Friday, August 6, 2021
Home Blog

Petualangan Akmal Terbang Ke Planet Mochi Bersama Paddle Pop

“Bunda, aku bosen di rumah terus!” ungkap Akmal beberapa waktu lalu saat saya asyik masak di dapur.

Maklum sejak pandemi sebagian besar aktivitas dihabiskan di rumah saja. Kalau dulu setiap weekend saya biasa mengajaknya bermain ke taman atau ke perpustakaan kota atau sesekali ke tempat wisata.

Namun saat ini semua kegiatan ke luar rumah serba terbatas. Bahkan pada akhir pekan atau liburan kami harus rela berdiam diri di rumah saja. Nggak apa deh demi mengurangi angka penyebaran virus dengan tidak bepergian keluar kota dan tetap patuh kepada prokes.

ASUS VivoBook 15 A516: Senjata Tangguh Buat yang Terus Berjuang di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 belum juga berlalu di Indonesia. Bahkan beberapa waktu terakhir, kondisinya justru memburuk. Sedih rasanya tiap hari membaca berita jumlah orang yang terjangkit virus bandel ini malah makin banyak.

Di sisi ekonomi, pandemi ini membawa dampak yang tak kalah serius. Dari berita di televisi, media sosial, sampai obrolan warung kopi, tak sedikit yang menyampaikan gelombang PHK. Banyak pelaku usaha yang menutup bisnisnya karena rugi.

Saya dan keluarga pun mengalami dampak pandemi ini. Seperti yang dialami oleh kebanyakan orang, usaha yang dijalankan suami di bidang website dan layanan konten digital nggak berjalan lancar sejak pandemi Covid-19 melanda.

Saya bersyukur banget, di saat banyak orang kehilangan pekerjaan, saya justru mendapatkan pekerjaan baru. Saat saya mulai mengajar, suami sendirian mulai merintis kembali usahanya di kota pahlawan, membuka jasa pembuatan website dan konten media sosial.

Nah… Sebulan terakhir kami juga mencoba merintis usaha minuman. Di Surabaya yang panasnya benar-benar nggak nyantai ini, kami melirik usaha es kelapa muda alias es degan. Berbekal modal tak seberapa, kami menyewa sebuah stand di beranda rumah makan di bilangan Kampus Unesa.

Setelah berjam-jam melototin channel-channel kuliner di youtube sebagai bekal bereksperimen bikin racikan es kelapa muda aneka varian rasa, kami memberanikan diri membuka lapak. Suami bikin materi branding sendiri mulai dari menyusun nama, bikin logo, sampai mendesain kemasan. Tak ketinggalan rajin-rajin bikin konten promosi di Facebook, Instagram, dan Twitter. Syukurlah, usaha ini bisa jalan selama sebulan terakhir.

Di masa-masa pandemi ini kami memegang prinsip: kalau coba membuka satu pintu rejeki, pintu rejeki yang sebelumnya sudah terbuka sebisa mungkin jangan ditutup. Maka ketika usaha minuman ini dimulai, pekerjaan kami berdua tetap mesti berjalan.

Di masa-masa pandemi ini kami memegang prinsip: kalau coba membuka satu pintu rejeki, pintu rejeki yang sebelumnya sudah terbuka sebisa mungkin jangan ditutup.

Saya mengajar sedari pagi sampai sore sambil momong si bocah (untungnya sekolah membolehkan para pengajar membawa momongan). Dan di sela-sela waktu berdagang menunggu lapak, suami mengotak-atik hape atau laptopnya, mengerjakan pesanan website dan konten serta berburu klien.

Sebagai pengajar, setiap hari saya mesti browsing, menyusun bahan ajar, membuat laporan, dan aneka tugas guru lain yang membutuhkan laptop. Suami, apalagi. Dia mesti utak-atik website, membuat konten, dan mengikuti kursus online. Pekerjaannya malahan lebih lekat dengan perangkat laptop.

Sayangnya laptop yang kami miliki cuma satu biji. Ini gara-gara laptop suami ketumpahan air dan seketika mati total kurang lebih setengah tahun yang lalu. Makanya kami pakai laptopnya bergantian.

Kadang-kadang kondisi ini merepotkan banget. Kadang laptop dipakai suami ketika saya sedang diburu deadline menyusun materi sekolah. Sebaliknya, pas suami kena tenggat bikin konten, laptop masih saya pakai buat menyusun laporan. Duh, repoot …

Saya dan laptop ASUS VivoBook kesayangan. Si laptop sudah butuh adik baru.

Belum lagi laptop Asus VivoBook Max kesayangan saya sudah hampir penuh kapasitasnya. Maklum, sudah lama jadi senjata kami sehari-hari. Meskipun umurnya lebih tua daripada anak saya, laptop ini awet, bandel banget!

Aahh… andai saja ada satu benda yang bisa memudahkan pekerjaan saya dan suami di hari-hari ini, tentu ia adalah sebuah laptop.

