnya ke dia (jelas sambil di bantuin). Eh Alhamdlillah berhasil! Haha.

Setelah setiap hari saya berikan probiotik ini alhamdulillah BAB Akmal lancar hampir setiap hari. Teksturnya pun tidak sekeras biasanya. Alhamdulillah. Kayaknya kudu nyetok nih di rumah. Saya juga nyoba lho dan memang bener efeknya langsung cesss pleng! Memang sih harganya agak pricey, tapi melihat manfaat dan efeknya yang bagus nggak ada salahnya lho dicoba.

Interlac ini mudah kok didapatkan di drugstore terdekat, atau di Guardian, Viva Health, baby shops dan secara online di Mothercare.co.id, JD.ID dan Orami. Informasi lebih lanjutnya bisa kepoin di bawah ini ya :

Website:  www.interlac-probiotics.com

Instagram: @interlacprobiotics

Facebook:  interlacprobiotics

 

 

 

Tampil Wangi dan Mewah dengan Vitalis Body Wash

Kalau ada yang bilang ibu rumah tangga itu enak bisa santai, enggak juga kamu salah.

Sejak pagi sudah bangun untuk beberes rumah, menyiapkan sarapan untuk anak-anak dan suami, lalu lanjut masak buat siang.

Belum lagi ditambah anter jemput anak sekolah, apalagi kalau anaknya lebih dari satu. Eh masih ada cucian numpuk, setrikaan belum terjamah, anak satunya rewel minta ditemani main, lalu customer bolak balik protes lantaran barang pesanannya belum juga sampai (calling for ibu-ibu bakul online), pas nggoreng ikan gosong karena anaknya tetiba kejedut kaki meja, belum kelar masak eh hujan deres, berhenti lah bentar masaknya lari terbirit-birit ke jemuran ngangkutin cucian. Malamnya beberes mainan yang paginya diberantakan lagi haha.

Itu kalau anaknya baru satu sih. Kalau dua sampai enam? Plus tanpa ART? Wah saya salut banget yang bisa menjalaninya.

Baca juga ya: Mengurus Rumah Tanpa ART Itu…

Urusan domestik dan anak yang nggak kelar-kelar terkadang membuat penat dan ngos-ngosan. Rasanya sampai lupa sama diri sendiri. Bahkan kadang-kadang sampe lupa mandi hehe. Mandi pun kadang-kadang masih suka digandolin anak. Baru lima detik di kamar mandi dari luar terdengar suara, “Bundaaaa…ngapaainnn? Aku mau masuk!” 

Saat anak tidur atau ada suami yang gantian jaga adalah waktu yang pas buat mandi berlama-lama tanpa terburu-buru.

Mandi juga menjadi me time tersendiri. Apalagi jika sabun yang digunakan nggak hanya berfungsi sebagai pembersih tetapi juga memiliki keharuman yang berlimpah dan membuat kulit jadi halus. Dan itu ada di Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash.

vitalis bodywash
Tiga Varian Vitalis Body wash. Packagingnya yang travel friendly mudah dibawa ke mana-mana.

Sebelumnya saya tahu Vitalis itu ya merek parfum. Saya pernah memakai body scentnya varian Vitalis Blossom yang kemasannya berwarna pink. Wanginya feminim, glamor dan tahan lama.

Maka senang sekali saat Vitalis mengeluarkan produk terbarunya Vitalis body wash. Pas pertama kali tahu produk ini dari teman, saya langsung cari ke supermarket. Tambah senang karena ternyata harganya murah meriah hehehe #penting.

Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Vitalis Body Wash ini hadir dengan tiga varian wewangian. Yakni, White Glow (warna pink), Fresh Dazzle (warna hijau) dan Soft Beauty (warna ungu).

Dari ketiga varian Vitalis Body Wash tersebut saya paling suka yang White Glow. 

vitalis bodywash white glow
Vitalis White Glow mengandung ekstrak licorice dan susu. Aroma fruity dari Cherry & Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow & Gardenia membuat kulit lembut dan tampil elegan.

