Thursday, December 2, 2021

Review

Home Review

Mencari Perhiasan Berkualitas Ke Goldmart MOG Malang Saja

Siapa sih perempuan yang nggak suka diberi perhiasan?

Apalagi ibu-ibu yang tiba-tiba dibisikin sama suaminya “Sayang, besok ulang tahun kamu aku ajak ke Goldmart ya? Kamu pilih-pilih perhiasan yang kamu suka di sana.”

Tiba-tiba tumpukan cucian piring, mainan anak yang berserakan dan rumah berantakan itu hilang seketika dari pandangan. Pemandangan langsung berganti jadi sebuah istana yang megah, saya duduk sebagai ratu yang dikelilingi dayang-dayang dan mengenakan perhiasan lengkap mewah nan elegan. ((Oke, abaikan imajinasi yang berlebihan ini)).

Tunggu… Jadi apa pula sebenarnya Goldmart itu?

Penasaran, saya langsung browsing. 

Goldmart Itu…

Rupanya sebuah toko retail perhiasan emas berlian wanita yang sudah tersebar di 12 kota besar di Indonesia dan memiliki 18 outlet. Toko yang telah berdiri sejak 1991 ini tersebar di beberapa kota seperti Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Surabaya, Malang, Denpasar, dan Palembang. Dan kabar baiknya di Malang juga sudah ada.

Outlet yang di Malang sendiri ternyata sudah ada sejak 2007 di Mall Olympic Garden (MOG). Hayo, buibu siapa nih yang suka jalan-jalan ke mall? Kalau rajin ke MOG pasti ngeh kalau toko Goldmart ini berada di lantai 1. Tahun ini Goldmart bisa semakin ditandai karena dia lagi re-opening dengan konsepnya yang baru yakni tampak makin minimalis namun modern. Jadi gampang banget nyarinya. Coba pak suaminya digeret barang sebentar, kali aja ada yang cocok.

Di Goldmart ini pilihan perhiasannya beragam. Nggak hanya untuk wanita tetapi juga ada koleksi untuk anak-anak. Wah, asyik nih buibu yang punya anak perempuan bisa couple-an pakai perhiasan koleksi dari Goldmart.

Selain itu koleksi perhiasan Goldmart tersedia dalam koleksi emas 18 dan 24 karat dengan varian emas putih, kuning dan Rose Gold. Ada beberapa kategori untuk perhiasan emas berlian yang jenis 18 karat, diantaranya :

1. Fashion Collection

Koleksi ini menyediakan beragam rangkaian perhiasan seperti cincin, liontin, anting-anting, hingga charm bracelet. Bentuknya yang unik memiliki berbagai jenis nuansa seperti yellow gold (emas kuning), white gold (emas putih)dan rose gold (merah muda).

2. Kids Collection

sumber : website Goldmart

Kalau koleksi ini tentu menyesuaikan karakter anak-anak dengan desain yang lucu dan menarik. Bentuknya juga beragam, ada anting-anting, bandul, cincin, bangle dan charm bracelet. Tersedia dalam nuansa emas putih dan kuning.

3. Wedding Collection

Nggak perlu bingung soal cincin kawin saat persiapan nikahmu nanti, ke Goldmart aja nih. Karena desain cincin kawin dari Goldmart memiliki ciri khas klasik dan elegan. Nuansa cincinnya perpaduan antara emas kuning dan putih, jadi nggak kelihatan norak apalagi nanti buat foto-foto hehe. Bagi yang suka terlihat lebih modern, tersedia pula cincin dengan perpaduan warna emas putih, kuning dan merah muda (rose gold) dengan aksen berlian Belgia berkualitas tinggi.

4. Koleksi Emas 24K  Gold Master

Perhiasan yang menggunakan emas murni 24 karat ini tersedia dalam desain geometris contemporary yang bernuansa modern minimalis. Desain perhiasannya juga mengambil inspirasi dari alam seperti bunga-bungaan dan dedaunan.

Goldmart MOG Malang Launching FREYA COLLECTION!

Sebagai toko retail perusahaan perhiasan yang berpengalaman, sudah 27 tahun buk! Tentu Goldmart ingin terus berinovasi demi kepuasan pelanggan setianya. Untuk itu tahun ini ada produk terbaru dari mereka yang diberi nama Freya Collection.

Namanya agak asing ya? Tapi dibalik nama itu rupanya memiliki makna yang dalam. Freya sendiri terinspirasi dari Dewi Freya yang dikenal sebagai Dewi kemakmuran, kecantikan, kekuatan, cinta dan kemewahan dalam mitologi negara-negara Skandinavia. Nah, karakter tersebut yang direpresentasikan dalam Freya Collection dari Goldmart. 

