“Bunda, aku bosen di rumah terus!” ungkap Akmal beberapa waktu lalu saat saya asyik masak di dapur.

Maklum sejak pandemi sebagian besar aktivitas dihabiskan di rumah saja. Kalau dulu setiap weekend saya biasa mengajaknya bermain ke taman atau ke perpustakaan kota atau sesekali ke tempat wisata.

Namun saat ini semua kegiatan ke luar rumah serba terbatas. Bahkan pada akhir pekan atau liburan kami harus rela berdiam diri di rumah saja. Nggak apa deh demi mengurangi angka penyebaran virus dengan tidak bepergian keluar kota dan tetap patuh kepada prokes.

Sedih sih melihat Akmal hanya bermain sendiri di rumah tanpa berinteraksi langsung dengan teman sebayanya. Beberapa waktu terakhir saya mendapati Akmal sedang melamun di teras sambil memandang keluar pagar.

Saat saya tanya sedang apa, dia menjawab dengan mimik muka memelas, “Aku pengen main sama Devan dan Della. Tapi kata papanya harus jaga jarak,” . Nelangsa nggak sih bun mendengar anak kita ngomong begitu.  Inilah tantangan orangtua zaman now, ya. Kita harus kreatif mencari berbagai aktivitas seru dan edukatif meski di rumah saja.

Beberapa kegiatan di bawah ini menjadi hal yang sering kami lakukan sejak jarang keluar rumah.  Bisa menjadi rekomendasi nih bunda untuk kegiatan liburan yang menyenangkan.

  1. Berkebun

Menyiram tanaman, menanam bibit-bibit baru ke dalam tanah atau sekadar memberi pupuk ke tanaman  juga bisa menjadi arena “bermain” lho bagi anak-anak.

Akmal paling suka bagian menyiram tanaman. Baginya bermain air adalah layaknya wahana air mancur hihi. Kalau sudah diberi selang untuk menyiram bisa setengah jam sendiri lupa waktu.

Dengan berkebun anak-anak belajar banyak hal. Belajar mengenal ciptaan Allah yang begitu kaya, menyayangi tanaman dan peduli lingkungan. Selain itu bisa membuatnya lebih aktif bergerak meski di rumah saja.

  1. Membuat kue atau memasak di dapur

.Sesederhana membuat kue bola-bola coklat saja Akmal senangnya bukan main. Menghancurkan biskuit, menuang air ke dalam tepung, mengaduk adonan kue, menaburkan meses coklat dan keju adalah bagian yang membuatnya antusias.

Kalau sedang memasak untuk keluarga saya juga melibatkan Akmal. Saya memberinya kesempatan untuk sekadar menaburkan garam atau bahkan memotong tempe meski hasil potongannya miring ke sana kemari hahaha. Tidak mengapa, karena dengan begitu Akmal jadi belajar jenis-jenis bahan makanan, bumbu dan juga melatih motorik halusnya.

  1. Membuat DIY Mainan

Jujur saja saya tipikal yang malas bebikinan hihi. Namun sejak ada Akmal kerjaan saya malah kepoin ide-ide membuat DIY mainan dari media sosial. Bermodal bahan-bahan bekas yang ada di rumah kami bisa membuat prakarya sederhana yang membuat Akmal jadi lupa sama gadget.

Misalnya saja membuat roket-roketan yang kami buat dari kardus. Saya bagian membuat pola roket di atas kardus lalu mengguntingnya. Sementara Akmal bagian menempel hiasan dan mewarnai roketnya. Yaaah, meski hasil mewarnai Akmal banyak yang keluar garis, saya tetap mengapresiasinya dan dia juga senang sekali.

  1. Liburan Virtual ke Planet Mochi

Kalau saya kehabisan ide mau mengajak main apa lagi sama Akmal, saya berburu info kegiatan online yang bisa mengedukasi anak. Sekarang kan banyak banget tuh event online untuk anak yang menyenangkan dan tetap edukatif.

Seperti yang Akmal ikuti beberapa pekan lalu yakni Liburan ke Planet Mochi bersama Paddle Pop!

Yuk Liburan Ke Planet Mochi Bersama Paddle Pop!

 

Melihat fakta anak-anak harus liburan di rumah saja, es krim legendaris Paddle Pop menghadirkan kegiatan virtual yang menyenangkan yakni menjelajah Planet Mochi. Aktivitas liburan virtual yang diadakan pada Sabtu, 17 Juli lalu ini juga mengajak serta Keluarga Melki Bajaj dan komunitas bermain Buumi Playscape.

