Thursday, September 23, 2021

Blog Competition

Home Blog Competition

ASUS VivoBook Ultra A412, Laptop Mini Segudang Fungsi

Suatu hari pernah ada seseorang yang nyeletuk “enak banget kamu kerja di rumah, nulis-nulis doang dapet duit!” . Saya yang mendengar celotehan itu ingin sekali rasanya membuatnya supaya bungkam tapi saya enggak setega itu, jadi ya cukup ditanggapi dengan senyuman saja hehe.

Sejujurnya bekerja dari rumah tidak seratus persen menyenangkan. Percayalah! Ada kalanya rasa bosan itu datang. Selain itu masih harus mengurus keluarga dan rumah tanpa bantuan mbak ART. Sebagian besar waktu saya berada di rumah. Menulis artikel pesanan klien, menulis konten untuk blog, juga menulis di sebuah website parenting.

Ya, sejak resign dari profesi wartawan, saya memutuskan menjadi freelance writer, content writer untuk beberapa media online. Termasuk menerima job content placement di blog dan baru-baru ini saya menjalani bisnis online produk edukasi buku anak-anak.

Ilustrasi bekerja dari rumah. Padahal mah biasanya dasteran sambil momong anak hahaha

Jika bosan melanda, tak jarang saya membawa Akmal bermain di taman, playground atau perpustakaan kota. Setiap membawa Akmal kadang ada rasa ingin juga bawa laptop sekalian. Maksud hati supaya bisa sekalian nulis menyelesaikan deadline pesanan dari klien atau tiba-tiba mendapat inspirasi untuk menulis di lokasi playground.

Problem Mom Blogger

Tapi laptop yang biasanya saya gunakan itu beratnya nambahin beban di pundak. Padahal isi tas yang saya bawa hampir 90 persen adalah kebutuhan Akmal! Mulai dari mainan, camilan, tisu, popok, hingga baju ganti. Saya cuman numpang nitip dompet sama HP doang. Jadi kalau mau bawa laptop keluar rumah sambil ngajak Akmal, mikir-mikirlah saya.

Alhasil, ide-ide yang terlintas saya ketik di smartphone atau kalau kadung kelelahan ngikutin Akmal main menguaplah inspirasi entah ke mana.

Jadi inget sama suami yang hampir ke mana-mana selalu membawa laptop. Bahkan saat pulang kampung libur lebaran lalu laptop tak lupa dibawanya. “Ya nanti kalau tiba-tiba ada revisi kerjaan gimana?” katanya sambil sibuk utak-atik website depan laptop.

Nggak bisa dipungkiri di zaman serba digital ini laptop sudah menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi bagi mereka yang bekerja di ranah industri kreatif seperti content creator, blogger, writer, desainer grafis, pebisnis bahkan mereka yang bekerja di ranah pemerintahan.

Keunggulan laptop sendiri tentu bisa memuat lebih banyak file, foto dan video. Dibanding smartphone yang memang memiliki kapasitas terbatas. Selain itu lebih leluasa editing video dan desain grafis karena memang kedua aktivitas ini memakan banyak memori ya. Bagi blogger macam saya sejujurnya lebih nyaman mengetik dari laptop ketimbang smartphone.

Cuman ya gitu membawa laptop ke mana-mana macam bawa dua kilo beras itu kan sungguh males ya, belum ditambah kerempongan bawa anak. Itulah kenapa saya senang sekali saat tahu bahwa kini ada ASUS Vivobook Ultra A412 yang mengklaim sebagai The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook! 

Berkenalan dengan Laptop Super Slim!

Waktu #ASUSGatheringMalang Sabtu (24/8) lalu saya semacam jatuh cinta pada pandangan pertama! Salah satu laptop warna biru dari ASUS Vivobook Ultra A412 ini merepresentasikan warna khas millennial benget.

asus vivobook ultra

Saat menyentuhnya dan mencoba mengangkat laptop ini memang seperti yang mereka klaim, ringan dan slim! Lalu saya coba untuk menyelipkannya ke dalam tas diantara popok, susu, mainan, camilan dan kebutuhan Akmal lainnya. Dan alhamdulillah muat dong! Saya nggak merasa ketambahan bawa beban dua kilo beras, bahkan sepetinya kurang dari itu.

Jadi penasaran apakah hanya itu keunggulannya?

Eh ternyata di balik kerampingan ASUS Vivobook Ultra A412 ini ada segudang keunggulan yang membuat SIAPA SAJA ingin segera memilikinya, termasuk ibu rumah tangga yang doyan ngeblog macam saya ini. Apa sajakah keunggulannya? Baca terus dong sampai tuntas! Hehe.

Body Tipis, Ringkas dan Ringan!

ASUS Vivobook Ultra A412 termasuk laptop yang memiliki dimensi ringkas dan tipis. Laptop 14 inci ini memiliki panjang 32 cm dan lebar 21 cm. Yang membuatnya tampak lebih mungil dari laptop 14 inci lainnya adalah tebalnya yang hanya 1,9 cm dan bobotnya cuman 1,5 kg!

Sehingga sekilas kalau dilihat ia tampak seperti laptop 13 inci. Itulah kenapa dia mendapat gelar The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook! Laptop paling mungil di seluruh dunia!

Vivobook A412 ini memang laptop 14 inci, tapi dia lebih kecil 20 persen dari laptop seukurannya, imbuh Riandanu, ASUS Indonesia Technical PR saat #ASUSGatheringMalang kemarin.