Tertarik ingin mencoba bahkan membelinya? Buibu jangan ragu hayuk langsung ajak suami ke outletnya Goldmart di MOG Mall lantai 1 nomor 86. Sebab pada 30 November – 2 Desember nanti selama re-opening akan ada voucher belanja perhiasan dari Goldmart. Selama persediaan masih ada, Buibu bisa banget memakai vouchernya untuk belanja perhiasan termasuk koleksi terbaru mereka Freya Collection ini di toko Goldmart MOG atau outlet Goldmart di kota-kota lain. Lumayan lho nggak hanya buat mempercantik diri tapi juga bisa buat investasi masa depan 😉

 

 

 

 

 

Ngalup Coworking Space, Wadah Bagi Para Start Up Muda

sumber: Instagram ngalup.co

Bisnis kreatif khususnya dunia digital makin berkembang. Perusahaan start up di bidang ini pun makin menjamur. Tak heran mulai beragam pula jenis profesi di dunia ini. Mulai dari blogger, consultant social media, media analyst, content writer, design graphic dan segudang profesi yang tentu membutuhkan kekuatan internet.

Beberapa pelaku start up tersebut bisa bekerja dari mana saja. Tak melulu di kantor yang megah. Terlebih biaya sewa untuk pelaku bisnis pemula membutuhkan dana yang besar. Untuk itulah saat ini mulai bermunculan coworking space.

Coworking space itu semacam ruang kantor yang digunakan bersama oleh berbagai individu maupun perusahaan strat up dari berbagai bidang dan profesi. Keuntungannya, harga sewa nggak semahal kantor-kantor pada umumnya. Selain itu bisa berkolaborasi bareng pelaku bisnis dan profesiinal dari bidang lain. Jadi menambah networking.

Nah, beberapa waktu lalu saya berkesempatan main ke salah satu coworking space di Malang. Ngalup Coworking Space sebutannya. Kebetulan ada acara belajar bareng Blogger Ngalam soal endorsement blog di tempat ini (nanti saya cerita terpisah ya terkait belajar bareng Blogger Ngalam ini hehe). 

Apa Sih Ngalup Coworking Space?

Kalau dari segi fungsi Ngalup Coworking Space sama dengan beberapa coworking space yang bertebaran di berbagai kota. Di sini kita bisa bekerja sesuai dengan bidang masing-masing. Kita bisa bertemu dengan berbagai macam profesi dan jika mau bisa kolaborasi.

Kalau bedanya? Saya sementara belum riset lebih jauh sih ke coworking space yang lain. Hehe. Kalau ada yang mau membandingkan dengan coworking space di kota-kota lain boleh lho di share 🙂

Kantor yang lokasinya di Jalan Sudimoro Perumahan d’Wiga Regency ini terdiri dari dua lantai. Lantai bawah fungsinya untuk event-event yang memuat peserta seratus orang. Nah, kebetulan banget saya kemarin merasakan ruangan ini. Tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil. Cukupan lah. Di sudut kiri tersedia pula cafe mini gitu. Kalau mau sekadar pesan cemilan macem kentang goreng dan minuman botol ada.

kantin bawah Ngalup coworking space

Naik ke lantai dua, ruangan kantor tampak lebih luas. Pertama kali masuk saya disuguhi sederet foto-foto kegiatan yang telah terselenggara di sini. Lalu ada ruangan utama yang menyediakan beberapa loker untuk pengunjung. Nah, lokernya ini tentu bukan sembarangan pakai ya. Sebelumnya kudu reservasi dulu. Jadi ya harus pesan untuk memakainya. Untuk pemesanannya pun bisa hanya penggunaan beberapa jam atau bahkan untuk sebulan penuh. Tentu ada spesifikasi harga yang berbeda. Yang jelas untuk pemakaian selama tiga jam dikenai biaya sebesar Rp 50 ribu. Sementara kalau sebulan kamu wajib bayar satu juta rupiah. Bisa di cek di sini ya.

private locker

Asyiknya tempat kerja ini juga disediakan area santai alias relax area. Ada beberapa sofa berukuran sedang jika kamu lelah bekerja. Sembari istirahat sejenak, disediakan pula lho kopi ataupun teh di pantry yang bisa kamu buat sesuka hati. Nah, sambil istirahat bisa tuh diskusi bareng teman-teman beda profesi. Siapa tahu bisa diajak kolaborasi. Kalau yang suka merokok ada juga tempat meeting khusus smoking room. Ruangan ini memuat lebih kurang 15-20 orang.

relax area

Di era digital yang berkembang pesat kini ruang terbuka untuk kolaborasi semakin diminati. Jadi nggak ada istilah untuk sukses sendiri. Nah, di coworking space inilah kesempatan untuk kerja sama perusahaan start up kamu dengan berbagai latar belakang profesi.

Kalau di kotamu adakah coworking space juga? Mana aja nih yang paling ayik buat kerja? Share yuk! 🙂

 

Tur Hemat Ke Pantai di Malang Pakai Traveloka Xperience

“Mas, ke pantai yuk!” ujarku pada suami.

Maklum udah lama banget nggak ke wisata alam sejak punya bocah hehe. Sejujurnya sih pengen banget hiking ke gunung mana gitu tapi belum berani kalau ngajak Akmal. Maka pantai adalah destinasi alam yang relatif aman.

“Boleh yuk minggu besok nih gimana?”

Wow nggak nyangka banget jawabannya begitu. Padahal sebenarnya cuman iseng aja karena saya tahu betul kalau bulan ini jadwal kerjaan doi lagi padat merayap.

Ditawari begitu ya siapa yang nggak mau. Saya jelas kegirangan lah. Langsung sibuk ngitung budget, ngelist barang apa aja yang perlu dibawa, ngelist pantai mana yang mau dikunjungi, dan gimana transport ke sana.

