Jika manusia meninggal, maka amalnya terputus kecuali tiga perkara: (1). Sedekah jariyah; (2) ilmu yang bermanfaat; (3) anak shalih yang berdoa kepadanya. (HR Muslim)

Apa yang kamu ketahui soal wakaf?

Setiap kali mendengar istilah tersebut pikiran saya segera terlintas ke sebuah masjid atau sehektar tanah. Iya kan biasanya kalau lewat-lewat di jalan ada papan atau banner yang nangkring di depan masjid “MASJID INI DIWAKAFKAN”. Betul tidak? Hehe.

Eh ternyata untuk berkontribusi dalam per-wakaf-an nggak melulu berupa bangunan atau tanah lho. Bisa juga dengan harta benda yang memiliki daya tahan lama dan/atau manfaat jangka panjang serta mempunyai nilai ekonomi menurut syariah. Salah satunya menggunakan uang. Jadi nggak perlu nunggu berpuluh-puluh tahun untuk punya banyak tanah di mana-mana.

Manfaat Berwakaf

Seperti kata hadits yang saya kutip di atas bahwa sedekah jariyah termasuk wakaf adalah sebagai bekal amal kita kelak. Selain itu dengan berwakaf menjadi salah satu sarana untuk melatih jiwa sosial. Bagi kita yang memiliki harta benda lebih banyak, bisa memberikan kepada kaum yang tidak mampu atau kesulitan.

Dengan berwakaf, kita belajar bahwa harta yang kita miliki harus dibagi dengan orang lain. Ada sebagian hak orang lain dalam harta kita. Kehidupan akhirat yang kekal bisa diselamatkan lewat kehidupan di dunia. Wakaf membantu kita untuk mendapatkan kehidupan akhirat yang lebih baik.

Wakaf banyak digunakan untuk mendirikan sarana seperti sekolah, yayasan pendidikan, asrama, dan fasilitas umum lain. Hal ini sangat membantu meningkatkan pembangunan negara lewat bidang pendidikan.

Terus gimana caranya?

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima dari Sunlife

Kebetulan banget beberapa hari lalu saya mendapat pencerahan dari tim Sun Life Financial Indonesia soal per-waka-an ini. Saat ini mereka memiliki program melalui produk asuransi Brilliance Hasanah Maxima.

Produk tersebut merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin merencanakan keuangan jangka panjang namun juga diiringi dengan wakaf. Jadi sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sehingga, sambil menjalani asuransi yang kita punya, bisa juga sambil berwakaf dan nggak perlu menunggu lama hingga uang kita terkumpul banyak. Kita bisa mewakafkan sebagian uang kita berapa pun yang kita miliki.

Di produk tersebut kita bisa mendapatkan banyak manfaat lho. Diantaranya:

  1. Manfaat meninggal : 100% santunan kematian diberikan untuk risiko meninggal sebelum mencapai usia 100 tahun.
  2. Manfaat investasi : akumulasi investasi yang terbentuk dari kontribusi yang diinvestasikan.
  3. Manfaat kecelakaan : manfaat maksimal 100% santunan kematian untuk risiko kematian akibat kecelakaan atau kehilangan fungsi/organ tubuh dan organ penglihatan.
  4. Manfaat Bonus :
    •  Bonus kontribusi : sebesar 5% dari Kontribusi Asuransi Berkala (KAB) tahun pertama, dibayarkan mulai tahun ke-6.
    • Bonus loyalitas : sebesar 0,5% dari rata-rata dana investasi, dibayarkan mulai tahun ke-11.

Dalam asuransi ini siapapun bisa melaksanakannya termasuk mereka yang baru berkeluarga. Dengan membuka polis mulai dari Rp 600 ribu selama minimal lima tahun, maka kita bisa merasakan manfaatnya 55 tahun. “Berwakaf di sini (red: Brilliance Hasanah Maxima) lebih pasti dengan tanpa potongan karena seratus persen langsung disalurkan. Dana wakafnya langsung disalurkan sejak pembayaran kontribusi pertama dan selanjutnya sesuai frekuensi pembayaran kontribusi yang dipilih nasabah,” papar Norman Nugraha, Chief Sharia Business Sun Life Financial Indonesia.

Norman Nugraha, Chief Sharia Business Sun Life Financial Indonesia

Nggak perlu khawatir akan kredibilitas produk asuransi tersebut. Sebab dana wakafnya dikelola langsung oleh pengelola aset wakaf (nazhir) terpercaya yakni dari Badan Wakaf Indonesia. Pihak Sun Life Indonesia juga bekerja sama langsung dengan Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf dan 174 lembaga yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia.

“Dalam mengoptimalkan potemsi serta menyalurkan dana wakaf, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk lembaga pengelola keuangan berbasis syariah. Dana yang terhimpun, kemudian akan disalurkan langsung oleh nazhir ke berbagai sektor sosial yang membutuhkan, mulai dari pendidikan, ekonomi hingga kesehatan,” papar Yuniarko, Direktur Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa.

Tahun ini dana wakaf yang disalurkan oleh pihak Sun Life Indonesia dan para pengelola wakaf yang bekerja sama tertuju pada rumah sakit dhuafa di RS AKA Medika Sribhawono di Lampung Timur. Mengapa di sana? Sebab daerah tersebut termasuk daerah miskin dan minim fasilitas kesehatan.

Dari pemaparan tersebut saya jadi sadar bahwa selama ini harta yang kita punya tidak sepenuhnya milik kita. Ada baiknya sebagian kita salurkan kepada saudara kita yang lebih membutuhkan, salah satunya ya lewat berwakaf. Jadi sudah ada rencana untuk berwakaf ? 😉

4 COMMENTS

  1. Bener banget harta yang kita punya tidak sepenuhnya milik kita. Ada baiknya sebagian kita salurkan kepada saudara kita yang lebih membutuhkan.. Aku juga ada tulisan tentang asuransinini di duniazie[dot]com hanya saja dengan sudut pandang berbeda heheh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here