Cocok banget nih buat mereka yang bekerja di mana saja, ke mana saja tanpa perlu ribet bawa laptop seberat sekarung beras. Cukup selipkan saja di tas selempangmu. Bahkan nggak memakan banyak ruang saat bekerja di meja bekerjamu.

 

Bodynya yang tipis itu terletak pada penggunaan teknologi modern

NanoEdge Display. Yakni bezel samping layarnya cukup tipis hanya 5,7 mm. Selain itu memiliki screen-to-body ratio 87 persen yang membuat dimensi body-nya dapat diperkecil.

Bahkan dengan bezel ultra ramping, kamera HD yang nyaman ditampung di bezel atas untuk videochat dengan keluarga dan teman di seluruh dunia. Nah, seru banget kan!

Ergolift Design

Keunggulan Vivobook Ultra A412 yang lain adalah Ergolift Design, yakni mekanisme yang membuat body utamanya terangkat dan membentuk sudut dua derajat. Posisi keyboard yang miring ini membuat aktivitas mengetik dan pengoperasian laptop jadi lebih nyaman saat digunakan. Pas banget kalau misalnya lagi ngetik mager bisa sambil selonjoran hehe.

ErgoLift Design juga membuat sistem pendingin di VivoBook Ultra A412 dapat bekerja lebih optimal. Bodinya akan sedikit terangkat sehingga membentuk rongga yang dapat memperlancar sirkulasi udara pada sistem pendinginan. Dengan sistem pendingin yang lebih baik, hardware di dalam ultrabook ini dapat bekerja lebih optimal.

Pre-Install Windows 10 Original!

Laptop saya yang lawas yang menemani saya sejak kuliah pernah ngambek lantaran banyak banget terserang malware alias virus. Alhasil saya harus install ulang ke gerai dekat kampus. Eh bukannya malah sembuh baru beberapa minggu kemudian harus “dirawat” lagi. Aduh sedih dan stress banget waktu itu, sebab saya lagi sibuk-sibuknya mengerjakan skripsi.

Usut punya usut ternyata windows yang diinstall adalah bajakan! Sehingga memudahkan virus menyerang “jeroan”nya laptop saya.

Kabar baiknya di Vivobook Ultra A412 kita bisa mendapatkan Pre-Install Windows 10 yang asli tanpa harus mengeluarkan duit tambahan, karena nggak perlu install ulang lagi. Bye bye deh windows install bajakan!

Login dengan Sensor Fingerprint

Kadang-kadang saya suka lupa deh password buat login ke windows. Nah, ini kan bahaya buat produktivitas kita. Untuk itu Vivobook Ultra A412 memberikan fasilitas fitur modern dengan menyediakan sensor fingerprint agar proses login jadi lebih cepat.

Fitur fingerprint ini bisa terintegrasi langsung dengan Windows Hello. Sehingga nggak perlu repot mengetikkan password saat masuk ke dalam akun Windows 10 di VivoBook Ultra A412 . Bonusnya membuat VivoBook Ultra A412 ini menjadi lebih aman. Jadi saya nggak merasa was-was deh kalau misalnya Akmal iseng pencet-pencet keyboard sembarangan. Hehehe.

Fast Charging dan Backlit Keyboard

Lagi buru-buru berangkat kerja dan mau bawa laptop eh tapi ternyata baterainya mau habis?

Tenang, tenang.

Di ASUS Vivobook Ultra A412 ini menyediakan teknologi fast charging. Jadi, si mungil kece ini hanya membutuhkan waktu 49 menit untuk mengisi baterai hingga 60 persen.

Berkat baterai polimer-lithium berkualitas tinggi inilah kamu bisa menggunakan Vivobook Ultra A412 sepanjang hari. Teknologi pengisian daya baterai yang keren ini membantu melindungi baterai dari pengisian yang berlebihan. Jadi menjaga baterai tetap dalam kondisi prima.

Kejutan lainnya adalah keyboard dari Vivobook Ultra A412 ini bisa nyala saat kita bekerja di tempat yang redup. Key caps-nya juga telah diuji hingga 10.000 ribu ketukan. Jadi nggak perlu khawatir tentang daya tahan!

Performa Tangguh

Meski desainnya minimalis dan ringkas, tapi si laptop mungil ini memiliki performa yang tak kalah tangguh dengan para pesaingnya. Ditenagai prosesor AMD Ryzen ™ 7 terbaru dengan diskrit Radeon ™ RX 540X membuat ultrabook mungil ini menjadi yang paling gesit yang ada saat ini.

Dengan penggunaan Intel® Core™ i7 terbaru kamu yang doyan desain memakai aplikasi macam Adobe Photoshop, Illustrator atau ngedit video nggak perlu khawatir ngelag atau tiba-tiba ngehang karena varian Intel ini mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan hingga 4,6GHz pada konfigurasi 4 core dan 8 thread. Dan RAMnya bisa di upgrade hingga 8gb.

Nah, yang doyan berselancar di internet ASUS Vivobook Ultra A412 memfasilitasi dengan dual-band Wi-Fi 5 (802.11ac), jadi kamu bisa menikmati pengalaman online super cepat dengan kecepatan hingga 867Mbps.

Hadir dengan Pilihan 4 Warna

Yang pertama kali bikin jatuh cinta sih kalau saya karena warna-warna yang ditawarkan Vivobook Ultra A412 ini bikin mata segeeeerrr. Biasanya kan laptop pilihannya kalau nggak hitam ya silver.

Nah, dari ultrabook mungil ini menghadirkan empat pilihan warna-warni yang ceria khas millenial. Apa saja?

