Seperti kebanyakan para ibu baru, saat memasuki masa MPASI (makanan pendamping ASI), saya sudah kepo jauh-jauh hari apa saja menu yang pas untuk masa awal MPASI.

Selain itu juga mulai ngelist “alat tempur” MPASI yang daftarnya ngalah-nagalahin step by step skincare bundanya. Iya lho saya kepoin beberapa akun mama-mama Instagram (eaaaa Instagram lagi Instagram lagi) perlengkapan MPASI yang digunakan banyak banget yaaa sampe bingung buuuk! Rasanya jadi pengen ikutan beli semua peralatan MPASI yang direkomendasikan akun-akun itu. Karena memang yang direkomendasikan itu bikin lapar mata, unyu-unyuuuuu 😀

Namun, setelah saya menjalaninya ((lagi-lagi menurut pengalaman saya)) ada beberapa perlengkapan MPASI yang sebenarnya nggak seberapa perlu. Selain karena fungsinya bisa digantikan dengan alat yang lain, harganya untuk beberapa merk juga mahaaaalll haha, kan dananya bisa dialokasikan ke pos yang lain. Memangnya apa saja? Berikut ini beberapa perlengkapan MPASI yang sebenarnya tidak perlu (versi saya):

1. Slowcooker

sumber gambar : babysafe.co.id

Kalau kata teman-teman seperibuan ((biasanya kan sepermainan, lha ini yang kumpul ibu-ibu. Maaf jayus :”)) slowcooker ini memang praktis dalam membantu memasak MPASI. Biasanya digunakan untuk membuat bubur bayi, nasi tim, atau kaldu.

Prinsip kerjanya merebus dengan suhu rendah, biasanya selama enam jam. Jadi proses masak dimulai dari malam hari sehingga pas pagi saatnya makan sudah siap.

Kata teman-teman buibu yang kerja kantoran, alat ini memang membantu banget karena kepraktisannya. Tapi selama per-MPASI-an saya hampir nggak pernah pakai ini. Karena saya kerja di rumah jadi cukup pakai kompor sama panci aja hehe.

Kalau pun bikin nasi tim atau bubur tinggal direbus pakai panci kecil gitu. Toh di awal MPASI Akmal gampang bosan sama satu jenis makanan, jadi saya bikin nggak banyak, cukup buat sekali-dua kali makan aja. Besoknya ya bikin lagi :”)

Ada beberapa merk slowcooker yang hits di kalangan ibu-ibu. Misalnya, BabySafe, Takahi, Maspion dan lain-lain. Kalau harganya berkisar dari Rp 250 ribu sampai yang tiga jutaan juga ada. Mahal kaaaan haha.

2. Food Processor

Sebenarnya fungsinya mirip sama blender, hanya saja memang food processor ini lebih canggih hehe. Fungsinya untuk merajang sayur, menggiling daging, mencacah dan menghaluskan bahan masakan tanpa menggunakan air. Kalau blender memang hanya buat menghaluskan, sementara food processor bisa mengukus, mengolah, defrost, sekaligus menghangatkan makanan hanya dengan satu alat.

Kalau saya karena habis beli blender baru jadi kok sayang aja ya mau beli food processor hahaha. Lagipula harganya tentu saja lebih terjangkau blender daripada food processor XD

3. High Chair

Jujur aja sih pengen banget dulu belikan Akmal ini. Tujuannya membiasakan makan sambil duduk. Tapi pas dipikir-pikir dan survey harga, saya memutuskan mencari penggantinya. Kira-kira apa ya yang fungsinya sama (buat duduk) tapi sudah ada di rumah? AHA! Lalu saya mengakalinya dengan pakai stroller yang biasa dipakai buat jalan-jalan.

Untuk mengurangi kotor, saya lapisi tempat dudukannya dengan perlak. Jadi makanan yang mbleber nggak seberapa mengotori stroller, kalau pun kena tinggal dibersihkan pakai air. Selain itu saya beri tambahan bantal untuk menyangga punggung dan lehernya yang belum bisa duduk tegak sempurna.

4. Food Grinder

Ini alat penghalus makanan bayi tanpa menggunakan listrik. Bisa buat mengaluskan sayur yang telah dikukus, buah maupun daging yang sudah matang dan lunak. Praktis sih bisa dibawa ke mana-mana pas travelling. Kalau saya menggantikannya dengan : ULEKAN! HAHAHA. Atau saringan kawat.

 

5. Food Maker Set

Di dalamnya terdapat beberapa alat MPASI dengan funngsinya masing-masing. Tiap merk tentu beda. Tapi setahu saya yang paling lengkap ada food maker setnya Pigeon. Mulai dari alat pemarut, pemeras jeruk, penumbuk dan penyaring.

Menurut saya ini nggak perlu-perlu amat kalau di rumah kita sudah ada perlengkapan yang fungsinya sama dengan itu. Misalnya, saya sudah ada parutan, saringan kawat dan ulekan jadi ya nggak beli perlengkapan set ini hehe.