Ngomong-ngomong soal transport jadi inget sama seorang teman yang hobi banget jalan-jalan. “Udah kalo mau pesen tiket ke mana-mana pakai Traveloka aja” katanya suatu hari.

Saya sih nggak menampik kalau Traveloka memang jadi rujukan buat para traveller yang doyan jalan-jalan. Bapak saya langganan banget beli tiket pesawat atau kereta lewat aplikasi Traveloka.

“Gampang tho, tinggal klak…klik…klak….klik! Pesan di mana saja dan kapan saja. Setelah itu bayar beres, Bapak bisa lanjut kerja lagi”. Ooooh siaaapp Pak! Hehe.

Dan tahun ini Traveloka makin melebarkan sayapnya dengan melengkapi produk dan layanan untuk kebutuhan travel dan lifestyle dalam Traveloka Xperience.

Apa Itu Traveloka Xperience?

Yakni sebuah fitur terbaru dari Traveloka. Di fitur ini kamu bisa menemukan berbagai ragam hiburan dan gaya hidup. Ada 12 kategori yang bisa kamu pilih dalam Traveloka Xperience, yaitu:

  • Atraksi
  • Bioskop
  • Event
  • Hiburan
  • Spa&Kecantikan
  • Olahraga
  • Taman bermain
  • Transportasi lokal
  • Tur
  • Pelengkap travel
  • Makanan & minuman
  • Kursus & workshop
tampilan situs Traveloka Xperience

Wow, lengkap banget kan! Kamu bisa memilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan nih tentunya.

Buat saya dan suami yang doyan wisata alam, bisa milih produk Tur pada fitur Traveloka Xperience. Lalu saya coba cek ternyata banyak sekali pilihan yang ditawarkan. Mulai tur ke gunung, air terjun hingga pantai.

Untuk tur destinasi pantai pun nggak hanya satu tujuan aja. Ada yang beberapa pantai seharian bahkan ada juga pilihan bermalam di pantai! Tapi kalau bawa bocah dua tahun bermalam di pantai kok mikir-mikir ya hehe.

Untuk tur pantai yang seharian aja menurut saya harga tiketnya relatif terjangkau. Dibanderol start from Rp 230.000. Pilihannya pun dikasih tiga hingga empat destinasi pantai yang ingin kamu kunjungi.

Mulai dari Pantai Teluk Asmoro, Pantai Watuleter, Pantai Sendang Biru, Pantai Goa China, Pantai Batubengkung hingga Pantai Bajul Mati. Semua pantai ini tuh ngumpul jadi satu di daerah Malang Selatan. Nah tuh puas-puasin deh mau milih yang mana hehehe.

Kalau pantai yang berkesan buat saya dan suami sih Pantai Goa Cina. Pantai ini memikat karena memiliki karang-karang yang cantik. Masih bersih dan air lautnya yang biru bikin mata seger! Cuman memang sih ombaknya gede banget maka nggak heran jarang terlihat perahu nelayan bersandar di pantai.

Di pantai ini kamu bisa bebas main pasir, lari-larian, camping bahkan ada lho yang jualan layang-layang! hahaha. Akmal mah paling seneng main pasir, doi agak takut waktu pertama kali main air di pantai. Selain itu banyak juga warung-warung yang buka di pantai. Menunya pun favorit seperti ikan bakar, kelapa muda dan cilok! Hahaha.

Nah, di situs atau aplikasi Traveloka Xperience kamu bisa berkunjung ke pantai cantik ini hanya dengan pesan tiket tur secara online.

Keunggulan Traveloka Xperience

Pesan tiket di Traveloka Xperience bisa dapat poin yang nanti jika dikumpulkan sampai banyak bisa ditukar buat beli pesanan apa saja. Wah untung banyak lah yang bisa didapat dari sini.

Harga tiketnya pun bisa disesuaikan dengan budget kita. Ada fitur filter result untuk memilih kategori dan harga berapa yang diinginkan.

Setelah puas pilih-pilih destinasi dan atur jadwal, tinggal melakukan pembayaran deh. Caranya pun mudah. Bisa lewat M-banking, lewat toko swalayan macam Alfamidi, Alfamart atau Indomart. Kamu juga bisa lho menggunakan  travelokaPay untuk memesan sekarang, bebas atur pembayaran kemudian! Sangat efisien kan.

Nggak sempet ke kantor travel agent? Banyak kerjaan di kantor? Atau segudang kewajiban lain yang mesti dijalani tapi tetep pengen liburan? Ya jelas pakai Traveloka Xperience untuk memesan tiket tanpa mengantre panjang. Jadi kita punya waktu untuk mengerjakan yang lain. Bisa pesan tiket dengan cepat kapan pun dan di mana pun! Yeaaayy! Traveloka Easy Access.

Dan lagi nggak perlu cemas kalau kamu pesan tiket di atas jam dua belas malam, karena di Traveloka Xperience ini selalu ON READY selama 24 jam! Siap membantu dan menemani perjalanan #XPerienceSeru yang kamu inginkan.