  • Transparent Silver
  • Slate Grey
  • Peacock Blue
  • Coral Crush

Kalau saya sih suka yang Peacock Blue karena netral tapi kesannya menenangkan hehe. Kalau kamu suka yang warna mana nih? Pilih sesuai dengan karakter kamu ya!

Gimana? Gimana?

Pantaslah jika laptop yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 7.599.000, meski minimalis tapi segudang keunggulannya! Haduuu saya aja ngiler banget lho ini. Mau bisikin pak suami dulu ah siapa tahu tertarik juga. Hehe.

Secara lho ASUS ini salah satu perusahaan multinasional sekaligus produsen motherboard, PC, monitor, kartu grafis, dan router terbaik di dunia. Nggak diragukan lagi lah ya kualitas dari produk-produk yang mereka keluarkan, ya termasuk ASUS Vivobook Ultra A412 yang terbaru ini!

Yuk, segera deh nabung buat meminang si laptop paling mungil dan berwarna di dunia ini!

ASUS VivoBook 15 A516: Senjata Tangguh Buat yang Terus Berjuang di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 belum juga berlalu di Indonesia. Bahkan beberapa waktu terakhir, kondisinya justru memburuk. Sedih rasanya tiap hari membaca berita jumlah orang yang terjangkit virus bandel ini malah makin banyak.

Di sisi ekonomi, pandemi ini membawa dampak yang tak kalah serius. Dari berita di televisi, media sosial, sampai obrolan warung kopi, tak sedikit yang menyampaikan gelombang PHK. Banyak pelaku usaha yang menutup bisnisnya karena rugi.

Saya dan keluarga pun mengalami dampak pandemi ini. Seperti yang dialami oleh kebanyakan orang, usaha yang dijalankan suami di bidang website dan layanan konten digital nggak berjalan lancar sejak pandemi Covid-19 melanda.

Saya bersyukur banget, di saat banyak orang kehilangan pekerjaan, saya justru mendapatkan pekerjaan baru. Saat saya mulai mengajar, suami sendirian mulai merintis kembali usahanya di kota pahlawan, membuka jasa pembuatan website dan konten media sosial.

Nah… Sebulan terakhir kami juga mencoba merintis usaha minuman. Di Surabaya yang panasnya benar-benar nggak nyantai ini, kami melirik usaha es kelapa muda alias es degan. Berbekal modal tak seberapa, kami menyewa sebuah stand di beranda rumah makan di bilangan Kampus Unesa.

Setelah berjam-jam melototin channel-channel kuliner di youtube sebagai bekal bereksperimen bikin racikan es kelapa muda aneka varian rasa, kami memberanikan diri membuka lapak. Suami bikin materi branding sendiri mulai dari menyusun nama, bikin logo, sampai mendesain kemasan. Tak ketinggalan rajin-rajin bikin konten promosi di Facebook, Instagram, dan Twitter. Syukurlah, usaha ini bisa jalan selama sebulan terakhir.

Di masa-masa pandemi ini kami memegang prinsip: kalau coba membuka satu pintu rejeki, pintu rejeki yang sebelumnya sudah terbuka sebisa mungkin jangan ditutup. Maka ketika usaha minuman ini dimulai, pekerjaan kami berdua tetap mesti berjalan.

Di masa-masa pandemi ini kami memegang prinsip: kalau coba membuka satu pintu rejeki, pintu rejeki yang sebelumnya sudah terbuka sebisa mungkin jangan ditutup.

Saya mengajar sedari pagi sampai sore sambil momong si bocah (untungnya sekolah membolehkan para pengajar membawa momongan). Dan di sela-sela waktu berdagang menunggu lapak, suami mengotak-atik hape atau laptopnya, mengerjakan pesanan website dan konten serta berburu klien.

Sebagai pengajar, setiap hari saya mesti browsing, menyusun bahan ajar, membuat laporan, dan aneka tugas guru lain yang membutuhkan laptop. Suami, apalagi. Dia mesti utak-atik website, membuat konten, dan mengikuti kursus online. Pekerjaannya malahan lebih lekat dengan perangkat laptop.

Sayangnya laptop yang kami miliki cuma satu biji. Ini gara-gara laptop suami ketumpahan air dan seketika mati total kurang lebih setengah tahun yang lalu. Makanya kami pakai laptopnya bergantian.

Kadang-kadang kondisi ini merepotkan banget. Kadang laptop dipakai suami ketika saya sedang diburu deadline menyusun materi sekolah. Sebaliknya, pas suami kena tenggat bikin konten, laptop masih saya pakai buat menyusun laporan. Duh, repoot …

Saya dan laptop ASUS VivoBook kesayangan. Si laptop sudah butuh adik baru.

Belum lagi laptop Asus VivoBook Max kesayangan saya sudah hampir penuh kapasitasnya. Maklum, sudah lama jadi senjata kami sehari-hari. Meskipun umurnya lebih tua daripada anak saya, laptop ini awet, bandel banget!

Aahh… andai saja ada satu benda yang bisa memudahkan pekerjaan saya dan suami di hari-hari ini, tentu ia adalah sebuah laptop.

Laptop yang lama biar saya pakai sendiri, kalau punya laptop yang baru biar dipakai suami. Pekerjaannya membutuhkan laptop yang lebih mumpuni baik untuk menggarap website, membuat konten grafis, maupun untuk mengolah data yang butuh kapasitas lebih besar.

Sebagai ASUSmania saya iseng-iseng buka website official-nya ASUS, nih. Terus nemu kalau ada produk ASUS yang kece banget namanya ASUS VivoBook 15 A516. Jujur aja, habis baca-baca spesifikasi dan review-review-nya, saya kepincut seketika.