Laptop yang lama biar saya pakai sendiri, kalau punya laptop yang baru biar dipakai suami. Pekerjaannya membutuhkan laptop yang lebih mumpuni baik untuk menggarap website, membuat konten grafis, maupun untuk mengolah data yang butuh kapasitas lebih besar.

Sebagai ASUSmania saya iseng-iseng buka website official-nya ASUS, nih. Terus nemu kalau ada produk ASUS yang kece banget namanya ASUS VivoBook 15 A516. Jujur aja, habis baca-baca spesifikasi dan review-review-nya, saya kepincut seketika.

SSD terkini, teknologi setara PC modern, 100% Office slengkap dan asli, Intel® Core™ 10th Gen series, dan fitur-fitur keren lainnya.

Kalau nggak percaya, coba deh baca review singkat dari timnya ASUS ini:

“Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.”

“Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.”

“Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.”

SSD terkini, teknologi setara PC modern, 100% Office lengkap dan asli seumur hidup, Intel® Core™ 10th Gen series, dan fitur keren seterusnya… dan seterusnya… Gimana nggak keren, coba?

Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan kita selalu memiliki akses ke fitur yang disukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data kita.

Jadi ASUS VivoBook 15 A516 ini cocok banget buat kebutuhan bekerja ataupun nge-game: kinerjanya oke, visualnya nggak kalah kece.

Tren laptop saat ini memang tampil dengan layar monitor yang lapang untuk memenuhi kebutuhan para pekerja grafis lebih lega bekerja, atau para gamers yang merasakan sensasi visual yang lebih optimal. Nah, ini laptop sudah mumpuni banget buat perkakas suami bikin website, bikin grafis, atau ngedit konten instagram. Soalnya selain dengan layar super lebar 15 inchi, didukung pula oleh prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dengan RAM 8GB, dan grafis diskrit NVIDIA® MX330.

Fakta bahwa pada laptop ini sudah ditanamkan Office Home & Student 2019 100% asli dan terus mendapatkan pembaruan tentu meringankan kita yang pengen memiliki aplikasi office yang orisinil. Nggak perlu keluar duit sudah dapat aplikasi ori. Di masa-masa pandemi begini memang mesti berhemat, kan?

Huaaa… baru baca ini aja sudah kebayang kerennya, kan? Kalau kata anak otomotif, dapur pacu laptop ini sudah mewah banget di kelasnya.

Rasio layar dengan body 83%. Ukuran layarnya 15,6 inchi. Sudut tampilan alias wide viewing angle-nya sampai 178°.

 

Kalau kata anak otomotif, dapur pacu laptop ini sudah mewah banget di kelasnya.

RAM 8GB tentu sudah cukup besar untuk dipakai buat pekerjaan apapun. Mau ngetik, mau nge-grafis, sepertinya bisa enteng. Dan kartu grafis MX330 dari pabrikan NVIDIA® bikin performa laptop ini makin bertenaga.

Soal desain penyimpanan data, ASUS sudah bikin opsi dobel. Kita bisa memilih SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB. Jadi kalau mau garap kerjaan ketik atau baca data bisa dibawa ngebut, menyimpan data super besar juga nggak bikin kalang kabut.

Hmmm… jadi kebayang data-data yang masih berserakan di flash disk gara-gara nggak muat disimpan di laptop.

Soal desain penyimpanan data, ASUS sudah bikin opsi dobel. Kita bisa memilih SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB.

Saya jadi paham kenapa ASUS menyediakan dua pilihan penyimpanan itu. Jadi kalau mau menikmati aneka macam aplikasi, kita bisa install di SSD. Tapi kalau mau menyimpan foto high res, video, atau musik yang biasa dipakai buat suami bikin konten website, bisa ditaruh di HDD. Bener-bener win win solution banget pokoknya!

Salah satu kendala saya kalau lagi ngelaptop adalah ini mata nggak bisa tahan berjam-jam di depan monitor. Maklum, mata saya minus. Suami juga akhir-akhir ini suka ngeluh matanya sering perih kalau berlama-lama melototin monitor. Makanya pas baca kalau ASUS VivoBook 15 A516 sudah pakai teknologi NanoEdge Display, saya makin mantab jadikan laptop ini perkakas idaman.

Kalau ada yang belum paham, saya mau sedikit jelaskan teknologi ini. Jadi kalau monitor sudah pakai NanoEdge display, artinya  makin banyak bezel (istilah untuk frame pada bagian luar perangkat laptop) yang masuk ke dalam sasis yang makin langsing. Gampangnya, nih, pemakai laptop bakal makin dimanjakan dengan kualitas ketajaman gambar dan kekayaan warna.

Bukan itu saja. Salah satu fasilitas yang ada di teknologi NanoEdge Display kepunyaan ASUS VivoBook 15 A516 ini adalah lapisan anti-silau matte. Catet, ya… anti-silau alias anti-glare. Ini sih bisa bikin makin betah di depan laptop tapi nggak bikin mata jadi perih.

