Blog Competition, Review

Lactacyd Baby, Solusi Jitu Atasi Biang Keringat Pada Bayi

Akhir-akhir ini entah kenapa suhu di kota Malang meningkat. Hawa terasa sumuk dan gerah. Pakaian saya kerap basah akibat produksi keringat yang berlebih. Bahkan di kota yang mendapat julukan “Malang Paris van East Java” karena udaranya yang sejuk ini saya harus pasang kipas angin.

Suhu yang meningkat ini kadang buat kita jadi gampang sensi. Apalagi saya mempunyai bayi yang baru berusia tiga bulan. Hawa yang panas membuat Akmal jadi mudah berkeringat. Bahkan saat menyusui pun keringatnya juga keluar banyak. Selain itu kulitnya timbul bintik-bintik kemerahan. Paling banyak di bagian kepala, leher dan di balik lipatan-lipatan telinganya. Rupanya biang keringat.

Saya pun tanya sana sini ternyata kulit bayi baru lahir memang sensitif. Biang keringat pada bayi terjadi karena pori-pori kulit mereka lebih kecil dibandingkan pori-pori orang dewasa dan kelenjar dan saluran keluar keringat belum sepenuhnya berkembang.

Memang sih anaknya nggak rewel saat terkena biang keringat ini. Hanya saja sebagai ibu baru saya jelas khawatir. Maklum baru anak pertama. Saya pun disarankan Ibu menggunakan minyak zaitun untuk mengobati biang keringat tersebut. Namun dalam waktu beberapa minggu bintik-bintik kemerahan tersebut tidak kunjung pergi.

Sebelum ke dokter saya mengawali dengan browsing di internet dan tanya beberapa teman yang pernah mengalami hal serupa saya pun menemukan beberapa cara mengatasi biang keringat pada bayi:

1. Hindari Udara Panas

Sebisa mungkin buat suhu ruangan cukup sejuk. Bila perlu bawa bayi ke ruangan AC dengan suhu yang cukup, tidak terlalu dingin. Kalau Akmal sudah mulai berkeringat sangat banyak saya usahakan untuk menyalakan kipas angin, tapi tidak langsung mengarahkan kepadanya. Kalau keluar rumah pada siang hari jangan lupa bawa topi atau payung untuk menghindari paparan sinar matahari langsung.

2. Pakaian

Saat cuaca panas selektif memilih bahan pakaian untuk bayi itu penting. Salah memilih bahan pakaian malah akan memperburuk masalah kulitnya. Sebaiknya menghindari baju berbahan polyester karena bahan ini nggak menyerap keringat. Bahan begini lebih enak kalau digunakan saat udara dingin. Saya lebih memilih memakaikan si kecil baju berbahan katun atau kaos yang mudah menyerap keringat.

Sebisa mungkin cepat mengganti bajunya kalau sudah mulai basah oleh keringat. Sebab lembab karena keringat juga dapat memicu timbulnya biang keringat. Kalau suhu sedang panas-panasnya dalam sehari si Akmal bisa ganti baju sampai 3-5 kali. Hehe.

Oya kalau di malam hari juga terasa gerah saya tidak memakainkan selimut pada Akmal. Cukup memakaikannya baju panjang berbahan kaos. Karena dia juga sering keringatan di malam hari.

Sumber: Facebook Lactacyd Baby

3. Selektif Pilih Sabun Bayi

Kulit bayi amat sensitif maka kita harus selektif pilih sabun bayi. PH kulit bayi baru lahir ternyata lebih  tinggi dibanding orang dewasa. Sehingga hal ini rentan menimbulkan bakteri didalam kulitnya. Maka dari itu sebaiknya memilih sabun yang memiliki pH lebih rendah. Salah seorang teman menyarankan saya untuk menggunakan #LactacydBaby. 

Mengapa Lactacyd Liquid Baby?

  • Bahan

Saat pertama kali mencoba suatu produk, hal utama yang saya perhatikan adalah komposisi bahan. Apalagi ini untuk bayi jadi harus teliti. Di dalam #LactacydBaby ini ada beberapa bahan alami yang tidak membahayakan kulit bayi. Misalnya, Aqua atau nama lain dari air, yang berfungsi untuk melarutkan bahan-bahan dalam produk. Bahan ini tentu aman untuk bayi karena langsung berasal dari alam.

Lactacyd Baby juga mengandung Hydrogenated Peanut Oil yang berfungsi untuk melembabkan kulit bayi. Bahan ini sendiri mengandung minyak alami sehingga jika bayi memiliki alergi terhadap kacang-kacangan maka tidak perlu khawatir menggunakan #LactacydBaby. 

