Salah satu barang penting dalam dunia per-bayian adalah diaper alias popok. Untuk ibu-ibu zaman now jelas popok sekali pakai (pospak) menjadi salah satu pilihan. Termasuk saya, hehe. Praktis dan simpel menjadi alasan.

Memilih diaper terkadang susah susah gampang. Ada yang harganya murah, eh ternyata bikin ruam popok. Ada pula yang harganya mahal, tapi daya serapnya kurang. Salah pilih bisa-bisa bikin kita rugi. Selain rugi di kantong, rugi pula buat anak dari segi kesehatan.

Makanya teliti sebelum membeli itu penting. Nggak hanya soal harga tetapi juga bahan dan kualitas diaper. Menurut artikel yang dilansir dari laman dr. Rina, sebaiknya ortu perlu waspada terhadap popok yang menggunakan bahan-bahan kimia berupa dioxide, baik sulfur maupun chlorine dioxide. Sebab, bahan-bahan tersebut diduga dapat menyebabkan kanker.

Lalu, saya pakai diaper apa buat si Akmal?

Happy Diapers menjadi pilihan. Kenapa pospak ini?

1. Bahan

Seperti yang sudah saya bilang di awal, sebelum membeli produk bayi, melihat bahan yang terkandung di dalamnya itu penting. Nah, Happy Diapers ini mengandung bahan baku pilihan dari seluruh dunia. Mulai dari Amerika, Turki, Taiwan dan Jepang.

44 persen bahannya mengandung woodpulp yang diambil dari Amerika. Bahan ini memiliki daya serap yang sangat tinggi. Selain itu, super absorbency gel-nya membuat popok tetap kering. Ini penting karena bisa menampung pipis lebih banyak. Secara, kan bayi pipisnya kadang kurang kontrol hehe… Udah gitu frekuensinya sering banget.

Setelah dilakukan uji penyerapan cairan, tampak popok Happy Diapers lebih menggembung dibanding popok merek lain. Menandakan Happy Diapers menyerap cairan lebih banyak.

 

Happy Diapers juga mengandung 23 persen berbahan non woven. Bahan ini sejenis kain yang terbuat dari busa polypropylene berbentuk serat panjang. Kelebihannya memiliki daya serap air yang cukup tinggi, lembut dan elastis. Terbukti sih, waktu Akmal pake ini bisa menampung pipisnya yang banyak dan nggak bocor.

2. Bebas Ruam

Happy Diapers ini ink safety, jadi tinta bebas dari logam berat sehingga aman banget buat kulit bayi. Kalau disentuh memang bahannya lembut banget. Pospak ini juga memiliki distribution layer (ADL), lapisan tambahan untuk mendistribusi cairan jauh lebih cepat sehingga kulit bayi tetap kering. Jadi, meminimalisir terjadinya ruam.

3. Design

Bagian pinggang Happy Diapers elastis dan lembut. Jadi nggak menimbulkan bekas merah di kulit Akmal. Kan kadang ada tuh diaper yang ngecap sampe kulit jadi kemerahan sehingga bikin iritasi.

Selain itu pattern diapernya lucu-lucu banget. Ada 20 motif yang berbeda dan bisa dipilih sesuka hati. Meskipun bukan bagian yang urgent dalam pemilihan pospak, tapi motif beragam ini bisa jadi pilihan. Lumayan lho buat bahan ajar bayi pas lagi ganti diaper haha. Biasanya kan paling riweuh tuh kalau ganti diaper, yang dianya bolak balik mau tengkureplah, mau keburu kabur duluanlah atau malah nangis karena bosan haha. Nah, motif yang lucu di Happy Diapers ini bisa jadi pengalih situasi hehe.

sumber: Happy Diapers

4. Packaging

Saya suka banget sama packagingnya. Rapi, elegan dan higienis. Kebetulan Happy Diapers menyediakan free sample untuk buibu/bunda/mama yang pengen mencoba diaper ini. Untuk yang free sample ini dikemas dalam kotak dan dibungkus satu persatu. Jadi gampang kalau dibawa bepergian kemana-mana.

Nah, untuk mendapatkan free samplenya gampang banget. Tinggal pesan aja di lamannya Happy Diapers. Lalu, lakukan transaksinya dengan metode pembayaran credit card. 

Pospak ini memang tergolong baru di Indonesia. Makanya agak susah kalau nemunya di toko offline, masih jarang banget. Tapi tenang, Happy Diapers ini tersedia di toko-toko online, seperti shopee, blibli, tororo, orami, dan lazada

Menurut saya, Happy Diapers ini termasuk pospak yang recommended. Meski tergolong baru namun bisa bersaing dengan diaper premium lainnya. Hanya saja memang harganya sedikit lebih tinggi dibanding yang lain. Tapi, bukankah selalu ada harga untuk setiap kualitas?

Jadi, intinya buibu semua mesti coba deh pakai juga Happy Diapers buat si buah hati. Selamat mencoba, ya!

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here