ASUS VivoBook 15 A516 ini punya ukuran 15,6” full high definition (FHD). Luasan layarnya gede banget, 83% kalau dibandingkan dengan keseluruhan body. Dan wide viewing angle sampai 1780

Itu baru teknologi display-nya, ya. Kalau dari dimensi layarnya, si ASUS VivoBook 15 A516 ini punya ukuran 15,6” full high definition (FHD). Luasan layarnya gede banget, 83% kalau dibandingkan dengan keseluruhan body. Dan wide viewing angle sampai 1780 (nonton drakor jejeran 5 orang yang paling ujung kayaknya masih nangkep, hehe…)

Kalian sudah pasti tahu kalau ASUS dikenal jadi laptopnya anak muda. Kesannya bisa dipakai kerja di mana saja, tetap gesit, tapi juga stylish. Nah, ASUS VivoBook 15 A516 ini juga makin meneguhkan kesan itu.

Itu karena dengan ukuran yang lebar, bobotnya yang cuma 1,8 kg, enteng dibawa ke mana-mana.

ASUS VivoBook 15 A516 punya dua pilihan warna yang kece dan stylish.

Pilihan warnanya nggak kalah keren, dong! Kita bisa memilih antara Transparent Silver dan Slate Grey. Kalau kata suami, sih, yang Slate Grey kelihatan kokoh dan manly.

Teknologi keyboard3 full-size dengan backlit pada laptop ini sempurna buat kalian yang suka bekerja di lingkungan yang minim cahaya

Sekarang soal keyboard, nih. Kan ada tuh yang biasanya suka kerja di ruangan yang lampunya diredupkan atau bahkan dimatikan. Nah, kalau pakai si ASUS VivoBook 15 A516, mau lampu kamar redup atau dimatiin kita betul-betul nggak perlu khawatir.

Soalnya teknologi keyboard3 full-size dengan backlit pada laptop ini sempurna buat kalian yang suka bekerja di lingkungan yang minim cahaya. Semua touch pad bisa menyala dalam gelap. Didesain secara ergonomis, konstruksi satu bagian yang kokoh dan key travel 1,4 mm bikin pengalaman mengetik kita makin nyaman. Duh, ngetik di laptop ASUS lawas ini aja enak banget, apalagi yang desainnya sudah baru ini, ya. Hmmm …

Teknologi keyboard3 full-size dengan backlit bikin semua sisi touch pad bercahaya. Jadi bisa tetap bekerja meskipun kita ada di dalam ruangan gelap atau minim cahaya.

ASUS VivoBook 15 A516 ini sudah dilengkapi port USB-C® 3.2. Jadi laptop didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Kayaknya ASUS betul-betul memperhatikan kecepatan akses data. Memang sih, sekarang lagi jamannya kerja kapan saja di mana saja. Maunya kita, kan, kapan saja di mana saja tinggal colokin laptop. Hehe…

Nah… di seri ASUS VivoBook 15 A516 ini sudah dilengkapi port USB-C® 3.2. Jadi laptop didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Teknologi ini juga bikin kecepatan transfer data sampai 10 kali lebih cepat dari koneksi USB 2.0 yang lama. Inget, ya… 10 kali!

Nggak perlu khawatir, semua jenis fasilitas colokan kayaknya sudah ditanamkan di laptop ini.

Ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan micro-SD reader. Jadi nggak perlu khawatir lagi kalau mau menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor. Semua disediakan dan lagi-lagi tinggal colok. Hehe…

Oke, kalau yang satu ini nggak kalah penting: ASUS VivoBook 15 A516 punya fitur peredam guncangan E-A-R® HDD. Buat yang laptopnya diisi data-data super penting, fitur ini bisa banget buat melindungi perangkat dari setiap benturan.

Memang laptop yang pakai HDD lebih rentan mengalami kerusakan fisik dibandingkan yang cuma pakai SSD. Jadi pelindungnya juga mesti didesain lebih aman.

ASUS VivoBook 15 A516 punya fitur peredam guncangan E-A-R® HDD. Buat yang laptopnya diisi data-data super penting, fitur ini bisa banget buat melindungi perangkat dari setiap benturan.

Bayangin kalau kena deadline kerjaan, sementara kita sedang perjalanan di dalam kereta, bis, atau mobil. Maunya buka laptop tapi khawatir kendaraan ngerem mendadak terus laptop bisa-bisa kepentok sisi jok mobil yang keras. Horor, kan? Tapi Kalau pakai teknologi peredam guncangan E-A-R® HDD, skenario mengerikan tadi kayaknya sudah nggak perlu ditakutkan.

O,ya… sasis ASUS VivoBook 15 A516 juga diperkuat pakai penahan logam di bawah keyboard. Kalau mau mengetik, nggak usah khawatir tuh hentakan jari kekencengan terus keyboard cepet rusak. Hehehe…

Fungsi lainnya, sasis yang kuat bikin engsel makin kuat. Jadi kalau mau membuka atau menutup laptop juga nyaman. Ibaratnya, kalau mau menutup laptop tinggal sekali sentuhan enteng saja.

