“Pengen nongki-nongki tapi harganya yang terjangkau di Malang di mana ya?” tanya Fahira, adik bungsu saya saat minggu lalu main ke rumah.

“Pokoknya yang juga bisa buat foto-foto! Yang instagrammable gitu lho, ni!” sahut Fahira lagi.

Hadeh anak zaman now mah makan bukan buat kenyang tapi cuman buat dandanin Instagram. Haha. Saya langsung searching di mbah google request yang diminta adik satu itu. Ada banyak daftar cafe yang langsung direkomendasikan mbah google. Lalu saya tertarik sama Kafe Coklat Klasik.

Selama ini saya cuman jajan minumannya di gerai dekat rumah. Oh, ternyata ada cafe nya tho. Dari foto-foto yang bertebaran di internet tempatnya terlihat cozy dan tentu saja, Instagrammable! 

Saya dan dua adik saya pun meluncur ke sana, tentu saja Akmal diajak. Tepat pukul 4.15 sore kami berangkat menggunakan jasa mobil online. Waktu kami lihat di peta jarak dari rumah menuju Coklat Klasik Cafe sekitar 12 kilometer, setidaknya membutuhkan waktu 30 menit sampai di tempat tersebut.

Selama perjalanan ke sana jalanan padat sekali, maklum pas akhir pekan. Apalagi beberapa kilometer dari cafe banyak orang kawinan. Jalanan pun jadi superrr macet! Perjalanan kami jadinya agak kurang nyaman, ditambah pak supir yang ngedumel nggak jelas.

Tapi ke-bete-an kami ‘terbayar’ sesampai di Coklat Klasik Cafe. Dari depan pintu gerbang cafe ini terlihat kecil, eh pas masuk ternyata luas banget. Modelnya seperti persawahan yang disulap menjadi sebuah cafe cantik. Dekorasinya dibuat dengan suasana semacam garden party. Mayoritas kursinya terbuat dari kayu. Lalu di atasnya dihiasi dengan lampu-lampu kerlap-kerlip yang menambah suasana makin hangat dan romantis saat malam menjelang.

Kalau ke sini saat sore, kita akan disuguhi pemandangan gunung Panderman dan beberapa bukit dari kejauhan. Selain itu kalau cuaca lagi baik, maka akan terlihat senja dengan semburat merah mudanya yang cantik. Pas banget backgroundnya buat foto-foto. Tetep ya! Hehe.

Serunya lagi di sini ada playgroundnya!. Ada ayunan, perosotan, jungkat-jungkit dan terowongan mini. Tentu saja yang senang adalah Akmal. Sembari nongkrong cantik, anak-anak bisa sambil main biar nggak bosan. Jadi, selain buat pasangan, kafe coklat klasik ini juga cocok untuk keluarga.

 

Untuk menu coklat klasiknya di sini lebih beragam. Ada rasa choco original, choco cincau, choco milk, choco nut, chocopuchino, cappuccino cincau, white choco anggur, white choco strawberry, dan choco coffe. Sementara untuk snack nya menurut saya standar menu cafe pada umumnya. Seperti pancake, french fries, nugget, tahu crispy, tahu petis dll. Waktu itu saya pesan ice choco original, nasi geprak ayam dan tahu petis. Untuk porsi nasinya yaaa standar aja sih. Sementara porsi yang minumannya lebih besar daripada yang biasa dijual di gerai-gerai. Jadi minumnya lebih puas.Harganya pun menurut saya standar, nggak mahal-mahal amat. Berkisar Rp 10 ribu – Rp  50.000.

 

Tepat jam setengah delapan saya baru cabut dari sini. Pasalnya rumah kami kan jauh, jadi ya dipuas-puasin main di sini. Sanyang aja kan kalo cuman buat minum dan makan hehe.

Jadi, ada yang sudah pernah ke sini?

3 COMMENTS

  1. Belum pernah dan pengen banget.
    awalnya cuman tertarik dengan tempatnya yang kece banget, eh pas ke bawa liat foto minumannya jadi ngiler, save deh. wajib dikunjungi kalau ke Malang 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here