 

Paddle Pop mengajak kami semua menjelajah keajaiban luar angkasa dan jalan-jalan ke Planet Jupiter. Pas banget Akmal lagi suka sama sesuatu yang bertema luar angkasa. Sewaktu saya memberitahunya akan jalan-jalan ke luar angkasa secara online, dia girang sekali. “Waaah pasti seru ya, bunda! Nanti ada roketnya, nda?” tanyanya antusias.

Terbang ke Planet Jupiter

Lima belas menit sebelum jelajah virtual ke planet dimulai, kami sudah bersiap di depan laptop. Ya, kali ini kami bermain bersama lewat aplikasi zoom. Selain Akmal, ternyata sudah banyak anak-anak yang menanti jelajah virtual ke Planet Jupiter.

Kak Nurul sebagai host menyapa hangat anak-anak yang sudah hadir. Selain itu juga ada keluarga Melki Bajaj yang ikut antusias untuk bersama-sama melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Sebelum benar-benar terbang ke planet Jupiter, kak Nurul mengajak kami semua untuk pemanasan dengan menari bersama. Dance ala Paddle Pop dipandu dengan atraktif oleh kak Lintang. Lagu Paddle Pop yang cheerful itu mengundang anak-anak untuk ikutan menari gembira bersama.

Selanjutnya, Kak Ninda dan kak Nurul bersiap meroket bersama menjelajah ke planet Jupiter. Wuuuuusss! Hanya dalam sekejap roket kami sudah sampai di Planet Jupiter.

“Jadi kita akan menyelesaikan misi di planet Jupiter ini ya, anak-anak. Kita akan bermain tiga permainan. Yang pertama ada moon dough pottery, alien egg game dan mochi sugar swirl. Sudah siap semua yaaa bahan-bahannya?” kata kak Ninda yang memandu misi dalam penjelajahan planet Jupiter tersebut.

Sebelum melakukan misi yang membuat anak-anak penasaran, Kak Ninda dan Kak Nurul mengenalkan fakta menarik nih mengenai planet Jupiter.

Apa saja fakta menarik tentang planet Jupiter ?

  1. Pertama, Planet Jupiter adalah planet yang terdekat kelima dari matahari. Masya Allah kebayang ya gimana
  2. Kedua, planet Jupiter termasuk planet terbesar di tata surya.
  3. Ketiga, ternyata nama Jupiter itu dimabil dari nama raja para dewa dalam mitologi Romawi karena merupakan planet terbesar
  4. Keempat, planet Jupiter juga memiliki cincin, lho seperti planet Saturnus hanya saja sulit dilihat
  5. Kelima, planet Jupiter dikelilingi oleh 79 bulan. Wah, banyak sekali ya. Padahal Bumi saja hanya dikelilingi satu bulan saja.

Setelah menyampaikan fakta menarik planet Jupiter, waktu yang ditunggu anak-anak untuk menyelesaikan tiga misi akhirnya tiba! Apa saja kah itu? Baca terus sampai habis, ya!

Moon Dough Pottery

Misi pertama dalam liburan virtual ke planet Jupiter kali ini adalah membuat Moon Dough Pottery. Kak Ninda mengajak kami membuat adonan berbentuk bulan. Alat dan bahannya mudah sekali ditemukan di rumah. Bermodal bahan tepung terigu, kopi bubuk, dan air kami sudah bisa membuat benda-benda luar angkasa seperti bulan dan bintang.

Pertama, kak Ninda menuangkan tepung terigu ke dalam sebuah wadah. Kemudian dicampurkan dengan air dan bubuk kopi. Lalu semua adonan itu diaduk menjadi satu hingga merata.

“Aku aja bunda yang gulung-gulungin playdoughnya!” seru Akmal saat kak Ninda memandu kami semua untuk menipiskan adonan yang sudah diaduk tadi.

Selanjutnya, adonan tersebut dicetak berbentuk bulan. Nah, bagian ini Akmal juga suka sekali. Berhubung tidak punya cetakan berbentuk bulan, maka kami siasati dengan mengguanakan gelas berbentuk bundar.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar bermain saja, lho namun memberikan pengalaman belajar pada anak. Anak-anak jadi terlatih kemampuan motorik halusnya. Saat meremas dan mencetak adonan, otot-otot jari mereka sesungguhnya bekerja untuk mempersiapkan pre writing skills mereka. Aktivitas ini penting sekali untuk di masa mendatang dan berpengaruh terhadap kesiapan anak dalam menulis (memegang pensil).