Sekarang giliran keamanan login, nih. Jaman sekarang memang keamanan data jadi pertimbangan super penting. Nggak mau, kan, tiba-tiba ada yang iseng buka laptop kita terus mantengin isinya tanpa ijin. Pokoknya jangan, deh!

Jadi kalau mau buka si ASUS VivoBook 15 A516, pakai saja sensor sidik jari bawaan di touch pad atau di Windows Hello. Just touch to log in!

Semua laptop memang sudah difasilitasi pengunci. Tapi kalau mau lebih simpel cara mainnya, laptop ASUS VivoBook 15 A516 bisa dikunci pakai teknologi fingerprint censor. Makin keren, kan?

Jadi kalau mau buka si ASUS VivoBook 15 A516, pakai saja sensor sidik jari bawaan di touch pad atau di Windows Hello. Buat yang suka lupa password laptopnya sendiri, ini bikin gampang banget. Just touch to log in!

Cuma pakai sekali sentuhan jari, teknologi fingerprint censor akan mengenali sidik jari bawaan. Bisa dengan mudah membuka kuncian laptop alias bisa langsung log in.

Sudah, belum? Ya belum, lah!

Buat ASUSmania, tentu saja ASUS VivoBook 15 A516 sudah dilengkapi dengan MyASUS. Platform bawaan yang bikin ASUSmania gampang buat mengakses aneka aplikasi yang membantu kita memaksimalkan laptop atau PC desktop Anda. Tentu saja ada banyak banget unduhan aplikasi populer (yang gratis juga banyak hehe) dan penawaran eksklusif buat ASUSmania!

Soal harga, ASUS VivoBook 15 A516 dipatok dengan harga yang menarik banget. Ada 8 pilihan tergantung dengan pilihan prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, serta kualitas layar monitor.

Dengan semua fasilitas yang ditanamkan di seri ini, harga ASUS A516 termasuk worthed banget, lho.

Yang paling ekonomis, dengan fasilitas Windows 10 Home/Intel® Celeron® N4020 Processor/4G/256G PCIE+housing/HD/Office Pre-installed), ASUS mematok harga Rp 5.299.000.

sebagai laptop entri level dengan berbagai fasilitas yang mumpuni seperti di atas, harga ASUS VivoBook 15 A516 boleh dibilang layak beli alias worthed banget!

Sedangkan yang paling tinggi spesifikasi di seri ini, yakni dengan fasilitas Windows 10 Home/Intel® Core™ i5-1035G1 Processor/MX330/8G/1TB+256G PCIE/VIPS FHD/Office Pre-installed, dipatok pada harga Rp 11.099.000. Jujur saja, sebagai laptop entri level dengan berbagai fasilitas yang mumpuni seperti di atas, harga ASUS VivoBook 15 A516 boleh dibilang layak beli alias worthed banget!

Dengan segala macam keunggulannya, ASUS VivoBook 15 A516 sudah pasti bikin kepincut siapapun yang lagi cari laptop entri level.

Duh, nge-review laptop ASUS VivoBook 15 A516 bener-bener bikin saya makin kesengsem. Sudah nggak sabar rasanya punya satu lagi laptop yang bisa dibikin senjata andalan suami buat cari rejeki. Semoga lekas punya si ASUS VivoBook 15 A516 ini dan nggak lupa pandemi Covid-19 lekas pergi.

 

 

Spesifikasi Lengkap ASUS VivoBook 15 A516

Main Spec. ASUS VivoBook 15 (A516)
CPU Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)
Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)
Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)
OS Windows 10
Memory Up to 8GB DDR4 RAM
Storage 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
512GB PCIe® Gen3 x2 SSD
1TB HDD + 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
Display 15.6”, FHD (1920 x 1080) 16:9, Anti-glare
15.6”, HD (1366 x 768) 16:9, Anti-glare
Graphics NVIDIA® MX330
Intel UHD Graphics
Input/Output 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Wi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1
Audio SonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery 37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension 36.02 x 23.49 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight 1,8 Kg
Colors Transparent Silver, Slate Grey
Included Software: ASUS Splendid, ASUS Tru2life Video, ASUS AudioWizard
Warranty 2 tahun garansi global

 

  • Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS – 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition bersama dewirieka.com
  • Referensi dan Foto-foto produk diambil dari https://www.asus.com/id/Laptops/For-Home/Everyday-use/ASUS-A516/

Harga HP Oppo Reno5 F dan Spesifikasi Unggulan

Harga HP Oppo Reno5 F tergolong paling terjangkau di antara seri Oppo Reno 5 yang lainnya, dengan kisaran harga Rp4.299.000. Oppo Reno5 F memberikan versi lebih minimalis dibandingkan dengan Oppo Reno 5 yang lain. Secara spesifikasi perangkat ini hadir dengan beberapa keunggulan sebagai berikut. Mana yang menarik bagi Anda?

