Hari gini nggak punya Instagram?

Nggggg gimana gitu ya… hehe enggak ding, nggak punya juga nggak apa-apa sih. Cuman sebagai generasi ibu-ibu millenial, sekarang apa-apa pasti updatenya ya lewat Instagram.

Mau bikin camilan anak, searching lewat akun mama-mama yang doyan masak. Bingung mau masak apa hari ini, ya tinggal klik aja video-video di akun masak-memasak yang bertebaran di IG. Mau nggosip seru ala buibu komplek di IG mah juga banyak. Tapi saya sih nggak tertarik hehe. Selain cuman bikin panas hati dan pikiran, nambah dosa lho! Naudzubillah kan.

Nah, selain suka kepoin akun masak-memasak, saya juga nggak mau ketinggalan akun-akun yang kontennya berkaitan dengan dunia parenting. Sejak jadi Ibu saya berasa antusias banget mau belajar ini, pengen belajar itu. Padahal dulu zaman mahasiswa, ngerjain tugas aja malas-malasan, apalagi datang ke kelas sering banget telatnya! No, jangan ditiru 🙁

Saya akui di era digital ini memudahkan banyak orang buat belajar otodidak bahkan free hanya melalui internet. Tinggal klak…klik..klak…klik muncullah sederetan informasi yang kita inginkan dan butuhkan. Ya termasuk ilmu-ilmu parenting. Di IG memang sudah banyak berjamuran akun-akun parenting, baik itu personal maupun media mainstream. Tinggal kitta aja yang harus pinter-pinter memilih dan memilah mana sih yang sebaiknya kita follow dan ilmunya bermanfaat buat kita.

Jujur aja saya follow banyak banget akun-akun parenting. Se-obsesi itu XD . Tapi belakangan saya mulai mengurangi follow akun-akun berbau parenting terutama yang personal karena kadang-kadang malah jadi pressure sendiri buat saya dalam mendidik anak, misalnya si artis yang itutu…ahhh sudahlah nanti malah jadi ghibah 🙁 . Tentu saja ini nggak sehat. Saya mulai memfilter mana saja yang perlu saya follow. And, here we goes :

1. Ibupedia (@ibupedia_id)

Sejak hamil saya sudah mantengin ini akun. Sungguh berguna buat calon ibu dan ibu baru. Topik-topik yang diangkat beragam dan solutif. Dikemas dengan singkat, padat tapi tetap informatif melalui gaya infografis yang memanjakan mata. Karena infografisnya gemas-gemas! Beda banget sama infografis media pada umumnya.

Waktu menjelang Akmal MPASI di Ibupedia ada beberapa info terkait hal itu. Banyak juga info soal bagaimana mengurus new born, soal MPASI, atau penyakit-penyakit yang kerap dialami bayi beserta tips-tipsnya.

Akun ini suka memberikan konten soal MITOS atau FAKTA. Di website nya juga lengkap, cek di sini. Tulisannya runut, detail dan tidak ngasal seperti media yang nulis judul clickbait asal viral. Paling males banget kalau ada yang suka ngeshare artikel begitu.

2. Ummu Balqis (@ummubalqis.blog)

Kalau ini sih akun personal ya. Seorang Ibu beranak (mau) tiga yang suka banget sharing soal mendidik anak dan dunia pernikahan dari perspektif Islam. Saya suka sama tulisan-tulisannya di IG yang kerapkali “menohok”. Misalnya yang di bawah ini :

 

 

 

Tulisan Ummu itu lugas, sangat relate dengan kehidupan sehari-hari dan sering banget bikin saya jadi “tertampar”. Dia suka mengingatkan pasangan yang mau ataupun sudah bertahun-tahun menikah, ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan anak muda perihal kehidupan before atau after marriage.

Menekankan bahwa kehidupan pernikahan itu nggak seindah drama-drama korea. Mengingatkan bahwa untuk menjadi Ibu itu kudu belajar terus nggak boleh ngasal karena ya kan kita sedang diamanahi calon arsitek peradaban langsung gitu, lho sama Allah. Go follow her deh! Dan dia juga memiliki wadah untuk ibu-ibu yang mau belajar melalui kelas namanya Bengkel Diri. 

3. Rainbowcastle (@rainbowcastleid)

Akun ini dikelola oleh dua psikolog lulusan Universitas Indonesia, Devi Raissa dan Devi Sani. Salah satu dari mereka yang membuat perusahaan buku anak yakni Rabbit Hole. Rainbowcastle ini termasuk salah satu klinik psikologi berbasis bermain. Di klinik mereka menerapkan terapi yang menggunakan bermain sebagai metode pendekatannya, sehingga mengurangi resistensi anak dalam melakukan pemeriksaan dan intervensi psikologi. Saya belum pernah nyoba sih karena jauh di Jakarta hehe.

Konten IGnya lebih kepada bagaimana menghadapi dan mengelola emosi baik anak maupun orangtua. Misalnya, bagaimana tips menghadapi anak yang sedang tantrum, bagaimana menghadapi anak yang suka membentak dan memukul, bagaimana menanamkan kemandirian sejak bayi, dll. Banyak deh coba cek aja ya.