Alien Egg Game

Misi selanjutnya adalah menyelamatkan telur-telur alien yang bertebaran di planet. Kali ini kak Ninda mengajak kami untuk memindahkan telur-telur alien itu ke dalam tempat yang aman. Bagaimana cara bermainnya? Simak di bawah ini ya!

Aktivitas kali ini nggak kalah seru sama misi sebelumnya. Akmal antusias sekali saat memindahkan telur-telur alien itu dari satu wadah ke wadah lain. Sembari memindahkan ke wadah lain, Akmal juga ikut berhitung.  Jadi selain melatih motorik halus, permainan ini juga melatih kemampuan berhitung.

Mochi Sugar Swirl

Setelah berhasil menyelamatkan telur-telur alien, Kak Ninda mengajak kami untuk membuat Mochi Sugar Swirl. Bagian yang paling ditunggu Akmal nih. Dia nggak sabar banget untuk segera mencicipi lezatnya es krim Paddle Pop mochi hihi.

Kak Ninda memandu kami untuk menghias es krim Paddle Pop Mochi menggunakan gula halus yang telah ditetesi dengan pewarna makanan. “Aku pilih warna merah dan hijau ya bunda!,” pinta Akmal dengan semangat. Boleh deh suka-suka Akmal hihihi. Supaya es krim mochi terlihat lebih rame, Akmal menambahkan potongan biskuit di sekitarnya.

Setelah selesai menghias, Akmal segera menikmati lezatnya es krim mochi Paddle Pop. “Hmmmm….enak bunda es krimnya, kenyel-kenyel gitu yaaa! Aku sukaaa!” ungkap Akmal. Selain melatih motorik halus, melalui kegiatan ini kreatifitas dan imajinasi anak-anak juga dilatih.

Nah, sebelum kembali ke Bumi, kak Nurul juga memberikan kuis interaktif pada anak-anak. Anak-anak diminta menebak pertanyaan yang dilontarkan oleh kak Nurul. Misalnya, “zat apa yang ringan dan bersifat seperti udara?” Sontak beberapa anak menjawab bersamaan, “Gas!”.

Tidak terasa satu jam berlalu keseruan menjelajah planet Jupiter. Saatnya kami harus kembali ke Bumi. Kak Ninda, Kak Nurul dan keluarga Melki Bajaj memberikan pengalaman yang seru selama liburan di rumah saja. Akmal yang semula mengeluh bosan jadi semangat lagi deh, Alhamdulillah hehe.

Kegiatan liburan virtual ke Planet Mochi bersama Paddle Pop ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk kegiatan anak-anak di rumah lho bund. Meski sudah lewat harinya, bunda tidak perlu bersedih karena tetap bisa mengikuti keseruannya di Youtube Paddle Pop Official. Cobain deh beberapa permainannya bersama anak-anak. Sebab bahan-bahan yang digunakan bisa ditemukan dari rumah.

Paddle Pop Mochi, Cemilan Baik untuk Anak

Kualitas es krim Paddle Pop nggak perlu diragukan lagi. Es krim legendaris sejak saya masih TK ini memiliki banyak sekali varian untuk dicoba. Cocok sekali untuk cemilan anak-anak. Sebab kalori dan gula yang terkandung di dalamnya relatif sedikit.

Paddle Pop telah mengikuti acuan standar WHO dan Kementrian Kesehatan RI dalam membatasi kalori dan jumlah gula agar tetap aman dikonsumsi oleh anak, tidak melebihi 110 kkal, 12 gram gula, dan 3 gram lemak jenuh. Jadi aman banget dikonsumsi anak-anak. Namun namanya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, ya bunda. Jadi konsumsi es krim boleh saja dengan porsi secukupnya ya.

Es krim Paddle Pop favorit Akmal adalah varian banana boat dan mochi. Baru-baru ini Akmal bisa minta es krim mochi sehari dua kali hahaha. Lapisan mochi yang kenyal dan isian coklat vanilla yang creamy, membuat Akmal jadi ketagihan.

Itulah cerita keseruan liburan virtual ke planet Mochi kami bersama Paddle Pop. Aktivitas semacam ini perlu banget sih diadakan lebih sering.

Tujuannya supaya orangtua yang bingung mengajak anaknya beraktivitas bisa ikut terlibat. Selain itu anak-anak jadi merasa terhibur bisa bermain dengan teman-temannya meski hanya secara online. Mereka juga bisa menambah wawasan lewat aktivitas yang edukatif tersebut.

Terimakasih Paddle Pop! Sampai jumpa di event selanjutnya ya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here