  1. Desain Minimalis dan Modern

Kesan pertama yang menarik dari tampilan Oppo Reno5 F adalah desain yang modern dan elegan. Dengan perpaduan material berbahan polikarbonat yang glossy menjadikan ponsel ini terlihat sangat cantik. Sama seperti seri Reno 5 yang lain, Oppo Reno5 F hadir dengan bobot yang terbilang cukup ringan, yakni 172 gram dengan ketebalan 7,8mm membuat ponsel ini nyaman untuk digenggam dengan waktu yang lama.

  1. Kapasitas Baterai Besar dan Pengisian Super Cepat

Oppo Reno5 F dapat diandalkan untuk menemani aktivitas sehari-hari berkat spesifikasi dan fitur baterainya. Kali ini Oppo hadir dengan kapasitas baterai yang lebih besar 4310mAh dan disertai dengan teknologi pengisian daya 30W VOOC Flash Charge 4.0. Dengan begitu pengguna bisa menggunakan ponsel seharian walaupun dengan pengisian daya yang sebentar.

Fitur smart power saving juga bisa menghemat daya di waktu kritis. Sementara super power saving mode akan menghemat baterai saat kondisi baterai 5% sekalipun tetap dapat digunakan untuk menelepon, SMS, ataupun untuk menggunakan GPS

  1. Fitur ColorOS 11 Terbaru Oppo Reno5 F

Oppo Reno5 F menawarkan berbagai keunggulan pada sisi produktivitas, melalui sistem operasi berbasis Android 11. Oppo Reno5 F juga menawarkan fitur keamanan dan privasi melalui private safe. Dengan App Lock, pengguna akan memiliki kontrol penuh atas aplikasi yang dimilikinya.

Oppo Reno5 F dengan pilihan warna Fluid Black dan Fantastic Purple

  1. Kualitas Kamera Oppo Reno5 F Lebih Terjangkau

Walaupun harga HP Oppo Reno5 F tergolong lebih murah dari seri Reno 5 yang lain, lantas tidak membuat kamera dari smartphone ini kurang menarik.

Pada Oppo Reno5 F di bagian kamera telah dibekali fitur mode dynamic bokeh yang akan menambah efek visual pada hasil tangkapan gambarnya yang membuat lebih menarik. Walaupun kamera depan lebih sederhana, meski begitu sama-sama bisa menghasilkan efek potret yang halus dan natural. Kalau seri Reno 5 yang lain terdapat dua sensor, pada pengeluaran Oppo Reno5 F hanya terdapat satu sensor, namun resolusinya meningkat dua kali lipat menjadi 32MP.

  1. Harga Hp Oppo Reno5 F Menunjang Gaming

Berbeda dengan seri Reno yang lain, Oppo Reno5 F hadir dengan prosesor MediaTek Helio P95(12nm) dan kartu grafis PowerVR GM9446. Tak Cuma soal prosesor telah disediakan fitur untuk bisa mengaktifkan Game Focus Mode agar notifikasi dan panggilan tidak mengganggu ketika jalannya permainan.

Berkat kapasitas RAM yang mencapai 8 GB pembuat Oppo Reno5 F dapat diandalkan untuk urusan gaming maupun untuk aktivitas sehari-hari. Oppo Reno5 F juga dibekali memori internal 128 GB yang lebih dari cukup untuk menampung data, bahkan bisa menambahkan memori eksternal hingga 256 GB melalui slot khusus di bagian SIM tray.

Dengan harga HP Oppo Reno5 F yang tergolong murah, namun tetap mampu memberikan fitur-fitur yang menarik dan berkualitas yang tentunya membuat para penggunanya lebih nyaman menggunakan untuk kegiatan sehari-hari. Dengan desain yang tidak kalah menarik dari seri Oppo yang lainnya.

Feature Photo: oppo.com

Jangan Remehkan Gigi Berlubang

gigi berlubang

“Aduuuh, sakit banget gigi Ibu! Rasanya cenut-cenut sampe ke ubun-ubun!”

Ibu lantas mengambil air hangat dan mencampurkannya sedikit dengan garam. Lalu larutan itu dia gunakan untuk berkumur-kumur. “Biar nyerinya berkurang,” katanya.

Sudah hampir setahunan ini Ibu mengeluhkan giginya yang sakit. Rupanya Ibu mengalami gigi berlubang.

Gejala Awal Gigi Berlubang

Sejak sakit gigi, Ibu merasakan nyeri saat mengonsumsi makanan baik itu panas ataupun dingin. Bahkan nyerinya itu sampai ke kepala dan membuatnya jadi pusing. Namun hal ini hanya berlangsung sesekali saja tidak yang setiap waktu.

Gigi yang berlubang jadi lebih sensitif saat kita menggigit makanan. Apalagi kalau makanannya bertekstur keras. Huhu rasanya menghujam sampai ke akar-akarnya 🙁

Mau makan nggak enak, mau tidur nggak nyaman. Kalau cenut-cenutnya datang semua makanan yang biasanya menggoda selera jadi nggak nafsu untuk menyentuhnya.