Pertama kali menghirup aromanya manis, seperti ada unsur wewangian bunga, buah dan susu. Nggak salah sih karena ternyata yang varian ini mengandung aroma cherry dan raspberry. Wanginya yang lembut dan elegan berasal dari marshmellow dan bunga Gardenia.

Pas dicoba untuk mandi wanginya menyeruak ke seluruh ruangan kamar mandi. Bau-bau nggak sedap di kamar mandi musnah! Haha. Saya berasa #MandiParfum pakai Vitalis Body Wash yang pink ini.

Cairannya lembut, busanya berlimpah, dan wanginya menenangkan

Sensasi lembut dan segar terasa di kulit. Vitalis Body Wash White Glow bahannya diperkaya dengan ekstrak licorice dan susu. Cocok banget yang ingin kulitnya terlihat lebih cerah dan bersinar. Tapi saya baru pakai beberapa hari, jadi belum terlalu kentara hasilnya. Mungkin kalau saya mandi pakai varian ini setiap hari dalam waktu berbulan-bulan akan lebih terlihat hasilnya.

Vitalis Body Wash Fresh Dazzle punya kekhasan tersendiri. Varian ini memiliki aroma jeruk dan anti oksidan green tea. Wanginya segar dan tidak terlalu menyengat. Kalau seharian suntuk dan penat kerja, mandi pakai body wash ini langsung terasa menenangkan. Dosa-dosa jalanan segera luruh dan rontok. Hehe.

vitalis fresh dazzle
vitalis fresh dazzle

Fresh Dazzle memberikan manfaat skin refreshing untuk kulit terasa segar, halus  dan lembut.

Varian terakhir dari Vitalis Body Wash adalah Soft Beauty. Dari aromanya saya menebak kalau ini bahannya mengandung floral. 

Eh beneran dong ternyata ada ekstrak rose dan violetnya. Saat mandi pakai Soft Beauty kulit terasa lembut dan halus karena bahannya juga diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E.  Wanginya Tonka Bean & Sandalwood yang premium membuat saya merasa glamor.

vitalis bodywash soft beauty
vitalis bodywash soft beauty

Mandi dengan Vitalis Body Wash menjadikan momen mandi terasa lebih menenangkan dan rileks. Sabun ini akan menjadi sabun kecantikan favorit saya ke depannya. Karena harganya yang murah meriah membuat saya bisa tampil mewah tanpa merogoh kocek lebih dari budget hehe.

harga vitalis bodywash

Vitalis Body Wash bisa didapatkan di minimarket seperti Alfamart, Transmart atau beberapa marketplace seperti Blibli, Shopee, Tokopedia, Bukalapak dan Lazada. 

 

Mencari Perhiasan Berkualitas Ke Goldmart MOG Malang Saja

Siapa sih perempuan yang nggak suka diberi perhiasan?

Apalagi ibu-ibu yang tiba-tiba dibisikin sama suaminya “Sayang, besok ulang tahun kamu aku ajak ke Goldmart ya? Kamu pilih-pilih perhiasan yang kamu suka di sana.”

Tiba-tiba tumpukan cucian piring, mainan anak yang berserakan dan rumah berantakan itu hilang seketika dari pandangan. Pemandangan langsung berganti jadi sebuah istana yang megah, saya duduk sebagai ratu yang dikelilingi dayang-dayang dan mengenakan perhiasan lengkap mewah nan elegan. ((Oke, abaikan imajinasi yang berlebihan ini)).

Tunggu… Jadi apa pula sebenarnya Goldmart itu?

Penasaran, saya langsung browsing. 

Goldmart Itu…

Rupanya sebuah toko retail perhiasan emas berlian wanita yang sudah tersebar di 12 kota besar di Indonesia dan memiliki 18 outlet. Toko yang telah berdiri sejak 1991 ini tersebar di beberapa kota seperti Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Surabaya, Malang, Denpasar, dan Palembang. Dan kabar baiknya di Malang juga sudah ada.