Di Traveloka Xperience nggak hanya tur ke Malang aja kok. Pilihan destinasi dan produk lainnya tuh buuaaaanyaaakkk! Ada rekomendasi destinasi juga yang ditawarkan di sini. Jadi nggak perlu bingung lagi untuk merasakan #XperienceSeru bersama orang-orang tersayang.

Ada banyak kemudahan yang bisa kamu nikmati di Traveloka Xpereince. Maka jangan sampai melewatkan #XperienceSeru di Traveloka Xperience untuk menikmati kecantikan pantai-pantai di Malang Selatan. Tur hemat ke pantai di Malang wajib banget lah!

 

 

 

 

 

Jalan Tipis-tipis Ke Coban Rais

Beberapa hari pasca lebaran (Minggu, 24 Juni) saya dan keluarga jalan-jalan ke air terjun Coban Rais, Batu yang jaraknya berkisar 20 kilometer dari stasiun kota Malang. Sebenarnya destinasi wisata ini termasuk dadakan (banget). Dua hari sebelumnya kami merencanakan ke pantai. Eh pas H-1 rencana pada berubah semua karena adik saya yang kebagian tugas buat nyupir malah sakit demam hiks.

Tapi dasar anak muda nggak mau rugi, adik saya tetap kekeuh pengen ikut jalan-jalan. Alhasil kami mengubah tujuan destinasi ke Coban Rais. Jaraknya relatif lebih dekat dibanding ke pantai dari kota Malang.

Dari Malang kami berangkat pukul 9 dan sampai di sana kira-kira jam 11an. Iya lama soalnya kami mampir-mampir dulu dan belum tau jalan ke sana. Alhasil, mengandalkan mbah google maps dan tanya-tanya warga. Padahal bisa sih cuman menempuh perjalanan satu jam.

Masuk ke pintu gerbang Coban Rais kita akan dimintai biaya tiket. Nggak mahal kok, hanya Rp 10 ribu per orang. Ditambah harga parkir yang juga dipatok sama. Nah, dari parkiran menuju air terjun kita harus jalan kaki. “Jaraknya lumayan jauh, mbak. Kisaran tiga kilo dari sini,” kata salah seorang tukang ojek yang mangkal di parkiran (lupa nggak nanya namanya hehe).

Nah, buat yang mau menghemat tenaga alias males, haha, bisa kok naik ojek lokal yang sudah disediakan sama pihak wisata di situ. Nanti dikenakan biaya Rp 25 ribu per orang. Hanya saja nggak sampai ke air terjun, cuman bisa mentok di pos pertama. Karena tujuannya pengen bertualang (cailah), saya dan adik-adik lebih memilih jalan kaki. Oya, tiba-tiba adik saya yang laki itu sembuh, lho sampai di sini haha. 

Petualangan pun dimulai! 

Jalan menuju air terjun tentu nggak semulus mukanya mbak Dian Sastro (apadeh). Kita harus melewati jalan yang cukup berkelok, naik turun macam mendaki lembah, dan beberapa anak sungai yang penuh bebatuan. Pas di awal perjalanan saya cukup pede gendong Akmal karena jalannya relatif landai. Tapi bisa dibilang suasana dan udaranya masih worth lah untuk orang-orang yang keseringan menghirup polusi perkotaan. Lumayan bisa bikin rileks dan refreshing. 

Mendaki batu, melewati anak sungai~

Setelah satu kilometer berjalan, jalanan di depan kami sudah mulai curam, penuh batu dan anak sungai. Jujur saja saat itu saya sudah lelah dan pengennya sih kembali saja haha. Tapi dipikir-pikir kok eman, yaaa hehe nggak mau rugi juga banyak maunya. Akhirnya, si Akmal digendong sama adik saya yang laki, omnya Akmal.

Gantian gendong hehe

 

Si bos kecil “isi bensin” dulu hehe

Well, kalau jalan di medan macam begini jadi ingat masa-masa mendaki gunung pas masih single. Sekarang jalan di medan yang cukup ekstrim begini sambil bawa bayi adalah sebuah kenekatan yang hakiki haha. Dan tentu saja saya merasa cepat lelah. Iyalah! wong jarang olahraga, eh pede aja jalan di tempat begini. Alhasil, pulang-pulang kaki saya njarem! Haha. Pegelnya sampe dua hari, lho.

Tapi rasa lelahnya kebayar pas akhirnya kita bisa mencapai puncak bertemu dengan air terjun. Alhamdulillah. Airnya seger banget! Kalau duduk di sekitaran air terjun dan memandang langit rasanya relaxing banget!

Bundanya ngantuk, bayinya bete. Klop sudah haha

Cuman yang bikin sedih banyak sampah berserakan di balik batu-batu sekitaran air terjun 🙁 Susah banget apa ya buang sampah pada tempatnya? Kalau nggak disediakan, kita kan bisa bawa plastik khusus sampah, nanti di bawah tinggal di buang deh.

Selalu menemukan begini di setiap tempat wisata. Sedih 🙁

Btw, kalau ke sini bawa balita perlu banget memperhatikan hal-hal ini:

1. Kostum

Pas ke sini saya pakai gamis pink kembang-kembang dan sandal jepit! Salah kostum banget hehe. Saltum ini jelas menyusahkan. Pasalnya setiap kali melewati anak sungai yang penuh bebatuan, gamis saya macam keseret air yang deres itu, dan memperlambat jalan. Belum lagi pas gendong Akmal. Duh, pokoknya ribet lah haha. Kalau bisa sih pakai celana lebar atau celana gunung gitu. Plus sandal gunung yang anti slip karena jalanan yang agak licin.