 

Sebenarnya beberapa perlengkapan MPASI yang saya sebutkan di atas termasuk optional. Kalau tidak pakai ya tidak masalah. Kalaupun mau beli jangan lupa survey dan cek dengan teliti ya.

Lalu apa saja perlengkapan saya selama masa MPASI Akmal? Di bawah ini beberapa daftar perlengkapan MPASI yang saya siapkan :

1. Panci Kecil/Kukusan

Saat awal MPASI saya menyendirikan panci khusus masak MPASI dengan masakan dewasa. Maksudnya agar tidak tercampur dengan bahan-bahan yang sebenarnya belum bisa dikonsumsi bayi, micin misalnya hahaha. Kalau di awal kan paling hanya bikin bubur atau nasi tim, jadi saya pakai yang panci kecil.

Selain itu selalu sedia panci khusus kukusan. Awal MPASI paling banyak masak jenis kukusan. Apa-apa dikukus, misalnya kentang, wortel, ikan, daging, ayam bahkan buah yang agak keras seperti apael dan pear saya kukus. Lalu tinggal dihaluskan dan disaring pakai saringan kawat.

2. Saringan Kawat

Ini sih beli di pasar juga banyak hehe. Kalau MPASI awal kan tekstur masih lembut jadi setelah dikukus saya saring pakai ini. Saringan ini bisa dipakai buat nyaring apa saja. Mulai dari ikan, buah-buahan, sayur dll.

3. Blender

Kenapa pilih blender? Ini bisa dipakai jangka panjang nggak hanya pas MPASI saja. Selain bisa buat menghaluskan makanan bayi bisa juga menghaluskan bumbu dan bikin jus. Tapi jujur saja saya jarang menghaluskan makanan pakai blender, seringnya pakai saringan kawat aja biar teksturnya nggak terlalu encer. Blender lebih sering terpakai buat bikin jus.

4. Baby Food Movers

Sejenis wadah makanan. Bisa buat menyimpan biskuit bayi atau finger food lainnya seperti buah-buahan. Saya belinya di supermarket, lupa sih harganya hehe yang jelas nggak sampai seratus ribu. Satu set isinya tiga dan bisa dilepas-pasang. Wadah ini kecil jadi kalau mau dibawa travelling nggak makan tempat.

5. Parutan

Ini berguna banget buat MPASI di awal-awal. Karena tekstur makanannya masih lembut jadi selain disaring saya biasa juga pakai ini. Misalnya, daging beku lalu diparut buat tambahan protein hewani. Atau brokoli dan wortel saya pakai alat ini.

6. Celemek/Slaber

Celemek bisa pakai apa saja kok, pakai kain biasa juga bisa hehe

Saya pakai yang jenis waterproof biar gampang dibersihkan haha dan ini mudah dibawa ke mana-mana. Tapi ini pun nggak kepake lama karena Akmal nggak betah 🙁

Pakai celemek cuman sampai usia 10 bulanan, sisanya yaudahlah pasrah makanannya mbleber ke baju 🙁

7. Sikat Gigi Silikon

Sejak mengenal makanan selain ASI saya mulai membersihkan mulut Akmal pakai ini. Selain mengenalkan kegiatan sikat gigi, juga untuk membersihkan sisa-sisa makanan. Kalau pun belum ada bisa juga membersihkan mulutnya pakai kasa dan air hangat. Tapi kudu pelan-pelan sih karena teksturnya lebih kasar dari sikat gigi silikon.

***

Nah, itu dulu deh beberapa perlengkapan MPASI yang sebenarnya tidak perlu dan optional versi saya ya. Sebenarnya mengawali MPASI nggak perlu yang dipikir ribet atau gimana. Dan perlengkapan MPASI juga nggak perlu yang mahal dan bermerk. Asal bahannya BPA free dan aman buat anak-anak.

Saya sih mikirnya nyari perlengkapan MPASI dan bahan-bahan masakan yang mudah didapat di sekitar kita. Yang penting unsur gizi empat bintang menurut WHO terpenuhi, seperti protein hewani, protein nabati, karbohidrat, lemak dan vitaminnya. Jadi, apakah anak saya harus makan ikan salmon setiap hari? Ooo ya tentu tidak. Kalau ada yang lebih murah dan memiliki kandungan gizi yang sama ya ngapain harus minder hehe.

Jadi, gimana buibu sudah ancang-ancang buat MPASI? Apa saja nih persiapannya?

 

6 COMMENTS

  1. wkkwkwk iyaaa aku dulj pas hamil pengen ini pingin itu siap-diap pengen. beli.. pas dipikir-pikir lagi.. gausa lah bisa pake saringan sama. blender juga akhirmya ga jadi hehehhe

Leave a Reply to Devi Indriasari Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here