Saya juga pernah sakit gigi berlubang. Kalau lagi minum es krim, rasanya langsung nyut! Berdenyut tanpa ampun! Sensitivitas pada gigi jadi lebih tinggi. Alhasil gegara sakit gigi saja bisa memengaruhi ke seluruh tubuh.

Ah, dari sakit gigi saja kita bisa mengambil hikmah bahwa betapa nikmatnya rezeki sehat.

Kita sering lupa kalau sehat juga termasuk rezeki, nggak hanya harta, tahta dan keluarga tapi kita malah sering mengabaikan dan nggak menjaganya dengan baik.

Lha wong dikasih sakit gigi satu biji saja mengeluhnya berhari-hari dan membuat kita terhambat untuk melakukan beberapa aktivitas. Mengganggu produktivitas dan sangat berpengaruh juga ke emosi kita.

Jangan Remehkan Gigi Berlubang!

Persoalan sakit gigi berlubang ini memang nggak bisa diremehkan lho. Selain Ibu, adik saya, sebut saja adik N juga pernah mengalaminya. Bahkan dia lebih parah, tidak hanya satu gigi saja tetapi jumlahnya mencapai 6 gigi berlubang!

Gigi geraham bagian belakangnya sudah habis tak bersisa. Sebagian lagi ada yang sudah dicabut atau ditambal.

Kalau sedang kumat, giginya nggak hanya merasakan nyeri tapi juga muncul beberapa sariawan. Selain itu gusinya juga beberapa kali jadi bengkak dan berdarah. Bahkan jika sakitnya tak tertahankan adik saya mengalami demam.

Persoalan gigi berlubang pada adik N  itu malah berlangsung sejak usianya masih di bangku SMA. Beberapa kali adik N berkunjung ke dokter gigi hanya untuk cabut gigi, atau tambal gigi atau kontrol setelah semua tindakan itu.

Efeknya nafsu makan tidak senormal orang lain. Sehingga berujung pada fisiknya yang –agak- ringkih.

Adik N pernah cerita, waktu ke dokter dirinya harus duduk di ‘kursi panas’ ruangan dokter gigi selama beberapa jam. Dokter memintanya membuka mulut dan memeriksa seluruh kondisi giginya yang bermasalah itu.

“Wah ini sih harus dioperasi mbak karena sudah parah,” kata dokter gigi saat itu.

Mendengarnya adik saya tentu saja shock. Tetapi mau tak mau dia harus melaluinya, pasrah pada keputusan dokter demi kesembuhan gigi berlubang yang dialaminya.

Pengobatan Gigi Berlubang

Melihat kondisi gigi berlubang yang dialami adik N, dokter akhirnya mengambil tindakan. Namun sebelumnya dokter memintanya untuk mengambil foto X-ray gigi.

Menurut dokter, beberapa gigi adik N memang harus dicabut. Sebab kerusakan pada lubang gigi sudah sangat parah. Setelah itu dokter memintanya untuk memakai gigi palsu untuk mengisi celah bekas gigi yang dicabut. 

Pengobatan pada gigi berlubang yang dilakukan dokter itu berbeda-beda ya. Tergantung tingkat keparahannya.

Kalau pengobatan yang dilakukan pada gigi Ibu saya, dokter melakukan perawatan saluran akar gigi.

Seperti yang dilansir di websitenya Halodoc, pada perawatan saluran akar gigi, dokter gigi melakukan penghilangan jaringan saraf dan bagian gigi lain yang membusuk.

Lalu memeriksa bagian yang terinfeksi dan memberikan obat ke akar gigi sesuai kebutuhan. Setelah itu, gigi akan diisi dan mungkin diletakkan mahkota gigi di atasnya. 

Persoalan gigi berlubang ini memang nggak boleh dianggap sepele. Sebab jika dibiarkan dampaknya membahayakan lho.

Salah satunya bisa nejadi penyebab masalah jantung hingga stroke.

Waduh, apa hubungannya?

Ternyata, gusi yang mengalami luka memicu masuknya bakteri di mulut ke dalam aliran darah, sehingga mengakibatkan infeksi pada otot jantung bagian dalam. Begitu pula dengan risiko terjadinya stroke.

Jangan sampai deh terjadi, naudzubillah ya.

Mulai sekarang kita harus aware sama kesehatan gigi. Dimulai dari rutin sikat gigi sehari 2 kali, mengonsumsi makanan yang tidak terlalu dingin maupun panas, dan banyak konsumsi sayur dan buah.

Kalau sekarang kamu sedang mengalami masalah gigi, segera periksakan ke dokter gigi ya. Nggak perlu takut, sekarang mah sudah terbantu banget dengan adanya aplikasi Halodoc.