Kalau si bayi jangan lupa pakein jaket, kaus kaki sama topi, ya. Dingin banget!

2. Bekal

Perjalanan dari pintu masuk hingga air terjun membutuhkan waktu sekitar satu jam, kurang lebih ada dua kilometer. Kudu banget bawa bekal makanan apalagi busui macem saya hehe. Makanan cemilan nggak boleh lupa! Oya, air mineral juga, ya karena jalannya bikin ngos-ngosan. 

Meski bekallnya cuman lalapan ayam goreng dan tempe goreng, tapi kalo makannya di tempat begini Masya Allah nikmat beneeeer xD

3. Olahraga sebelum ke sini!

Yampun ini penting banget, lho. Kelihatannya sepele ya, ah cuman jalan-jalan doang ke sini kan bukan mendaki gunung. Tapi, beneran kaget, lho kalau jarang olahraga lalu tiba-tiba jalan di medan curam begini tanpa persiapan yang matang. Minimal tiap pagi jalan kaki.

4. Ketahui Medan

Ini yang saya luput. Padahal jelas-jelas bawa bayi tapi pede banget jalan di medan begini hehe. Sebaiknya cek ricek dulu sebelum ke sini. Demi safety ya.

Oya saat di awal pintu masuk sebelum ke air terjun ada banyak spot untuk berselfie ria. Pas banget nih yang doyan pepotoan ala-ala instagram.

Misalnya, ada spot Batu Flower Garden, The Hobbiton, sepeda ayun dan berbagai spot foto yang menarik wisatawan. Dulu pas masih single ke sini masih sepi beginian, eh sekarang dikasih spot begini jadi tambah semarak. Dan setiap spot bayar Rp 25 ribu. Saran saja sih ke sini jangan pas weekend atau liburan panjang, rame bangeeeettt! Kalau saya sih nggak nyaman jadi nggak ikut pepotoan di sini. Males ngantrinya! Hehe.

Kalau di daerahmu tempat wisata yang menarik apa?

ASUS VivoBook 15 A516: Senjata Tangguh Buat yang Terus Berjuang di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 belum juga berlalu di Indonesia. Bahkan beberapa waktu terakhir, kondisinya justru memburuk. Sedih rasanya tiap hari membaca berita jumlah orang yang terjangkit virus bandel ini malah makin banyak.

Di sisi ekonomi, pandemi ini membawa dampak yang tak kalah serius. Dari berita di televisi, media sosial, sampai obrolan warung kopi, tak sedikit yang menyampaikan gelombang PHK. Banyak pelaku usaha yang menutup bisnisnya karena rugi.

Saya dan keluarga pun mengalami dampak pandemi ini. Seperti yang dialami oleh kebanyakan orang, usaha yang dijalankan suami di bidang website dan layanan konten digital nggak berjalan lancar sejak pandemi Covid-19 melanda.

Saya bersyukur banget, di saat banyak orang kehilangan pekerjaan, saya justru mendapatkan pekerjaan baru. Saat saya mulai mengajar, suami sendirian mulai merintis kembali usahanya di kota pahlawan, membuka jasa pembuatan website dan konten media sosial.

Nah… Sebulan terakhir kami juga mencoba merintis usaha minuman. Di Surabaya yang panasnya benar-benar nggak nyantai ini, kami melirik usaha es kelapa muda alias es degan. Berbekal modal tak seberapa, kami menyewa sebuah stand di beranda rumah makan di bilangan Kampus Unesa.

Setelah berjam-jam melototin channel-channel kuliner di youtube sebagai bekal bereksperimen bikin racikan es kelapa muda aneka varian rasa, kami memberanikan diri membuka lapak. Suami bikin materi branding sendiri mulai dari menyusun nama, bikin logo, sampai mendesain kemasan. Tak ketinggalan rajin-rajin bikin konten promosi di Facebook, Instagram, dan Twitter. Syukurlah, usaha ini bisa jalan selama sebulan terakhir.

Di masa-masa pandemi ini kami memegang prinsip: kalau coba membuka satu pintu rejeki, pintu rejeki yang sebelumnya sudah terbuka sebisa mungkin jangan ditutup. Maka ketika usaha minuman ini dimulai, pekerjaan kami berdua tetap mesti berjalan.

Di masa-masa pandemi ini kami memegang prinsip: kalau coba membuka satu pintu rejeki, pintu rejeki yang sebelumnya sudah terbuka sebisa mungkin jangan ditutup.

Saya mengajar sedari pagi sampai sore sambil momong si bocah (untungnya sekolah membolehkan para pengajar membawa momongan). Dan di sela-sela waktu berdagang menunggu lapak, suami mengotak-atik hape atau laptopnya, mengerjakan pesanan website dan konten serta berburu klien.