SSD terkini, teknologi setara PC modern, 100% Office slengkap dan asli, Intel® Core™ 10th Gen series, dan fitur-fitur keren lainnya.

Kalau nggak percaya, coba deh baca review singkat dari timnya ASUS ini:

“Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.”

“Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.”

“Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.”

SSD terkini, teknologi setara PC modern, 100% Office lengkap dan asli seumur hidup, Intel® Core™ 10th Gen series, dan fitur keren seterusnya… dan seterusnya… Gimana nggak keren, coba?

Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan kita selalu memiliki akses ke fitur yang disukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data kita.

Jadi ASUS VivoBook 15 A516 ini cocok banget buat kebutuhan bekerja ataupun nge-game: kinerjanya oke, visualnya nggak kalah kece.

Tren laptop saat ini memang tampil dengan layar monitor yang lapang untuk memenuhi kebutuhan para pekerja grafis lebih lega bekerja, atau para gamers yang merasakan sensasi visual yang lebih optimal. Nah, ini laptop sudah mumpuni banget buat perkakas suami bikin website, bikin grafis, atau ngedit konten instagram. Soalnya selain dengan layar super lebar 15 inchi, didukung pula oleh prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dengan RAM 8GB, dan grafis diskrit NVIDIA® MX330.

Fakta bahwa pada laptop ini sudah ditanamkan Office Home & Student 2019 100% asli dan terus mendapatkan pembaruan tentu meringankan kita yang pengen memiliki aplikasi office yang orisinil. Nggak perlu keluar duit sudah dapat aplikasi ori. Di masa-masa pandemi begini memang mesti berhemat, kan?

Huaaa… baru baca ini aja sudah kebayang kerennya, kan? Kalau kata anak otomotif, dapur pacu laptop ini sudah mewah banget di kelasnya.

Rasio layar dengan body 83%. Ukuran layarnya 15,6 inchi. Sudut tampilan alias wide viewing angle-nya sampai 178°.

 

Kalau kata anak otomotif, dapur pacu laptop ini sudah mewah banget di kelasnya.

RAM 8GB tentu sudah cukup besar untuk dipakai buat pekerjaan apapun. Mau ngetik, mau nge-grafis, sepertinya bisa enteng. Dan kartu grafis MX330 dari pabrikan NVIDIA® bikin performa laptop ini makin bertenaga.

Soal desain penyimpanan data, ASUS sudah bikin opsi dobel. Kita bisa memilih SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB. Jadi kalau mau garap kerjaan ketik atau baca data bisa dibawa ngebut, menyimpan data super besar juga nggak bikin kalang kabut.

Hmmm… jadi kebayang data-data yang masih berserakan di flash disk gara-gara nggak muat disimpan di laptop.

Soal desain penyimpanan data, ASUS sudah bikin opsi dobel. Kita bisa memilih SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB.

Saya jadi paham kenapa ASUS menyediakan dua pilihan penyimpanan itu. Jadi kalau mau menikmati aneka macam aplikasi, kita bisa install di SSD. Tapi kalau mau menyimpan foto high res, video, atau musik yang biasa dipakai buat suami bikin konten website, bisa ditaruh di HDD. Bener-bener win win solution banget pokoknya!

Salah satu kendala saya kalau lagi ngelaptop adalah ini mata nggak bisa tahan berjam-jam di depan monitor. Maklum, mata saya minus. Suami juga akhir-akhir ini suka ngeluh matanya sering perih kalau berlama-lama melototin monitor. Makanya pas baca kalau ASUS VivoBook 15 A516 sudah pakai teknologi NanoEdge Display, saya makin mantab jadikan laptop ini perkakas idaman.

Kalau ada yang belum paham, saya mau sedikit jelaskan teknologi ini. Jadi kalau monitor sudah pakai NanoEdge display, artinya  makin banyak bezel (istilah untuk frame pada bagian luar perangkat laptop) yang masuk ke dalam sasis yang makin langsing. Gampangnya, nih, pemakai laptop bakal makin dimanjakan dengan kualitas ketajaman gambar dan kekayaan warna.

Bukan itu saja. Salah satu fasilitas yang ada di teknologi NanoEdge Display kepunyaan ASUS VivoBook 15 A516 ini adalah lapisan anti-silau matte. Catet, ya… anti-silau alias anti-glare. Ini sih bisa bikin makin betah di depan laptop tapi nggak bikin mata jadi perih.

ASUS VivoBook 15 A516 ini punya ukuran 15,6” full high definition (FHD). Luasan layarnya gede banget, 83% kalau dibandingkan dengan keseluruhan body. Dan wide viewing angle sampai 1780

Itu baru teknologi display-nya, ya. Kalau dari dimensi layarnya, si ASUS VivoBook 15 A516 ini punya ukuran 15,6” full high definition (FHD). Luasan layarnya gede banget, 83% kalau dibandingkan dengan keseluruhan body. Dan wide viewing angle sampai 1780 (nonton drakor jejeran 5 orang yang paling ujung kayaknya masih nangkep, hehe…)

Kalian sudah pasti tahu kalau ASUS dikenal jadi laptopnya anak muda. Kesannya bisa dipakai kerja di mana saja, tetap gesit, tapi juga stylish. Nah, ASUS VivoBook 15 A516 ini juga makin meneguhkan kesan itu.

Itu karena dengan ukuran yang lebar, bobotnya yang cuma 1,8 kg, enteng dibawa ke mana-mana.