Kita bisa konsultasi secara online dan memilih dokter di aplikasi Halodoc sesuai kebutuhan kita. Selain itu bisa juga mencari obat yang kita butuhkan. Tinggal klik aja obat yang diinginkan lalu duduk manis di rumah, nggak lama obatmu akan sampai.

Di masa pandemi begini jangan lelah untuk banyak bersyukur yuk. Termasuk nikmat sehat yang sudah Allah beri. Jadi jangan lupa jaga nikmat dari Allah ini ya!

Membiasakan Anak Agar Suka Membaca

“Ayo Nda ceritain lagi. Baca buku yang itu, Nda,tunjuk Akmal ke salah satu buku serial Nabi Muhammad Teladanku di rak buku kesayangannya. Ini sudah buku kesekian yang kami baca bersama menjelang tidur.

Jarum jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB. Jika tidak diingatkan untuk segera tidur, barangkali Akmal akan terus meminta mengeluarkan seluruh buku dari raknya.

Tentu saja alasan lain karena saya sudah mengantuk dan pegal sekali nyerocos terus berkisah di hadapannya.

Di usianya yang ke 3,5 tahun, Akmal sudah mulai menunjukkan ketertarikan pada buku. Tentu ini membutuhkan proses dan perjuangan yang panjang.

Sejak bayi saya sudah mulai mengenalkan Akmal pada buku. Buku bantal berbahan kain adalah buku pertama yang pernah Akmal sentuh. Di dalamnya banyak gambar-gambar obyek seperti hewan, buah-buahan, dan benda-benda sekitar dengan warna-warna yang mencolok.

membaca buku sejak bayi
Waktu Akmal 6 bulan. Bukunya masih yang jenis board book, touch book, dan lebih banyak gambar.

Tak jarang juga saya bacakan padanya kisah nabi-nabi dari buku yang saya punya sejak zaman masih single. Tentu dengan bahasa yang lebih sederhana dan intonasi suara yang atraktif.

Apakah Akmal mengerti?

Pada saat itu tanggapannya cuman “oooweowe…aaaa…taaaa..taaa..daaa..bbrbhbdsg” ocehan yang hanya dipahami sama para bayi.

Meski begitu saya nggak berhenti untuk terus membacakan buku pada Akmal. Saat mau tidur, setelah berkegiatan di luar, saat sedang makan atau saat saya benar-benar lelah untuk menemaninya bermain yang membutuhkan aktivitas fisik. Membacakannya buku adalah pilihan yang tepat.

Waktu itu Akmal memang belum mengerti, bahkan membedakan mana kucing dan mana macan saja belum paham. Tapi yang ingin saya tumbuhkan adalah membiasakannya agar ia suka membaca. Memberikan pengalaman dan menumbuhkan gairah membaca secara menyenangkan.

Membiasakan anak membaca buku sejak kecil bukan supaya dia bisa cepat membaca huruf-huruf, tetapi supaya kebiasaan membaca itu menjadi kebutuhannya kelak.

Supaya nanti dia nggak alergi baca buku-buku pelajaran, baca jurnal-jurnal, baca buku-buku ilmiah atau buku-buku berbahasa selain bahasa ibu.

Akmal 17 bulan. Baca majalah Natgeo bersama Ayah.

Mungkin sebagian orang menganggap belajar bisa dari media apa saja selain buku, ya bisa jadi sih. Hanya saja belajar dari buku itu (menurut saya) menjadikan kita lebih fokus dan konsentrasi.

“Ah tapi anakku lebih senang dilihatin video di Youtube,”

Saya sadar zaman sekarang kehadiran gadget itu tak terhindarkan.

Apakah dengan mengenalkan buku lantas anak saya jadi nggak lihat gadget sama sekali? Ooh ya tentu tidak dong hehe. Akmal juga sudah dikasih screen time sejak usianya 2 tahunan.

Tapi yang saya rasakan kalau anak kita kenalkan ke buku dulu sebelum gadget akan lebih mudah memahamkan padanya ketika screen time selesai, dia nggak bingung harus ngapain. Meski waktu saya bilang “Stop! Udahan ya nontonnya” ya tentu saja dia akan ngedumel dan protes tapi buku bisa menjadi ‘penyelamat’.

Lalu gimana sih agar anak suka membaca buku?

1. Jadilah Orang Tua Pembaca

Banyak jalan yang bisa kita tempuh untuk menggairahkan minat baca anak. Tetapi, tanpa contoh nyata, kita bisa kehilangan kepercayaan dan kredibilitas di hadapan mereka. Kita kehilangan kepemimpinan sehingga seruan kita tidak efektif.

(Ustad Fauzil Adhim- Membuat Anak Gila Membaca)

Memberi contoh menjadi orang tua yang juga suka membaca di depan anak-anak adalah cara paling kongkrit.

Lhaya gimana pengen anaknya suka membaca tapi ayah bundanya lebih dekat lihat HP. Hmmm…ya nggak nyambung dong hehe.