Sebagai pengajar, setiap hari saya mesti browsing, menyusun bahan ajar, membuat laporan, dan aneka tugas guru lain yang membutuhkan laptop. Suami, apalagi. Dia mesti utak-atik website, membuat konten, dan mengikuti kursus online. Pekerjaannya malahan lebih lekat dengan perangkat laptop.

Sayangnya laptop yang kami miliki cuma satu biji. Ini gara-gara laptop suami ketumpahan air dan seketika mati total kurang lebih setengah tahun yang lalu. Makanya kami pakai laptopnya bergantian.

Kadang-kadang kondisi ini merepotkan banget. Kadang laptop dipakai suami ketika saya sedang diburu deadline menyusun materi sekolah. Sebaliknya, pas suami kena tenggat bikin konten, laptop masih saya pakai buat menyusun laporan. Duh, repoot …

Saya dan laptop ASUS VivoBook kesayangan. Si laptop sudah butuh adik baru.

Belum lagi laptop Asus VivoBook Max kesayangan saya sudah hampir penuh kapasitasnya. Maklum, sudah lama jadi senjata kami sehari-hari. Meskipun umurnya lebih tua daripada anak saya, laptop ini awet, bandel banget!

Aahh… andai saja ada satu benda yang bisa memudahkan pekerjaan saya dan suami di hari-hari ini, tentu ia adalah sebuah laptop.

Laptop yang lama biar saya pakai sendiri, kalau punya laptop yang baru biar dipakai suami. Pekerjaannya membutuhkan laptop yang lebih mumpuni baik untuk menggarap website, membuat konten grafis, maupun untuk mengolah data yang butuh kapasitas lebih besar.

Sebagai ASUSmania saya iseng-iseng buka website official-nya ASUS, nih. Terus nemu kalau ada produk ASUS yang kece banget namanya ASUS VivoBook 15 A516. Jujur aja, habis baca-baca spesifikasi dan review-review-nya, saya kepincut seketika.

SSD terkini, teknologi setara PC modern, 100% Office slengkap dan asli, Intel® Core™ 10th Gen series, dan fitur-fitur keren lainnya.

Kalau nggak percaya, coba deh baca review singkat dari timnya ASUS ini:

“Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.”

“Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.”

“Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.”

SSD terkini, teknologi setara PC modern, 100% Office lengkap dan asli seumur hidup, Intel® Core™ 10th Gen series, dan fitur keren seterusnya… dan seterusnya… Gimana nggak keren, coba?

Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan kita selalu memiliki akses ke fitur yang disukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data kita.

Jadi ASUS VivoBook 15 A516 ini cocok banget buat kebutuhan bekerja ataupun nge-game: kinerjanya oke, visualnya nggak kalah kece.

Tren laptop saat ini memang tampil dengan layar monitor yang lapang untuk memenuhi kebutuhan para pekerja grafis lebih lega bekerja, atau para gamers yang merasakan sensasi visual yang lebih optimal. Nah, ini laptop sudah mumpuni banget buat perkakas suami bikin website, bikin grafis, atau ngedit konten instagram. Soalnya selain dengan layar super lebar 15 inchi, didukung pula oleh prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dengan RAM 8GB, dan grafis diskrit NVIDIA® MX330.

Fakta bahwa pada laptop ini sudah ditanamkan Office Home & Student 2019 100% asli dan terus mendapatkan pembaruan tentu meringankan kita yang pengen memiliki aplikasi office yang orisinil. Nggak perlu keluar duit sudah dapat aplikasi ori. Di masa-masa pandemi begini memang mesti berhemat, kan?

Huaaa… baru baca ini aja sudah kebayang kerennya, kan? Kalau kata anak otomotif, dapur pacu laptop ini sudah mewah banget di kelasnya.

Rasio layar dengan body 83%. Ukuran layarnya 15,6 inchi. Sudut tampilan alias wide viewing angle-nya sampai 178°.

 

Kalau kata anak otomotif, dapur pacu laptop ini sudah mewah banget di kelasnya.

RAM 8GB tentu sudah cukup besar untuk dipakai buat pekerjaan apapun. Mau ngetik, mau nge-grafis, sepertinya bisa enteng. Dan kartu grafis MX330 dari pabrikan NVIDIA® bikin performa laptop ini makin bertenaga.

Soal desain penyimpanan data, ASUS sudah bikin opsi dobel. Kita bisa memilih SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB. Jadi kalau mau garap kerjaan ketik atau baca data bisa dibawa ngebut, menyimpan data super besar juga nggak bikin kalang kabut.

Hmmm… jadi kebayang data-data yang masih berserakan di flash disk gara-gara nggak muat disimpan di laptop.

Soal desain penyimpanan data, ASUS sudah bikin opsi dobel. Kita bisa memilih SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB.

Saya jadi paham kenapa ASUS menyediakan dua pilihan penyimpanan itu. Jadi kalau mau menikmati aneka macam aplikasi, kita bisa install di SSD. Tapi kalau mau menyimpan foto high res, video, atau musik yang biasa dipakai buat suami bikin konten website, bisa ditaruh di HDD. Bener-bener win win solution banget pokoknya!

