Sejak diumumkannya dua orang yang positif terkena virus covid-19, kami sekeluarga benar-benar membatasi diri untuk tidak banyak keluar rumah. Saya paling hanya ke tukang sayur keliling atau minimarket dekat rumah. Itupun seminggu sekali dan hanya sebentar saja.

Lalu bagaimana menjelaskan situasi dunia yang sedang berubah total saat ini pada Akmal?

Jujur, awalnya saya dan suami agak kesulitan menjelaskan soal virus covid-19 beserta dampaknya pada Akmal. Pasalnya, anak berusia dua tahun sembilan bulan itu belum bisa diberi penjelasan tentang istilah-istilah medis. Ya gimana sih menjelaskan makhluk hidup yang tak kelihatan wujudnya dan abstrak pada balita itu. Jadinya ya harus dengan penjelasan yang ringkas dan jelas.

Tentu saja di sinilah tantangannya. Saya jadi harus belajar banyak soal virus yang sudah banyak memakan korban jiwa itu. Mencoba memilah berita yang benar dan bukan hoax, diskusi dengan suami, serta mengolah kata-kata bagaimana supaya informasi soal corona ini bisa sampai diterima Akmal dengan sederhana.

Akhirnya saya ketemu sama akunnya mba Watiek Ideo di Instagram. Beliau seorang penulis cerita anak yang sudah menerbitkan puluhan buku.

Nah, di akun pribadinya, mba Watiek mengunggah karya tulisannya soal virus corona dengan gaya bahasa yang ringkas dan sederhana. Beliau juga berkolaborasi dengan seorang ilustrator, Luluk Nailufar untuk melengkapi gambaran dari tulisan soal corona tersebut.

Melihat ilustrasi gambarnya saja Akmal langsung senang. Mungkin gambarnya yang lucu dan menggemaskan ya. Selain itu colourfull! Penting banget sih buku warna-warni untuk balita supaya mereka nggak bosan.

Pada saat pertama kali mbak Watiek Ideo mengunggah karyanya, saya langsung minta file pdfnya dan mencetakkannya untuk Akmal. Ya modal print sama kertas hvs aja hehehe.

Lalu terjadilah percakapan antara saya dan Akmal soal covid19 ini:

Bunda: Akmal, sekarang kita nggak boleh ya banyak-banyak main ke luar rumah. Kita mainnya di rumah aja. Nggak boleh main ke taman dulu ya.

Akmal: Kenapa, nda?

Bunda: Soalnya di luar rumah sedang banyak virus corona.

Akmal: Virus corona itu apa, nda?

Bunda: Virus corona itu makhluk hidup yang bikin orang-orang sakit, Mal. Virusnya itu suka bikin orang jadi batuk, pilek, sesak napas!

Akmal: Hahahaha (eh dia malah ketawa ngakak saat saya memeragakan adegan sesak napas)

Bunda: Nah virus corona itu sukanya dekat-dekat sama orang yang malas cuci tangan, Mal. Suka dekat-dekat sama yang malas mandi, nggak mau makan sayur atau buah.

Akmal: Ini kakaknya ke dokter ya, nda? (sambil nunjuk gambar yang ada dokter dan seorang anak sedang dirawat di rumah sakit)

Bunda: Iya, Mal ini kakaknya sudah kena virus corona. Huhuhu kasihan ya. Tuh, kalau kena virus corona harus dirawat sama Pak Dokter di rumah sakit. Trus bundanya sama ayahnya nggak boleh masuk kamar. Tuh harus nunggu di luar Mal. Huhu sedih ya, Mal.

Akmal: Oh, gitu ya nda…

Bunda: Jadi kita tetap harus di rumah ya Mal. Trus kita harus makan yang bergizi, Mal. Makan sayur, buah, daging, ayam, tempe, juga minum susu. Biar virus coronanya nggak mau dekat-dekat. Kalau kita sehat insya Allah virusnya nggak mau nempel, Mal. Trus kita juga rajin berjemur ya, Mal. Biar apa Mal?

Akmal: Biar sehat, ya Nda?

Bunda: Betuuuulll…pinter anak bunnda Masya Allah (lalu kasih kecupan biar doi seneng hehe).

Pada awalnya Akmal terus menerus bertanya kenapa kita harus diam di rumah saja. Maka saya pun berkali-kali menyampaikan cerita dari bukunya mba Watiek itu soal corona. Sampai Akmal ngerti kalau kita di rumah aja karena di luar sana banyak virus.

Tentu saja sesekali dia merajuk minta main ke taman atau ke rumah temannya. Mungkin dia rindu bermain di tempat yang suasananya berbeda. Ya bundanya juga sih hehe.

Semoga masa pandemi ini segera berakhir ya, Nak. Saat ini kita perlu bersabar dulu.

Nanti kalau wabahnya sudah pergi kita main-main lagi ke pantai, ke taman, ke perpustakaan, ke rumah teman-teman, atau melanjutkan rencana kita yang sempat tertunda, camping ke hutan ((calling si ayah hahaha)). Aamiin.

Kalau bunda-bunda gimana nih menjelaskan soal Covid-19 ke anak-anak?

 

10 COMMENTS

  1. Wah, keren cara menyampaikannya Mbak. Kalau daku pas awal-awal covid menjelaskannya pada ketiga anakku juga pakai media. Kalau si Kakak yang udah kelas 6 SD, udah diedukasi duluan sama sekolah he..he…, pas giliran Uminya cerita dia udah tahu. Nah, kakak kedua yang masih kelas 2 SD dan adik yang masih TK saya edukasi lewat media lembaran di PDF dan video yang menggambarkan jika seseorang terkena virus. Alhamdulillah, anak-anak tetap stay at home walaupun pernah juga main bola sambil berjemur.

  2. Anakku udah SMA n kuliah mba haha. Aku gak pernah jelasin apa-apa. Duh parah yah. Tapi Akmal pinter ya banyak nanya. Dan kusuka juga dengan bukunya mba Watiek

  3. Akmal anak yang cerdas makanya suka bertanya terus ya, Mbak. Ibunya pasti cerdas juga nih karena harus cari cara untuk menjawab dengan sabar dan tepat. Salut buat mbak Zahra bisa sabar dan telaten.
    Btw, saya juga menjelaskan dengan buku anaknya mbak watiek. Di Ignya beliau sudah ada 6 seri loh, hehe. (mungkin mbak Zahra udah tahu)

    • aamiin aamiin Yallah aku ya sek belajaran mbaaa ibu2 newbie hihi. sungkem sek sama ibu2 senior ehehe
      yesss aku suka banget sama karya2nya mba Watiek ini. So relatabel dan sangat mudah dipahami anak2

  4. Anakku udah SMP mba jadi udah ngerti. Tapi kalau ada yg gk paham ya aku jelasin. Btw Akmal lucu dan pinter ya. Tampaknya aktif bertanya menandakan anak yg cerdas. Sehat selalu ya mba..keren bukunya mb Watiek ya…buat panduan menjelaskan covid 16 dgn bahasa yg sederhana dan mudah dimengerti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here