Ada pula ekstrak susu yang digunakan sebagai makanan bagi bakteri baik sehingga mereka dapat berkembang dan mampu melawan bakteri jahat pada tubuh. Ada pula bahan Natural Orange Flavor merupakan pewangi alami jeruk yang menambah bau sedap pada kulit bayi.

Lactacyd Baby juga sudah disesuaikan dengan ukuran pH kulit bayi. Pada umumnya kulit bayi memiliki pH yang lebih tinggi dibanding orang dewasa. PH kulit bayi berkisar antara 6-7, sehingga Lactacyd Baby memiliki pH yang sesuai dengan kebutuhan anak, yakni 3-4.

Tekstur pada Lactacyd Baby juga lebih lembut dibanding sabun bayi pada mumnya. Selain itu hanya menimbulkan busa yang sedikit yang berarti aman untuk bayi karena kandungan kimianya yang sedikit.

  • Kemasan

Saya suka kemasan botolnya yang simpel. Bentuknya ramping dan tidak terlalu besar sehingga mudah dibawa kemana-mana jika sedang bepergian. Selain itu tidak hanya digunakan sebagai sabun mandi, Lactacyd Baby juga berfungsi sebagai shampoo. Jadi selain irit juga lebih praktis. Hehe.

Menurut saya, harganya juga termasuk terjangkau. Waktu pertama kali beli yang ukuran 60 ml di toko perlengkapan bayi. Ukuran segitu dibanderol Rp 22.000. Selain itu tersedia pula kemasan jumbo yakni 230 ml dan ukuran sedang, 150 ml.

  • Cara Pemakaian Mudah
Sumber: Facebook Lactacyd Baby

Penggunaan Lactacyd Baby juga amat mudah. Untuk pemakaian sebagai sabun mandi, kita tinggal melarutkan cairan Lactacyd Baby ke dalam bak mandi bayi. Cukup 3-4 tetes sendok teh. Bisa juga digunakan sebagai shampoo. Caranya hanya dengan menuangkannya beberapa tetes ke kepala dan mengusapkan pada rambut bayi. Saya paling suka menggunakannya sebagai shampoo karena tidak banyak mengandung busa, sehingga tidak menimbulkan iritasi pada mata bayi.

Alhamdulillah, dalam waktu lebih kurang seminggu bintik-bintik kemerahan di kepala dan leher Akmal mulai berkurang. Saya semakin yakin kalau Lactacyd Baby ini menjadi  #BabySkinExpert number one buat ibu-ibu yang galau masalah kulit sensitif pada  bayi. Apalagi Lactacyd Baby dapat digunakan setiap hari dan telah teruji secara dermatologi.

Brand internasional ini juga sudah lama dipercaya untuk menjaga kulit bayi dari iritasi. Tidak hanya biang keringat, tetapi juga ruam popok, ruam akibat alergi dan juga bintitan. It’s the best solution in one all packaged! Keren kan buibu. Semoga yang bayinya sedang mengalami hal serupa Lactacyd Baby ini bisa jadi solusi ya 🙂

9 Comments

  1. Ini sabun anak-anak sejak zaman masih baby banget.
    Sampai sekarang kalau mereka biang keringat berlebihan, air sabunnya juga selalu saya campur sama Lactacyd 😀

    1. Iya mbak ini sabunnya juga aman ya gak banyak bahan kimianya

  2. Kedua anakku sewaktu bayi, selalu pakai LActacyd. Alasannya air tanah dan air PAM jaman now sudah tidak sebersih dulu, apalagi tinggal di daerah pinggir kota yang banyak pabrik

    1. Bener mbak air sekarang nggak jernih ya bikin kulit rentan apalagi bayi

  3. Wah cucok nih, makasih ya sharingnya, gudlak!

    1. Yuhuuu sama2 mba 🙂

  4. Aku yang setua ini saja pernah Mba kena biang keringat. Entah apa penyebabnya. Akhirnya aku kasih bedak salisil, hehehe. Ya kan karena aku belum berpengalaman mengatasi biang keringat. Terimakasih infonya Mba, lain kali aku pake Lactacyd kalau-kalau biang keringat lagi… ^_^

  5. wah anakku juga suka pakai ini 🙂

  6. Ternyata dg manfaat bejibun, harganya terjangkau yah. Wajib nyetok di rumah nih

Leave a Reply

Required fields are marked*