Salah satu kendala saya kalau lagi ngelaptop adalah ini mata nggak bisa tahan berjam-jam di depan monitor. Maklum, mata saya minus. Suami juga akhir-akhir ini suka ngeluh matanya sering perih kalau berlama-lama melototin monitor. Makanya pas baca kalau ASUS VivoBook 15 A516 sudah pakai teknologi NanoEdge Display, saya makin mantab jadikan laptop ini perkakas idaman.

Kalau ada yang belum paham, saya mau sedikit jelaskan teknologi ini. Jadi kalau monitor sudah pakai NanoEdge display, artinya  makin banyak bezel (istilah untuk frame pada bagian luar perangkat laptop) yang masuk ke dalam sasis yang makin langsing. Gampangnya, nih, pemakai laptop bakal makin dimanjakan dengan kualitas ketajaman gambar dan kekayaan warna.

Bukan itu saja. Salah satu fasilitas yang ada di teknologi NanoEdge Display kepunyaan ASUS VivoBook 15 A516 ini adalah lapisan anti-silau matte. Catet, ya… anti-silau alias anti-glare. Ini sih bisa bikin makin betah di depan laptop tapi nggak bikin mata jadi perih.

ASUS VivoBook 15 A516 ini punya ukuran 15,6” full high definition (FHD). Luasan layarnya gede banget, 83% kalau dibandingkan dengan keseluruhan body. Dan wide viewing angle sampai 1780

Itu baru teknologi display-nya, ya. Kalau dari dimensi layarnya, si ASUS VivoBook 15 A516 ini punya ukuran 15,6” full high definition (FHD). Luasan layarnya gede banget, 83% kalau dibandingkan dengan keseluruhan body. Dan wide viewing angle sampai 1780 (nonton drakor jejeran 5 orang yang paling ujung kayaknya masih nangkep, hehe…)

Kalian sudah pasti tahu kalau ASUS dikenal jadi laptopnya anak muda. Kesannya bisa dipakai kerja di mana saja, tetap gesit, tapi juga stylish. Nah, ASUS VivoBook 15 A516 ini juga makin meneguhkan kesan itu.

Itu karena dengan ukuran yang lebar, bobotnya yang cuma 1,8 kg, enteng dibawa ke mana-mana.

ASUS VivoBook 15 A516 punya dua pilihan warna yang kece dan stylish.

Pilihan warnanya nggak kalah keren, dong! Kita bisa memilih antara Transparent Silver dan Slate Grey. Kalau kata suami, sih, yang Slate Grey kelihatan kokoh dan manly.

Teknologi keyboard3 full-size dengan backlit pada laptop ini sempurna buat kalian yang suka bekerja di lingkungan yang minim cahaya

Sekarang soal keyboard, nih. Kan ada tuh yang biasanya suka kerja di ruangan yang lampunya diredupkan atau bahkan dimatikan. Nah, kalau pakai si ASUS VivoBook 15 A516, mau lampu kamar redup atau dimatiin kita betul-betul nggak perlu khawatir.

Soalnya teknologi keyboard3 full-size dengan backlit pada laptop ini sempurna buat kalian yang suka bekerja di lingkungan yang minim cahaya. Semua touch pad bisa menyala dalam gelap. Didesain secara ergonomis, konstruksi satu bagian yang kokoh dan key travel 1,4 mm bikin pengalaman mengetik kita makin nyaman. Duh, ngetik di laptop ASUS lawas ini aja enak banget, apalagi yang desainnya sudah baru ini, ya. Hmmm …

Teknologi keyboard3 full-size dengan backlit bikin semua sisi touch pad bercahaya. Jadi bisa tetap bekerja meskipun kita ada di dalam ruangan gelap atau minim cahaya.

ASUS VivoBook 15 A516 ini sudah dilengkapi port USB-C® 3.2. Jadi laptop didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Kayaknya ASUS betul-betul memperhatikan kecepatan akses data. Memang sih, sekarang lagi jamannya kerja kapan saja di mana saja. Maunya kita, kan, kapan saja di mana saja tinggal colokin laptop. Hehe…

Nah… di seri ASUS VivoBook 15 A516 ini sudah dilengkapi port USB-C® 3.2. Jadi laptop didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Teknologi ini juga bikin kecepatan transfer data sampai 10 kali lebih cepat dari koneksi USB 2.0 yang lama. Inget, ya… 10 kali!

Nggak perlu khawatir, semua jenis fasilitas colokan kayaknya sudah ditanamkan di laptop ini.

Ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan micro-SD reader. Jadi nggak perlu khawatir lagi kalau mau menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor. Semua disediakan dan lagi-lagi tinggal colok. Hehe…

Oke, kalau yang satu ini nggak kalah penting: ASUS VivoBook 15 A516 punya fitur peredam guncangan E-A-R® HDD. Buat yang laptopnya diisi data-data super penting, fitur ini bisa banget buat melindungi perangkat dari setiap benturan.

Memang laptop yang pakai HDD lebih rentan mengalami kerusakan fisik dibandingkan yang cuma pakai SSD. Jadi pelindungnya juga mesti didesain lebih aman.

ASUS VivoBook 15 A516 punya fitur peredam guncangan E-A-R® HDD. Buat yang laptopnya diisi data-data super penting, fitur ini bisa banget buat melindungi perangkat dari setiap benturan.