“Tapi aku sibuk, nggak sempet baca buku”

Saya dalam 24 jam nggak mesti harus menyelesaikan satu buku tuntas terbaca. Minimal sehari baca beberapa halaman aja. Luangkan setiap pagi sebelum semua anggota keluarga bangun, setidaknya beberapa lembar aja dulu.

2. Membaca Nyaring, Setiap hari

Membaca nyaring (read aloud) seperti yang digaungkan oleh Jim Trelease bisa menjadi salah satu cara mempererat bonding anak dan orangtua. Saya memulai cara ini sejak Akmal baru lahir. Bacakan buku apa saja yang ada di rumah.

Saya memulainya dengan membacakan buku-buku bergambar hewan, buah-buahan, atau kisah para nabi. Memang saat dibacakan Akmal tampak tidak mendengarkan, terkadang ngoceh sendiri atau salah fokus meremas buku yang saya bacakan untuknya.

Nggak apa-apa, anggap saja itu respon baik darinya. Yang terpenting adalah intonasi suara saat kita membacakan buku untuknya.

Kalau bisa sih menyesuaikan gambarnya, gambar kucing menirukan suaranya, gambar pemandangan laut berusahalah heboh dengan menyatakan kekaguman Masya Allah indah banget ya, nak ciptaan Allah,” supaya anak lebih tertarik saat kita membacakan buku.

3. Sediakan Buku Sesuai Usia Anak

Zaman now nggak susah sih ya mencari buku bagus untuk anak-anak. Banyaaak banget malah bertebaran buku-buku mulai untuk bayi hingga remaja yang ilustrasinya sangat colourful. Mulai dari yang murmer sampai yang harganya premium.

macam-macam buku anak-anak di BBW

Kalau dari bayi bisa mengenalkan buku bantal berbahan kain, boardbook yang berbahan karton tebal, ada juga soundbook yang bisa mengeluarkan suara. Bahkan ada pula pop up book yang bukunya bisa menampilkan bentuk tiga dimensi.

Kalau saya mengenalkan buku apa saja yang cocok untuk usianya tapi tak lupa menyisipkan nilai-nilai ketauhidan pada Akmal. Buku-buku yang mengenalkannya dan mendekatkannya pada Allah.

Misal buku bergambar hewan-hewan, tak lupa mengatakan padanya “Masya Allah ini kuda ciptaan Allah, Mal. Keren ya Allah,”. Atau kisah para nabi dan sahabatnya.

Di usianya yang ke 3 tahun ini topik bacaan buku Akmal lebih variatif dan menantang.

Buku-buku ceritanya sudah memiliki konflik. Seperti buku serial 10 Karakter Hebat Anak Muslim terbitan Ziyad Books. Tujuannya untuk menanamkan value baik padanya, bagaimana mengenalkan emosi, kebiasaan merapikan mainan, menjaga kebersihan dll.

Kadang dengan antusiasnya Akmal yang gantian bercerita ke saya meski dengan kalimat yang tidak terstruktur haha!

4. Letakkan Buku di Setiap Sudut Rumah

Supaya anak lebih tertarik pada buku, letakkan buku-buku yang dekat dengan jangkauannya. Bisa ditaruh di kamar, di ruang tamu atau di mushola, asal jangan di kamar mandi sih hehehe.

Saya berusaha meluangkan waktu untuk membacakan buku padanya setiap kali mau tidur. Cukup meluangkan 10-15 menit sudah menciptakan memori lewat kisah-kisah yang ada di dalam buku.

Kalau bosan baca buku di rumah, saya kadang mengajaknya ke perpustakaan. Supaya ada suasana yang lebih fresh dan beda gitu. Ini sih alasan bundanya aja biar bisa sekalian jalan-jalan haha.

Tapi seriusan deh mengajak anak ke perpustakaan bisa jadi alternatif rekreasi murah meriah, lho. Karena di sana ketemu banyak teman-teman sebayanya yang juga baca buku, jadi bikin mereka makin semangat.

5. Apresiasi Efektif untuk Anak

“Masya Allah pinter mas Akmal baca buku. Bukunya cerita tentang apa sih nak?”

Tunjukkan dan apresiasi anak atas antusiasme mereka saat membaca buku. Bila perlu bisa jadikan ajang diskusi setelahnya.

Akmal senang sekali menceritakan ulang dengan gayanya yang aktif. Kadang sambil lompat-lompat atau menirukan gerak gerik dan suara hewan yang ada di buku.

Tak jarang kami main tebak-tebakan warna atau nama-nama sahabat Rasul yang tertulis di bukunya. Ini bisa menjadi cara variatif supaya momen membaca jadi lebih menyenangkan.

Tak ada teori yang bagus selain kita langsung mempraktikkannya. Meski saat ini Akmal belum benar-benar bisa membaca huruf, kalimat per kalimat tapi alhamdulillah menurut saya minat akan membaca buku itu sudah tumbuh.

Jadi yuk mulai dari sekarang membacakan buku ke anak agar kelak lahir generasi pembelajar dan haus akan ilmu. Dimulai dari buku 🙂