ASUS VivoBook 15 A516 punya dua pilihan warna yang kece dan stylish.

Pilihan warnanya nggak kalah keren, dong! Kita bisa memilih antara Transparent Silver dan Slate Grey. Kalau kata suami, sih, yang Slate Grey kelihatan kokoh dan manly.

Teknologi keyboard3 full-size dengan backlit pada laptop ini sempurna buat kalian yang suka bekerja di lingkungan yang minim cahaya

Sekarang soal keyboard, nih. Kan ada tuh yang biasanya suka kerja di ruangan yang lampunya diredupkan atau bahkan dimatikan. Nah, kalau pakai si ASUS VivoBook 15 A516, mau lampu kamar redup atau dimatiin kita betul-betul nggak perlu khawatir.

Soalnya teknologi keyboard3 full-size dengan backlit pada laptop ini sempurna buat kalian yang suka bekerja di lingkungan yang minim cahaya. Semua touch pad bisa menyala dalam gelap. Didesain secara ergonomis, konstruksi satu bagian yang kokoh dan key travel 1,4 mm bikin pengalaman mengetik kita makin nyaman. Duh, ngetik di laptop ASUS lawas ini aja enak banget, apalagi yang desainnya sudah baru ini, ya. Hmmm …

Teknologi keyboard3 full-size dengan backlit bikin semua sisi touch pad bercahaya. Jadi bisa tetap bekerja meskipun kita ada di dalam ruangan gelap atau minim cahaya.

ASUS VivoBook 15 A516 ini sudah dilengkapi port USB-C® 3.2. Jadi laptop didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Kayaknya ASUS betul-betul memperhatikan kecepatan akses data. Memang sih, sekarang lagi jamannya kerja kapan saja di mana saja. Maunya kita, kan, kapan saja di mana saja tinggal colokin laptop. Hehe…

Nah… di seri ASUS VivoBook 15 A516 ini sudah dilengkapi port USB-C® 3.2. Jadi laptop didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Teknologi ini juga bikin kecepatan transfer data sampai 10 kali lebih cepat dari koneksi USB 2.0 yang lama. Inget, ya… 10 kali!

Nggak perlu khawatir, semua jenis fasilitas colokan kayaknya sudah ditanamkan di laptop ini.

Ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan micro-SD reader. Jadi nggak perlu khawatir lagi kalau mau menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor. Semua disediakan dan lagi-lagi tinggal colok. Hehe…

Oke, kalau yang satu ini nggak kalah penting: ASUS VivoBook 15 A516 punya fitur peredam guncangan E-A-R® HDD. Buat yang laptopnya diisi data-data super penting, fitur ini bisa banget buat melindungi perangkat dari setiap benturan.

Memang laptop yang pakai HDD lebih rentan mengalami kerusakan fisik dibandingkan yang cuma pakai SSD. Jadi pelindungnya juga mesti didesain lebih aman.

ASUS VivoBook 15 A516 punya fitur peredam guncangan E-A-R® HDD. Buat yang laptopnya diisi data-data super penting, fitur ini bisa banget buat melindungi perangkat dari setiap benturan.

Bayangin kalau kena deadline kerjaan, sementara kita sedang perjalanan di dalam kereta, bis, atau mobil. Maunya buka laptop tapi khawatir kendaraan ngerem mendadak terus laptop bisa-bisa kepentok sisi jok mobil yang keras. Horor, kan? Tapi Kalau pakai teknologi peredam guncangan E-A-R® HDD, skenario mengerikan tadi kayaknya sudah nggak perlu ditakutkan.

O,ya… sasis ASUS VivoBook 15 A516 juga diperkuat pakai penahan logam di bawah keyboard. Kalau mau mengetik, nggak usah khawatir tuh hentakan jari kekencengan terus keyboard cepet rusak. Hehehe…

Fungsi lainnya, sasis yang kuat bikin engsel makin kuat. Jadi kalau mau membuka atau menutup laptop juga nyaman. Ibaratnya, kalau mau menutup laptop tinggal sekali sentuhan enteng saja.

Sekarang giliran keamanan login, nih. Jaman sekarang memang keamanan data jadi pertimbangan super penting. Nggak mau, kan, tiba-tiba ada yang iseng buka laptop kita terus mantengin isinya tanpa ijin. Pokoknya jangan, deh!

Jadi kalau mau buka si ASUS VivoBook 15 A516, pakai saja sensor sidik jari bawaan di touch pad atau di Windows Hello. Just touch to log in!

Semua laptop memang sudah difasilitasi pengunci. Tapi kalau mau lebih simpel cara mainnya, laptop ASUS VivoBook 15 A516 bisa dikunci pakai teknologi fingerprint censor. Makin keren, kan?

Jadi kalau mau buka si ASUS VivoBook 15 A516, pakai saja sensor sidik jari bawaan di touch pad atau di Windows Hello. Buat yang suka lupa password laptopnya sendiri, ini bikin gampang banget. Just touch to log in!

Cuma pakai sekali sentuhan jari, teknologi fingerprint censor akan mengenali sidik jari bawaan. Bisa dengan mudah membuka kuncian laptop alias bisa langsung log in.

Sudah, belum? Ya belum, lah!

Buat ASUSmania, tentu saja ASUS VivoBook 15 A516 sudah dilengkapi dengan MyASUS. Platform bawaan yang bikin ASUSmania gampang buat mengakses aneka aplikasi yang membantu kita memaksimalkan laptop atau PC desktop Anda. Tentu saja ada banyak banget unduhan aplikasi populer (yang gratis juga banyak hehe) dan penawaran eksklusif buat ASUSmania!

