Satu hal yang sering dianggap sepele tapi sangat menganggu aktivitas adalah anyang-anyangan. Dan hal ini pernah saya alami waktu hamil.

Saat itu usia kandungan sudah memasuki delapan bulan. Bawaannya pengen ke kamar mandi terus. Sedikit-sedikit pengen buang air kecil (BAK). Kata dokter sih karena usia kandungan sudah mulai membesar, janin semakin menekan perut bagian bawah. Akhirnya timbul rasa ingin BAK secara kontinyu.

Nah, karena perut terasa semakin begah, saya jadi mager kalau harus bolak-balik ke kamar mandi. Alhasil, saya tahan-tahan sampai betul-betul terasa “penuh”. Kalau dipikir-pikir sekarang… duh, kok jorok sih. Haha…

Kelakuan inilah yang menimbulkan anyang-anyangan. BAK saya jadi tidak lancar. Tes… tes… tes… cuman secuprit-secuprit macam rintik hujan di sore hari #halah. Kalau BAK jadi terasa agak nyeri dan bawaannya ingin BAK terus menerus.

“Minum air yang banyak. Jangan ditahan-tahan kalau mau pipis!” omel Ibu saat tahu saya mengalami anyang-anyangan. Setelah melakoni saran beliau memang sih berangsur-angsur membaik.

Rupanya saya baru tahu kemarin (21/7) saat talkshow bertajuk Aktif dan Percaya Diri dengan Memelihara Saluran Kemih bersama Combiphar di Malang bahwa

anyang-anyangan adalah salah satu cikal bakal penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK)! “Hampir 50 persen perempuan pernah mengalami ISK“, ujar dr. Novina Purwita Kartikarini, SpOG (K) yang mengupas tuntas soal ISK ini.

 

dr Novina mengupas tuntas soal bahaya ISK dan bagaimana cara mencegahnya di Hotel Ibis Styles Malang, Minggu (21/7).

Anyang-anyangan Bisa Berujung ISK

Mengapa perempuan lebih berisiko terkena ISK?

  1. Sebab saluran kandung kemih perempuan lebih pendek daripada laki-laki serta dekat dengan anus, sehingga lebih mudah bagi bakteri untuk menembus dinding pertahanan bahkan ke saluran kemih hingga ginjal;
  2. Pada ibu hamil, sistem pengeluaran urine dari ginjal ke kandung kemih bekerja lebih berat sehingga terjadi keterlambatan dalam pengosongan kandung kemih. Hal ini yang membuat infeksi lebih rentan terjadi;
  3. Menopouse. Berkurangnya elastisitas kandung kemih dan aliran urine memicu pertumbuhan E. coli.

Dokter Novina mengungkapkan penyebab ISK terjadi disebabkan oleh adanya bakteri E. coli pada dinding saluran kemih. Bakteri ini hidup di saluran pencernaan manusia dan dikeluarkan melalui anus bersamaan dengan feses.

Nah, kalau bakteri E. coli ini nggak sengaja masuk ke saluran kemih dan menempel di saluran kemih lalu didiamkan begitu saja, maka akan menyebabkan ISK. Kata dokter asli Malang ini pasien ibu hamil yang mengalami ISK bisa membawa risiko besar terhadap janinnya. Di antaranya bisa menyebabkan:

  1. Kelahiran prematur;
  2. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR);
  3. Preeklampsia;
  4. Hipertensi;
  5. Gagal ginjal;
  6. Kematian janin.

Aduh, serem ya. Ternyata anyang-anyangan bisa berdampak mengerikan!

Sebenarnya anyang-anyangan hanyalah gejala awal bahwa ada indikasi infeksi saluran kemih. Adapun gejala lainnya juga bisa menjadi tanda ISK dan perlu pengobatan lebih lanjut. Di antaranya:

  • Buang air kecil terasa sakit;
  • Nyeri pada panggul;
  • Buang air kecil disertai darah;
  • Demam tinggi;
  • Nyeri perut bagian bawah;
  • Hilang nafsu makan.

 

penyebab anyang-anyangan
Penyebab anyang-anyangan. Sumber : situs Prive Uri-cran

ISK ini ternyata juga bisa menyerang laki-laki lho. Dan itu pernah kejadian pada suami saya. Ceritanya waktu itu doi lagi dalam perjalanan dari Malang ke Madiun. Selama lima jam perjalanan darat dengan bus. Di tengah perjalanan suami saya sempat menahan BAK.

Nggak tanggung-tanggung dong nahannya kurang lebih hingga dua jam sampe tiba di Madiun! Bayangkan selama itu menahan kencing. Alhasil, beberapa waktu kemudian suami mengeluh kalau setiap BAK merasakan nyeri. Awalnya saya memintanya untuk banyak minum. Tapi hingga beberapa hari kemudian keluhannya tidak juga berkurang.