Outlet yang di Malang sendiri ternyata sudah ada sejak 2007 di Mall Olympic Garden (MOG). Hayo, buibu siapa nih yang suka jalan-jalan ke mall? Kalau rajin ke MOG pasti ngeh kalau toko Goldmart ini berada di lantai 1. Tahun ini Goldmart bisa semakin ditandai karena dia lagi re-opening dengan konsepnya yang baru yakni tampak makin minimalis namun modern. Jadi gampang banget nyarinya. Coba pak suaminya digeret barang sebentar, kali aja ada yang cocok.

Di Goldmart ini pilihan perhiasannya beragam. Nggak hanya untuk wanita tetapi juga ada koleksi untuk anak-anak. Wah, asyik nih buibu yang punya anak perempuan bisa couple-an pakai perhiasan koleksi dari Goldmart.

Selain itu koleksi perhiasan Goldmart tersedia dalam koleksi emas 18 dan 24 karat dengan varian emas putih, kuning dan Rose Gold. Ada beberapa kategori untuk perhiasan emas berlian yang jenis 18 karat, diantaranya :

1. Fashion Collection

Koleksi ini menyediakan beragam rangkaian perhiasan seperti cincin, liontin, anting-anting, hingga charm bracelet. Bentuknya yang unik memiliki berbagai jenis nuansa seperti yellow gold (emas kuning), white gold (emas putih)dan rose gold (merah muda).

2. Kids Collection

sumber : website Goldmart

Kalau koleksi ini tentu menyesuaikan karakter anak-anak dengan desain yang lucu dan menarik. Bentuknya juga beragam, ada anting-anting, bandul, cincin, bangle dan charm bracelet. Tersedia dalam nuansa emas putih dan kuning.

3. Wedding Collection

Nggak perlu bingung soal cincin kawin saat persiapan nikahmu nanti, ke Goldmart aja nih. Karena desain cincin kawin dari Goldmart memiliki ciri khas klasik dan elegan. Nuansa cincinnya perpaduan antara emas kuning dan putih, jadi nggak kelihatan norak apalagi nanti buat foto-foto hehe. Bagi yang suka terlihat lebih modern, tersedia pula cincin dengan perpaduan warna emas putih, kuning dan merah muda (rose gold) dengan aksen berlian Belgia berkualitas tinggi.

4. Koleksi Emas 24K  Gold Master

Perhiasan yang menggunakan emas murni 24 karat ini tersedia dalam desain geometris contemporary yang bernuansa modern minimalis. Desain perhiasannya juga mengambil inspirasi dari alam seperti bunga-bungaan dan dedaunan.

Goldmart MOG Malang Launching FREYA COLLECTION!

Sebagai toko retail perusahaan perhiasan yang berpengalaman, sudah 27 tahun buk! Tentu Goldmart ingin terus berinovasi demi kepuasan pelanggan setianya. Untuk itu tahun ini ada produk terbaru dari mereka yang diberi nama Freya Collection.

Namanya agak asing ya? Tapi dibalik nama itu rupanya memiliki makna yang dalam. Freya sendiri terinspirasi dari Dewi Freya yang dikenal sebagai Dewi kemakmuran, kecantikan, kekuatan, cinta dan kemewahan dalam mitologi negara-negara Skandinavia. Nah, karakter tersebut yang direpresentasikan dalam Freya Collection dari Goldmart. 

Tertarik ingin mencoba bahkan membelinya? Buibu jangan ragu hayuk langsung ajak suami ke outletnya Goldmart di MOG Mall lantai 1 nomor 86. Sebab pada 30 November – 2 Desember nanti selama re-opening akan ada voucher belanja perhiasan dari Goldmart. Selama persediaan masih ada, Buibu bisa banget memakai vouchernya untuk belanja perhiasan termasuk koleksi terbaru mereka Freya Collection ini di toko Goldmart MOG atau outlet Goldmart di kota-kota lain. Lumayan lho nggak hanya buat mempercantik diri tapi juga bisa buat investasi masa depan 😉