Soal harga, ASUS VivoBook 15 A516 dipatok dengan harga yang menarik banget. Ada 8 pilihan tergantung dengan pilihan prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, serta kualitas layar monitor.

Dengan semua fasilitas yang ditanamkan di seri ini, harga ASUS A516 termasuk worthed banget, lho.

Yang paling ekonomis, dengan fasilitas Windows 10 Home/Intel® Celeron® N4020 Processor/4G/256G PCIE+housing/HD/Office Pre-installed), ASUS mematok harga Rp 5.299.000.

sebagai laptop entri level dengan berbagai fasilitas yang mumpuni seperti di atas, harga ASUS VivoBook 15 A516 boleh dibilang layak beli alias worthed banget!

Sedangkan yang paling tinggi spesifikasi di seri ini, yakni dengan fasilitas Windows 10 Home/Intel® Core™ i5-1035G1 Processor/MX330/8G/1TB+256G PCIE/VIPS FHD/Office Pre-installed, dipatok pada harga Rp 11.099.000. Jujur saja, sebagai laptop entri level dengan berbagai fasilitas yang mumpuni seperti di atas, harga ASUS VivoBook 15 A516 boleh dibilang layak beli alias worthed banget!

Dengan segala macam keunggulannya, ASUS VivoBook 15 A516 sudah pasti bikin kepincut siapapun yang lagi cari laptop entri level.

Duh, nge-review laptop ASUS VivoBook 15 A516 bener-bener bikin saya makin kesengsem. Sudah nggak sabar rasanya punya satu lagi laptop yang bisa dibikin senjata andalan suami buat cari rejeki. Semoga lekas punya si ASUS VivoBook 15 A516 ini dan nggak lupa pandemi Covid-19 lekas pergi.

 

 

Spesifikasi Lengkap ASUS VivoBook 15 A516

Main Spec. ASUS VivoBook 15 (A516)
CPU Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)
Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)
Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)
OS Windows 10
Memory Up to 8GB DDR4 RAM
Storage 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
512GB PCIe® Gen3 x2 SSD
1TB HDD + 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
Display 15.6”, FHD (1920 x 1080) 16:9, Anti-glare
15.6”, HD (1366 x 768) 16:9, Anti-glare
Graphics NVIDIA® MX330
Intel UHD Graphics
Input/Output 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Wi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1
Audio SonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery 37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension 36.02 x 23.49 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight 1,8 Kg
Colors Transparent Silver, Slate Grey
Included Software: ASUS Splendid, ASUS Tru2life Video, ASUS AudioWizard
Warranty 2 tahun garansi global

 

  • Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS – 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition bersama dewirieka.com
  • Referensi dan Foto-foto produk diambil dari https://www.asus.com/id/Laptops/For-Home/Everyday-use/ASUS-A516/

Indonesia Lebih Sehat dengan Sarapan

Pentingnya Sarapan

“Sarapan dulu, nanti lemes di sekolah!”

Sebuah kalimat yang selalu meluncur dari ibu setiap kali saya mau berangkat sekolah (kala itu). Meski bukan “orang kesehatan”, Ibu adalah perempuan paling bawel soal ini. Beliau pasti uring-uringan kalau anak-anaknya ogah atau lupa sarapan. Buat Ibu, sarapan adalah hal penting untuk mengawali hari kita.

“Makan roti sama minum susu aja nggak apa. Yang penting perutnya keisi,” kata ibu (lagi) setiap kali saya menolak sarapan dengan alasan nggak sempat. Sebenarnya bukan nggak sempat sih, tapi lebih ke malas. Haha.

Ternyata sarapan ini penting banget, lho! Menurut para ahli dalam jurnal Circulation, sebuah jurnal kesehatan dari American Heart Association, ada kaitan antara sarapan dengan risiko penyakit jantung. Dalam jurnal itu disebutkan bahwa mereka yang melewatkan sarapan memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Serem, ya!

 Dampak Nggak Sarapan

Masih berdasarkan jurnal itu, mereka yang nggak sarapan ternyata memiliki risiko kenaikan berat badan lebih besar. Lho, perut nggak keisi kok malah kena risiko kelebihan berat badan? Why? Ternyata kondisi perut yang kosong dari pagi sampai siang membuat kita jadi balas dendam makan banyak di siang hari.

Sarapan juga membuat kita lebih siap melakukan aktivitas. Perut yang terisi membuat kita jadi lebih konsentrasi dalam menjalani hari. Sebab, lambung akan terisi kembali setelah 8 – 10 jam kosong selama tidur semalaman. Nah, saat inilah kadar gula menurun sehingga pasokan energi ke otak kurang ketika meninggalkan sarapan. Kalau ini emang bener sih.

Pernah suatu kali saya skip sarapan saat berangkat sekolah (waktu itu masih SMA). Pas banget itu hari Senin dan wajib upacara. Matahari mulai terik saat kami berbaris dan harus mendengar ceramah guru.

Saya yang nggak sarapan saat itu mulai merasa pusing, perut keroncongan dan berakhir maag saya kumat. Aaaaah… sumpah deh seharian itu jadi bad mood di kelas. Alhasil, saya jadi nggak konsentrasi belajar di kelas, malah harus berbaring di UKS. Makanya, bilang sama Dilan, yang berat itu bukan rindu, tapi nahan laper perut keroncongan sampe keliyengan gegara nggak sarapan! Berat ini, mah. Hehehe.