Saat konsultasi ke dokter ternyata suami didiagnosis mengalami gejala ISK. Akhirnya diresepkan antibiotik. Alhamdulillah berangsur pulih. Sekarang doi kapok deh nahan-nahan BAK.

Bagaimana Mencegah ISK?

Menyimak talkshow kali ini saya jadi makin paham kalau anyang-anyangan bukan persoalan sepele, meski sering terjadi karena kebiasaan buruk kita yang dianggap sepele. Lalu bagaimana caranya supaya sakit yang satu ini bisa dicegah?

Kata dokter Novina, anyang-anyangan wajib dicegah sejak awal agar tidak berujung pada ISK, yakni dengan:

  1. Minum air mineral sebanyak 1,5 – 3 liter/hari. Air mineral yang cukup dapat membantu mengeluarkan bakteri yang menempel di kandung kemih melalui urine;
  2. Hindari menahan BAK. Saat menahan kencing otot-otot kandung kemih bekerja terlalu berat dan kelelahan, sehingga membuat urine tertampung lebih lama di kandung kemih. Hal ini menjadi lahan subur bagi bakteri untuk berkembang biak;
  3. Menjaga higienitas. Usahakan kondisi area kewanitaan dalam kondisi kering dan tidak lembab;
  4. Rutin mengganti celana dalam;
  5. Membersihkan area kewanitaan dengan arah yang benar (dari depan ke belakang);
  6. Pemeriksaan urine ke dokter secara rutin;
  7. Istirahat yang cukup;
  8. Mengonsumsi buah cranberry.

 

Cranberry Efektif Mencegah Anyang-anyangan dan ISK

Menurut penelitian para ahli, buah cranberry efektif mencegah anyang-anyangan dan infeksi saluran kemih. Sebab buah ini kaya akan proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E. coli pada dinding saluran kemih.

Menurut beberapa penelitian di Amerika, buah mungil yang rasanya asam ini sering dikonsumsi para wanita untuk mencegah ISK dan terbukti efektif.

 

prive uricran
Michaela Talitha, Brand Manager Prive Uri-cran menjelaskan khasiat buah Cranberry.

Hanya saja buah ini tidak umum dijual di pasar maupun di supermarket. Kalaupun ada sebagian besar ya impor dari luar negeri. Jatuhnya harga jadi lebih mahal. Tapi nggak perlu khawatir karena kini Combiphar memberikan solusinya lewat Prive Uri-cran yang mengandung ekstrak buah cranberry. 

Waktu talkshow kemarin saya sempat mencicipi Prive Uri-cran Plus yang bentuknya serbuk dalam kemasan sachet. Dilarutkan dalam air dingin… hmmm… rasa asamnya pas dan segar! Selain berbentuk serbuk, ada pula Prive Uri-cran yang berbentuk kapsul. Kedua varian tersebut aman diminum setiap hari. 

Packagingnya yang varian serbuk dan kapsul juga simpel sehingga mudah dibawa saat travelling atau ke mana pun kita pergi. Praktis dan nggak perlu repot-repot keliling supermarket nyari buah yang kudu impor dulu itu.

 

varian Prive Uri-cran
Ada dua varian Prive Uri-cran : sachet dan kapsul

 

Selain itu mengonsumsi Prive Uri-cran ini sebenarnya jauh lebih aman daripada harus minum antibiotik setiap hari. Karena cara kerja antibiotik sendiri adalah mematikan seluruh bakteri yang ada di dalam tubuh, bakteri jahat maupun baik. Padahal tubuh kita kan tetap butuh bakteri baik.

Nah, Uricran yang mengandung probiotik (bakteri baik) ini baik bagi tubuh. Selain itu antibiotik juga nggak dianjurkan untuk ibu hamil. So, Prive Uri-cran ini solusi baik buat ibu hamil, perempuan muda maupun tua bahkan laki-laki dan anak-anak usia 4 tahun ke atas untuk mencegah anyang-anyangan. 

Kalau pengen tahu info terbaru soal ISK dan Uri-cran, bisa dikunjungi lewat situsnya nih di www.uricran.co.id

Prive Uri-cran ini juga mudah kok dicari. Bisa dibeli di Apotek K-24, Kimia Farma, Watson, Guardian, atau apotek terdekat dari rumah. Kalaupun tidak sempat keluar rumah atau mager bisa juga dipesan lewat online seperti di Lazada.

Oh, ya! Sekarang lagi ada kuis berhadiah tiket ke acara puncak UriCrevent lho! Hayuk ikutan karena caranya mudah banget! Coba cek instagram @uricran.id karena nantinya akan terpilih 5 orang yang beruntung untuk dapat tiket ke acara final Uricrevent di Jakarta!

Jadi, jangan sampai nggak ikutan ya! Caranya tinggal cek kuisnya di Instagram @uricran.id dan jawab pertanyaannya di kolom komentar. Jangan lupa pakai #uricran dan #uricrevent ya! Good luck dan sampai ketemu di eventnya!

#uricran #uricranwomenscommunity #combiphar #Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here