Bayangin kalau kena deadline kerjaan, sementara kita sedang perjalanan di dalam kereta, bis, atau mobil. Maunya buka laptop tapi khawatir kendaraan ngerem mendadak terus laptop bisa-bisa kepentok sisi jok mobil yang keras. Horor, kan? Tapi Kalau pakai teknologi peredam guncangan E-A-R® HDD, skenario mengerikan tadi kayaknya sudah nggak perlu ditakutkan.

O,ya… sasis ASUS VivoBook 15 A516 juga diperkuat pakai penahan logam di bawah keyboard. Kalau mau mengetik, nggak usah khawatir tuh hentakan jari kekencengan terus keyboard cepet rusak. Hehehe…

Fungsi lainnya, sasis yang kuat bikin engsel makin kuat. Jadi kalau mau membuka atau menutup laptop juga nyaman. Ibaratnya, kalau mau menutup laptop tinggal sekali sentuhan enteng saja.

Sekarang giliran keamanan login, nih. Jaman sekarang memang keamanan data jadi pertimbangan super penting. Nggak mau, kan, tiba-tiba ada yang iseng buka laptop kita terus mantengin isinya tanpa ijin. Pokoknya jangan, deh!

Jadi kalau mau buka si ASUS VivoBook 15 A516, pakai saja sensor sidik jari bawaan di touch pad atau di Windows Hello. Just touch to log in!

Semua laptop memang sudah difasilitasi pengunci. Tapi kalau mau lebih simpel cara mainnya, laptop ASUS VivoBook 15 A516 bisa dikunci pakai teknologi fingerprint censor. Makin keren, kan?

Jadi kalau mau buka si ASUS VivoBook 15 A516, pakai saja sensor sidik jari bawaan di touch pad atau di Windows Hello. Buat yang suka lupa password laptopnya sendiri, ini bikin gampang banget. Just touch to log in!

Cuma pakai sekali sentuhan jari, teknologi fingerprint censor akan mengenali sidik jari bawaan. Bisa dengan mudah membuka kuncian laptop alias bisa langsung log in.

Sudah, belum? Ya belum, lah!

Buat ASUSmania, tentu saja ASUS VivoBook 15 A516 sudah dilengkapi dengan MyASUS. Platform bawaan yang bikin ASUSmania gampang buat mengakses aneka aplikasi yang membantu kita memaksimalkan laptop atau PC desktop Anda. Tentu saja ada banyak banget unduhan aplikasi populer (yang gratis juga banyak hehe) dan penawaran eksklusif buat ASUSmania!

Soal harga, ASUS VivoBook 15 A516 dipatok dengan harga yang menarik banget. Ada 8 pilihan tergantung dengan pilihan prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, serta kualitas layar monitor.

Dengan semua fasilitas yang ditanamkan di seri ini, harga ASUS A516 termasuk worthed banget, lho.

Yang paling ekonomis, dengan fasilitas Windows 10 Home/Intel® Celeron® N4020 Processor/4G/256G PCIE+housing/HD/Office Pre-installed), ASUS mematok harga Rp 5.299.000.

sebagai laptop entri level dengan berbagai fasilitas yang mumpuni seperti di atas, harga ASUS VivoBook 15 A516 boleh dibilang layak beli alias worthed banget!

Sedangkan yang paling tinggi spesifikasi di seri ini, yakni dengan fasilitas Windows 10 Home/Intel® Core™ i5-1035G1 Processor/MX330/8G/1TB+256G PCIE/VIPS FHD/Office Pre-installed, dipatok pada harga Rp 11.099.000. Jujur saja, sebagai laptop entri level dengan berbagai fasilitas yang mumpuni seperti di atas, harga ASUS VivoBook 15 A516 boleh dibilang layak beli alias worthed banget!

Dengan segala macam keunggulannya, ASUS VivoBook 15 A516 sudah pasti bikin kepincut siapapun yang lagi cari laptop entri level.

Duh, nge-review laptop ASUS VivoBook 15 A516 bener-bener bikin saya makin kesengsem. Sudah nggak sabar rasanya punya satu lagi laptop yang bisa dibikin senjata andalan suami buat cari rejeki. Semoga lekas punya si ASUS VivoBook 15 A516 ini dan nggak lupa pandemi Covid-19 lekas pergi.

 

 

Spesifikasi Lengkap ASUS VivoBook 15 A516

Main Spec. ASUS VivoBook 15 (A516)
CPU Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)
Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)
Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)
OS Windows 10
Memory Up to 8GB DDR4 RAM
Storage 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
512GB PCIe® Gen3 x2 SSD
1TB HDD + 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
Display 15.6”, FHD (1920 x 1080) 16:9, Anti-glare
15.6”, HD (1366 x 768) 16:9, Anti-glare
Graphics NVIDIA® MX330
Intel UHD Graphics
Input/Output 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Wi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1
Audio SonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery 37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension 36.02 x 23.49 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight 1,8 Kg
Colors Transparent Silver, Slate Grey
Included Software: ASUS Splendid, ASUS Tru2life Video, ASUS AudioWizard
Warranty 2 tahun garansi global

 

  • Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS – 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition bersama dewirieka.com
  • Referensi dan Foto-foto produk diambil dari https://www.asus.com/id/Laptops/For-Home/Everyday-use/ASUS-A516/