Sejak saat itu saya nggak mau melewatkan sarapan. Pun ketika sudah menjadi seorang ibu. Kalau sehari aja skip sarapan, buyarlah yang namanya good mood. Secara kan ya saya harus mengurus bayi dan rumah 24 jam seharian. Nah, kalau paginya perut keroncongan biasanya bawaannya uring-uringan haha. Nggak bagus juga dong buat saya, anak dan keluarga. Itulah kenapa saya biasakan juga sarapan ke anak dan suami. Meski sesuap dua suap yang penting ada asupan makanan di pagi hari.

Kalau pun nggak sempat buat sarapan, saya usahakan makan roti ataupun minum susu, salah satunya Energen di pagi hari. Untuk yang satu ini, saya biasa stok di rumah. Jaga-jaga kalau pagi hari udah lapar berat tapi belum sempat masak. Tinggal seduh dengan air hangat, seruput, sedap deh.

Kenapa Energen?

Selain karena praktis, ternyata banyak banget kandungannya yang bermanfaat buat tubuh. Misalnya oat yang mengandung serat tinggi. Makanan satu ini dapat membantu mengurangi kolesterol. Selain itu melancarkan pencernaan dan bagus buat jantung.

Nggak hanya mengandung oat dan susu, di dalam Energen juga mengandung telur serta kaya vitamin dan mineral. Dan, yang paling penting varian rasanya beragam. Ada rasa coklat, vanilla, kacang hijau, dan jahe. Kalau saya sih suka semuanya. Hehehe.

sumber: www.mayora.com

Resep Sarapan Kilat Mudah dan Bergizi dengan Energen

Biasanya alasan utama melewatkan sarapan adalah karena nggak sempat masak. Nah, Energen juga gampang diolah dan disajikan dengan berbagai cara, lo. Berikut ini beberapa resep yang biasanya saya buat kalau lagi ribet (malas). Hehehe. Selamat mencoba!

 

Smoothies Banana Chocoberry

 

Bahan

 

  • 1 sachet Energen rasa coklat
  • 1-2 buah pisang
  • 3-4 buah strawberry
  • 1 sendok makan nutella
  • Es batu secukupnya (optional)

 Cara membuat

  • Blender semua bahan jadi satu. Sajikan selagi dingin.

 

Steamed Apple Oat

 

Bahan

  • 4 sdm oat
  • 1 butir telur
  • 1 sdm margarine cair
  • 1 apel, diparut
  • Sejumput keju (optional)

 

Cara  membuat

  • Kocok telur, masukkan semua bahan kecuali topping. Lalu, aduk hingga rata.
  • Masukkan ke dalam cetakan, taburi dengan topping.
  • Kukus kurang lebih 20 menit
  • Sajikan

Bisa hidangkan bersama Energen rasa vanilla atau cokelat. Sesuai selera

Nah, gimana resepnya? Gampang banget, kan? Meski mudah dan praktis tapi tetap bergizi, lho. Yuk dicoba dan jangan lupa sarapan, ya! Ada yang punya resep sarapan simple lainnya? Mari kita sharing!

 

sumber:

  1. https://www.femina.co.id/health-diet/baca-4-alasan-pentingnya-sarapan-sehat-sebelum-jam-9
  2. https://www.huffingtonpost.com/2012/10/16/health-benefits-breakfast_n_1968248.html
  3. https://www.huffingtonpost.com/ornish-living/health-benefits-breakfast_b_7506696.html

#BukaInspirasi Srikandi-srikandi Berpenghasilan Jutaan Rupiah dari Rumah

Ada beberapa perempuan yang galau kala memutuskan untuk undur diri dari karirnya sebagai pegawai kantoran. Sebagian besar karena alasan keluarga dan anak.

Kadangkala merasa resah sebab pemasukan keuangan keluarga menjadi lebih “singset” dari satu pintu saja. Sehingga beberapa pos kerapkali perlu ditunda atau mementingkan hal yang urgent lebih dahulu.

Namun, Kartika Nurharini menepis semua anggapan tersebut. Ia tidak ingin terombang-ambing dalam kegalauan panjang hanya karena persoalan finansial. Menurutnya seorang perempuan juga bisa berpenghasilan dari rumah. Ia pun memutuskan berjualan online di sebuah marketplace, yakni Bukalapak.

Hampir setiap hari Tika, sapaan akrabnya, memantau dagangan sandalnya melalui akun ‘Butika Shop’ di Bukalapak. Ibu beranak dua tersebut dengan teliti dan selektif memilih produk-produk terbaiknya untuk dijual di pasar online. “Setiap hari saya manage tiap produknya, misalnya gonta ganti judul, update stok, dan lain-lain,” ujarnya saat saya temui di kopdar komunitas Srikandi Bukalapak Surabaya pada Minggu (14/9) lalu.

Tidak hanya mengatur tiap produknya, Tika juga rajin memantau harga, menghandle toko online di laman khusus, memantau dagangan di media sosial, dan tentu saja memantau para pesaingnya. Bagi seorang ibu rumah tangga hal tersebut tentu tidak mudah. Sebab ia masih harus mengurus anaknya yang berusia 10 bulan dan kelas 6 SD. “Alhamdulillah dibantuin sama admin. Saya mengatur kerjaan online kalau sudah selesai semua ‘tugas negara’ (baca: urusan domestik),” ujarnya sembari terkekeh.

 

Pertama Kali Jualan Online

Sejak lulus kuliah Tika bertekad untuk menjadi pengusaha. Dia mengaku trauma lantaran semasa kecilnya waktu bersama kedua orangtua tidak banyak. “Dulu kedua orangtua saya pegawai kantoran. Sering ditinggal. Makanya pingin buka usaha sendiri, bekerja dari rumah sambil bisa menjaga anak dan mengurus keluarga,” paparnya.