4. Annisa Steviani (@annisast)

Ini salah satu parenting blogger Indonesia yang IG storynya hampir nggak pernah saya lewati hahaha. Karena mbak Annisa ini sering membagi tips soal parenting yang REALISITIS! Penting lho buat buibu yang terlalu menuntut kesempurnaan dalam mendidik anak. Hehe. Agar tetap waras gitu sih katanya.

mbak Annisa juga suka menuangkan idenya dalam bentuk gambar.

Misalnya dalam urusan domestik. Annisa ini salah satu working mom yang hidup bertiga sama suami dan anaknya di apartemen tanpa ART maupun nanny. Jadi jikalau sudah lelah dengan urusan publik, tapi rumah berantakan dan cucian piring numpuk yaudahlah dikerjakan besok. Bahkan dia pernah membuat kampanye Gerakan Anti Setrika. Haha sebuah gerakan yang saya dukung seratus persen!

Saya juga suka sama tulisannya di blog. Tegas, lugas, apa adanya dan terkesan ceplas ceplos. Setiap kali baca sungguh langsung merasa relate. 

5. Rumah Inspirasi (@rumahinspirasi_id)

Akun yang dikelola oleh suami istri praktisi homeschooling. Pak Aar Sumardiono dan Bu Lala percaya bahwa setiap anak memiliki keunikan masing-masing dan menyimpan potensi yang berbeda. Menurut mereka keunikan anak perlu dihargai dan difasilitasi sesuai keminatan mereka, bukannya malah “dipangkas” dan distandarkan. Untuk itulah mereka memilih jalan homeschooling bagi anak-anak mereka sebagai pendidikan.

Jujur aja sih tertarik banget sama konsep homeschooling ini, makanya saya ikutin akun mereka. Seru sekali kegiatannya bersama anak-anak mereka dan komunitas para praktisi homeschooler. Cuman saya masih galau mau beneran menerapkan nggak ya karena artinya saya harus menyiapkan kurikulum dan sederetan kegiatan yang beragam dan kreatif buat Akmal. Kan ribet yak Haha. Oya, pasangan tersebut sering memberikan webinar di blog mereka, cek di sini ya.

6. Stella Sutjiadi (@stellasutjiadi)

Seorang Ibu rumah tangga yang sungguh kreatif! Sering banget bikinin mainan edukatif buat kedua anaknya, si Daffa dan Luna. Nggak melulu tergantung sama mainan mahal-mahal yang ada di mall, Ibu Stella ini pinter banget dalam menerapkan bahan-bahan “sampah” dari rumah dan jadi mainan yang menggemaskan dan bermanfaat. Ibu ini juga tampak sangat menikmati perannya sebagai IRT. Sungguhan bikin senang lihatnya terutama buat saya yang masih sering ngeluh soal peran saya sebagai IRT.

Kalau buntu mau ngajak main apa, coba kepoin akun ibu satu ini deh. Ada banyak inspirasi soal permainan edukatif dari rumah.

7. Parentalk (@parentalk.id)

Kayaknya ibu-ibu sejagat di IG pasti follow ini akun hehe. Karena kontennya juga beragam dan sering memberikan tips. Dikemas dengan infografis yang simpel dan menarik. Selain itu kerap memberikan pernyataan para ahli dalam setiap topik yang diangkat. Mulai dari dokter, psikolog, praktisi dan profesional lainnya yang disesuaikan dengan tema kontennya. Sering juga mengadakan bincang-bincang LIVE di IG.

Di web mereka juga banyak artikel dengan beragam topik. Mulai tentang kehamilan, mendidika anak hingga soal pasangan suami istri.

8. What’s Up Moms (@whatsupmoms)

Kalau ini akun parenting dari Amerika. Dikelola sama duo moms si Meg Resnikoff dan Elle Walker. Mereka pernah dinobatkan jadi salah satu Top Influencer di bidang parenting oleh majalah Forbes. Dan saya akui kontennya memang bagus banget buat ibu-ibu millenial.

Mereka mengawalinya di Youtube. Kontennya seputar motherhood, tips travelling bareng bayi, dan yang paling saya suka adalah konten soal DIY, saya sih suka lihatnya aja tapi eksekusinya entah kapan haha. Mereka suka bebikinan, apapun, mulai dari camilan, baju, mainan edukatif, hingga DIY skincare ala rumahan! Kreatif banget lah duo moms ini. Kontennya juga segar, menghibur dan nggak membosankan.

Beberapa akun itu murni subjektif saya. Memang nggak semua pola parenting mereka bisa diterapkan karena tentu setiap keluarga punya visi dan value masing-masing. Tapi selama ada beberapa hal yang baik dan itu cocok di value keluarga saya ya why not? 

Kalau buibu suka ngikutin yang mana nih? Atau ada rekomendasi lain? Yuk, saling bertukar info 😉

3 COMMENTS

  1. Saya cuman follow ummu balqis, yang lain ada yang pernah di follow trus di unfol karena kadang postingannya ada yang beda prinsip ama saya, daripada makan ati mending unfoll hahaha.

    Beberapa juga saya baru tau.
    Kalau saya lebih suka belajar dari orang2 yang tau ilmu plus praktek langsung ke anaknya.
    Kayak Ummu Balqis, dia menulis atas pengalamannya mendidik anak-anaknya , terlebih anaknya udah lumayan gede.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here