Tika (kanan) saat sharing di kopdar Srikandi Bukalapak Surabaya, Minggu (14/9).

Tika ingat betul produk pertama yang ia pasarkan di online adalah jilbab. Delapan tahun lalu ia memasarkan dagangannya melalui media sosial seperti Facebook. Namun karena terkendala di bagian produksi, usaha tersebut hanya bertahan selama tiga tahun saja. “Nyari penjahitnya agak susah yang benar-benar bagus. Selain itu produk jilbab harus sering up date, kalau enggak ya bisa ketinggalan,” kenangnya.

Tika pun lantas memutar otak. Dia harus berjualan yang lain. Akhirnya produk sandal pun menjadi pilihannya. Itu pun karena ketidak sengajaan. “Waktu itu tetangga jualan sandal yang diambil dari pabrik. Eh, dia menawarkan saya juga. Saya coba lah, lalu saya jualkan ke marketplace online,” kisahnya.

 

Alasan Jualan di Bukalapak

Bukalapak mem#BukaInspirasi Tika untuk berjualan di sebuah marketplace. Menurutnya,  jika hanya berjualan online melalui media sosial konsumen kurang menaruh kepercayaan seratus persen. Sehingga dipilihlah Bukalapak sebagai media untuk mengembangkan penjualan produknya di pasar online.

Tika mengaku persaingan di pasar online cukup ketat. Saat membuka akun pertama kali di Bukalapak tentu saja produknya tidak segera ‘pecah telor’. Dia mengaku membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan agar produknya laku terjual. “Itu pun baru dua hingga tiga pasang dalam sehari. Ya memang karena baru mempelajari, gimana sih jualan di marketplace itu,” tuturnya.

Berkat kegigihan, ketekunan dan kerja keras Tika, lambat laun tokonya menjadi laris. Pembeli mulai berdatangan silih berganti. Kini ia bisa menjual produk sandalnya sekitar 30 pasang dalam sehari. Sandal yang dibanderol seharga Rp 50 ribu – Rp 300 ribu itu kini memiliki pelanggan dari berbagai daerah. “Yang beli dari mana-mana. Jakarta, Sulawesi, Bandung, dan lain-lain,” ujar Tika.

Tika mengaku sejak berjualan di Bukalapak penjualannya meningkat hingga 30 persen. “Apalagi di Bukalapak tuh ada program gratis ongkir. Untung banget dong buat pelapak bisa meningkatkan penjualan,” katanya.

Menurutnya, sistem penjualan dan pembayaran di Bukalapak juga aman dan terjaga. Sehingga antara pelapak dan pembeli tidak perlu khawatir. “Sistemnya rapih banget. Selain itu target market yang disasar jelas, dan ada aplikasi di HP, jadi saya bisa memantau di mana saja,” jelasnya.

Para Srikandi Bukalapak Surabaya

Tika mengaku semakin senang saat mengetahui di Bukalapak juga diwadahi komunitas untuk para pelapak. “Kita jadi saling support sesama pelapak. Saling sharing soal bisnis dan bantuin promo jualannya temen-temen,” tuturnya. Setiap bulan mereka melakukan kopdar saling berbagi ilmu. “Topiknya beragam. Mulai dari bagaimana meningkatkan omzet, bagaimana strategi promo di pasar online, dan lain-lain.”

Seperti yang dilakukan para Srikandi Surabaya Minggu (14/9) lalu mereka bertemu di sebuah rumah makan di Surabaya. Meningkatkan omzet di marektplace menjadi bahasan utama. Lebih kurang sebanyak 20 srikandi Surabaya menyimak dan saling berbagi tips bagaimana agar dagangan mereka laku terjual di pasar online. “Kami biasa lakukan kopdar sebulan sekali. Temanya juga beragam. Ya nggak jauh-jauh dari bisnis lah,” kata Tika salah satu pengurus komunitas Srikandi Bukalapak Surabaya. Meski judulnya “Srikandi Surabaya” namun rupanya pelapak juga datang dari luar kota pahlawan tersebut. Misalnya, dari Gresik, Sidoarjo, Tulungagung dan Malang.

Selain Tika, ada pula Yoetty yang juga tergabung dalam komunitas Srikandi Bukalapak Surabaya. Ibu berputra dua tersebut baru saja memutuskan ‘keluar’ dari pekerjaannya di kantor pada Februari lalu. Ia pun memilih jalur yang sama dengan Tika, yakni membuka akun di Bukalapak dan berjualan di sana.

Banyak produk berkualitas yang dijual dalam produk flash sale

Yoetty tergolong pelapak baru di Bukalapak. Namun ia telah merasakan banyak keuntungan saat berjualan di marketplace tersebut. “Banyak program yang menguntungkan buat pelapak maupun pembeli, misalnya flash deal, free ongkir, voucher-voucher, dan harga promo di beberapa momen tertentu seperti hari kemerdekaan kemarin,” terangnya.

Ada juga harga promo di momen-momen besar, seperti hari kemerdekaan.

Kedua perempuan tersebut membuktikan bahwa meski di rumah juga bisa berpenghasilan bahkan hingga jutaan rupiah. Bukalapak telah mem#BukaInspirasi para perempuan untuk produktif dan berpenghasilan dari rumah. Jadi, tidak ada kata terlambat untuk memulai bisnis dari rumah. Kamu kapan? 😉

 

NB: tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog bertema #BukaInspirasi dari Bukalapak.